
Saat sedang asyik-asyiknya menikmati kopi tiba-tiba Raizel mengerutkan keningnya saat merasakan hawa yang sangat familiar baginya.
“ Raizel ada apa? ” Kata Kamimaru yang kaget saat melihat wajah Raizel yang terlihat terkejut.
Raizel hanya menggelengkan kepalanya dan berkata.
“ Aku baru ingat ada beberapa urusan yang harus ku selesaikan. Jadi aku permisi dulu! ” Raizel langsung meninggalkan Alex dan Kamimaru yang berusaha bertanya padanya.
**
Raizel berlari ke sebuah gang kecil yang berada tak jauh dari Cafe tempat Raizel menongkrong dengan kedua teman barunya.
“ Mau sampai kapan kau terus bersembunyi seperti itu, Yushiki? ” Kata Raizel sambil melirik tajam dengan hawa kematian yang mulai keluar dari tubuhnya ke sebuah sudut gelap di gang kecil itu.
Setelah Raizel mengatakan itu muncul mahluk bersayap berwarna merah dengan muka yang sangat mengerikan sedang tersenyum seperti senyuman iblis. Dia menanggapi pertanyaan Raizel dengan senyuman iblisnya itu.
“ Tak ku sangka seorang Mahadewa sang penguasa alam Kaisar Immortal agung mau melindungi umat manusia. Padahal ras dewa saja tak mau ikut campur tentang manusia. ” Kata Mahluk itu yang bernama Yushiki.
Dia adalah Kaisar Siluman Api, karena suatu tragedi. Ras siluman, Ras iblis, Ras monster, dan Ras Vampir terjebak di dimensi manusia.
“ Kita akan bertarung! Tapi tidak disini. ”
Raizel dan Yushiki menghilang dalam sekejap, baru beberapa detik Alex dan Kamimaru melewati gang kecil yang tadi Raizel dan Yushiki bertemu.
Kamimaru berhenti dan menoleh ke arah gang kecil itu dan seperti sedang memikirkan sesuatu.
“ Kamimaru ada apa? ” Tanya Alex yang tiba-tiba berhenti setelah menyadari kalau Kamimaru sedang menatap kosong ke arah gang kecil tadi.
Kamimaru hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum sebelum mereka berdua pergi. Tapi Kamimaru sama sekali tak bisa melepaskan pandangannya ke gang kecil tepat pertemuan antaran Raizel dan Yushiki.
**
SYUUUT...
Raizel dan Yushiki tiba di sebuah tempat seperti labirin yang sangat besar.
__ADS_1
Raizel yang awalnya memakai sebuah jaket langsung berubah menjadi memakai pakaian seperti pakaian dewa ( kalian bayangin sendiri ya pakaian dewanya : )
Raizel pun hanya memandang Yushiki dengan tatapan dingin.
“ Kenapa kau menganggu manusia? ” Tanya Raizel setelah Raizel mengatakan itu, mendadak muncul enam pedang berwarna beragam sedang mengarah ke arah Yushiki.
Yushiki merupakan salah satu dari 7 pemimpin dimensi Siluman, Yushiki dikenal dengan kesadisannya yang sangat menakutkan. Tak ada satupun dari korbannya mau itu dari Ras manusia atau
Ras lain akan selamat ketika mereka memprovokasinya.
Raizel sebenarnya tidak ingin ikut campur dalam urusan itu, tapi banyak sekali yang mendesaknya untuk memusnahkan seluruh empat Ras yang membahayakan kehidupan Manusia.
Sampai terjadi suatu peristiwa, dimensi Ras Siluman, Dimensi Ras Iblis, Dimensi Ras Vampir, dan Dimensi Ras Monster menabrak dimensi Ras manusia. Beberapa tahun yang lalu tepat saat kejadian itu seluruh dunia di guncang gempa bumi yang sangat dahsyat.
Tak ada satupun ahli yang mengetahui penyebab kenapa gempa bumi itu melanda seluruh dunia. Tetapi salah satu Ilmuwan mengatakan bahwa gempa itu disebabkan oleh gesekan antara dimensi. Banyak orang yang tak percaya akan hal itu, karena mereka menganggap bahwa gempa bumi itu hanya reaksi alam.
Everyone will definitely not believe why all the impossible things will happen because they think it is all nonsense.
Back to story
“ Memangnya kenapa aku menganggu manusia? manusia hanya memikirkan diri mereka sendiri? mereka tak pernah berpikir bahwa semua ini hanya fatamorgana? bahkan ada salah satu diantara sejuta manusia ini......ada yang menganggap bahwa dirinya adalah dewa! hutan dan lautan mereka rusak segalanya hanya demi kepuasan mereka sendiri! ”
“ Manusia seperti mereka memang harus dibunuh! untuk apa kau melindunginya Mahadewa?! apa kau berpikir bahwa derajat manusia lebih tinggi ketimbang kami semua?! ”
Usai Yushiki melampiaskan amarahnya, dia langsung menghilang dalan satu detik.
Yushiki tepat berada di belakang Raizel dia melontarkan serangannya sambil berkata dengan nada yang penuh amarah.
“ Akan ku buktikan padamu! bahwa manusia memiliki derajat yang lebih rendah ketimbang sebuah semut! ” Teriak Yushiki.
Saat serangan itu berada di jarak satu centimeter, waktu berhenti semua berwarna abu-abu keputihan, seluruh alam dan alam galaksi semua berhenti.
“ Kau hanya tidak mengerti bahwa manusia walaupun memiliki hati busuk tetap memiliki sifat yang baik. Jika kau menilai buku dari sampulnya saja, maka itu artinya kau tidak mengerti apa yang dimaksud Rasa Sakit. ”
“ Sejahat apapun manusia sebusuk apapun hati manusia mereka tetap akan merasa bahwa mereka hanya mahluk fana. Mahluk yang tidak abadi, walau keegoisan mereka mengalahkan hati nurani mereka, mereka tetap hanya sebuah mahluk yang seperti kertas yang jika sudah saatnya mereka akan tetap berubah menjadi abu. ”
__ADS_1
“ They can never avoid the name, Fate. ”
“ No matter how strong humans are, and no matter how human they are, they will not be able to eliminate the thing called Fate. ”
Seakan Raizel sedang mengucapkan sebuah mantra, Yushiki terlempar hingga terpental dan menabrak tembok dengan sangat keras.
Darah keluar dari mulut Yushiki.
Yushiki menatap Raizel dengan tatapan ngeri, dia sebenarnya tak ingin menyinggung orang yang sangat berpengaruh di seluruh alam, tapi hati jahatnya terus bergejolak dan akhirnya menyerang Raizel tanpa mengetahui konsekuensi yang akan ia dapatkan.
Yushiki jatuh tersungkur, nyawanya kini ada di ujung tanduk.
Sebelum menutup matanya untuk selamanya, ia berkata yang membuat hati kecil Raizel seketika bangun.
“ Kalau memang mereka tak bisa melawan hal yang namanya ‘ Takdir ’ maka kau harus mengetahui hal ini Mahadewa....bahwa... sekuat apapun dirimu itu artinya kau juga tak bisa melawan yang namanya ‘ Takdir. ’ ”
Yushiki tewas seketika.
Mayat Yushiki lama-lama berubah menjadi sebuah debu dan hilang dalam gelap labirin itu.
Raizel menatap kepergian Yushiki, memang benar apa yang ia katakan ' mulutmu harimaumu ' jangan pernah mengatakannya jika kau tak ingin di terkam oleh ucapanmu sendiri.
Karena takdir tak ada yang tahu dimana mereka berada. Mereka hanya bisa berharap bahwa takdir tidak membawa mereka ke dalam lembah keputusan.
“ Takdir. ”
**
jangan lupa
Like👍
Komen✍️
Share📲
__ADS_1
dan Vote 📢