![Pengejar Mimpi [Ken Zhao]](https://asset.asean.biz.id/pengejar-mimpi--ken-zhao-.webp)
Keesokan hari nya,ken mengendarai scooter listrik nya menuju ke penginapan phonix,dia memacu scooter listrik nya dengan kecepatan penuh,hingga setelah beberapa saat berkendara akhirnya ken sampai ditempat tujuan.
Ken memarkirkan sepeda nya dan langsung masuk kedalam.
Segera ken mengumpulkan semua pakaian nya menjadi satu,dan memasukkan nya ke tas punggung yang tadi ken bawa.
ken kembali ke resepsionis dan mengembalikan kuncinya seraya mengucapkan terimakasih dan ijin pamit.
Tak berselang lama,ken bergegas keluar dan memutuskan untuk kembali ke kota, yakni pulang ke rumah kontrakan nya.
Namun tiba tiba ken dikejutkan oleh suara seorang wanita cantik yang memanggil nya,dia berada tepat di belakang nya,sembari jari lentik nya menepuk punggung ken.
"Hei..tuan ken, masih ingat aku?beberapa kali aku mencari mu tapi tidak ketemu.."
"Nomor hp mu juga tidak bisa dihubungi!"
Ken menoleh kebelakang,dia menemukan seorang gadis cantik yang mempunyai rambut lurus dikucir sebahu,tatapan matanya tajam bagai burung elang,dengan lipstik merah tipis dibibir nya.Tersenyum menatap ken.
"Ohh..anda nona fen,maaf no hp ku keblokir jadi belum sempat hubungi nona.ucap ken sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Kemarin aku belum sempat mengucapkan terimakasih,Hari ini kamu ada acara tidak?"
"Bisakah kamu main sebentar ke rumahku,ayahku ingin bertemu,"Tanya fen liang dengan memohon.
"Baik lah..ayo..hari ini aku tidak sibuk kok,"jawab ken singkat.
Penginapan phonix dengan rumah fan liang tidak terlalu jauh,jarak diantara sekitar 100 m.
Mereka akhir nya memutuskan memilih berjalan bersama,dengan ken mendorong scooter listrik nya.
Mereka tengah asyik mengobrol ringan,hingga mereka sampai di rumah fan liang.
Bersama fan liang ken berhasil masuk kedalam tanpa ada pemeriksaan dari keamanan, ken kemudian dipersilahkan duduk di ruang tamu.
Sembari duduk ken mengedarkan pandangan nya melihat kemewahan rumah fan liang.
Tak berapa lama fan liang kembali sambil membawa minuman soda di kedua tangan nya,dengan rendah hati fan liang memberikan satu untuk ken.
__ADS_1
"Ken minum lah, tidak perlu sungkan."
"Sebentar lagi ayah ku akan menemui mu,"kata lin mantap.
"Terimakasih nona fan...Nona fan tidak perlu repot,ucap ken pelan sambil menerima minuman itu.
Keheningan menguasai mereka berdua,kadang hanya suara seglukan air yang mereka berdua minum,dari botol soda yang masing masing mereka pegang.
"Selamat datang tuan ken."
"Putri ku sudah bercerita banyak tentang anda.'
"kami sekeluarga mengucapkan terimakasih.
"Mungkin tanpa pertolongan anda,putri kecilku ini akan terluka,dan mungkin saja sampai sekarang masih berada di rumah sakit".ucap ayah fan liang dengan tersenyum ramah.
kehadiran ayah nya fan liang yang mendadak itu sempat mengagetkan kedua nya.
"Oya..
"Maaf tuan timothy saya hanya kebetulan saja lewat,mungkin setiap orang akan menolong seseorang yang ditindas,termasuk juga dengan saya.
"kebetulan saja waktu itu saya beruntung bisa mengalahkan nya,maka dari itu tidak usah terlalu dipikirkan,"ucap ken merendah.
"Terimakasih atas budu baik mu tuan ken.'
"Baik lah kalau begitu..,fan bawa tuan ken ke ruang makan,ajak dia makan."ucap timothy menatap putrinya lekat lekat.
Kemudian fan liang membawa ken menuju ruang makan.disana sudah disiapkan berbagai makanan lezat,lengkap dengan lauk pauk nya.
***
Dikota gama ini,ayah fan liang merupakan seorang pengusaha besar.
Besar kemungkinan kalau dibuat daftar, keluarga fan liang ini adalah keluarga taipan terkaya dikota gama ini.
Mereka mempunyai perusahaan yang bernama liang medicine,perusahaan ini bergerak dalam bidang penyediaan bahan obat,baik itu untuk jenis pengobatan herbal maupun non herbal.
__ADS_1
Perusahaan ini juga mempunyai sebuah rumah sakit besar di kota gama,rumah sakit ini bernama rumah sakit rakyat semesta.
Rumah sakit ini dikelola dengan menejemen bendera liang corp.
Liang medicine juga mempunyai beberapa apotek yang tersebar di beberapa wilayah di kota gama,ada lebih dari 100 cabang yang masih exis,dan mempunyai margin yang sangat tinggi.
Sungguh perusahaan yang sangat kuat.
**
"Nona fan..Anda terlalu baik,anda tidak perlu repot repot menyuguhi makanan sebanyak ini".Ucap ken lembut.
"Oh..Jangan dianggap repot tuan ken.Tidak usah sungkan,ayo kita makan.ucap nya bersungguh sungguh,sambil sesekali melirik ken dan mengambilkan piring untuk nya.
Lalu ken dan fan liang mulai menyantap makanan itu bersama.
Mereka sangat menikmati setiap sendok yang masuk dari mulut nya.
Menurut ken ,moment ini sangat lah langka,baru pertama kali ini,ken bisa semeja dengan nona yang sangat cantik ,ditemani dengan makanan yang begitu lengkap dan lezat.
Sesekali fan liang melirik ken yang sedang makan,dia sebenar nya ingin mengetahui lebih banyak mengenai identitas ken,namun fan liang belum bisa menyelidiki sepenuh nya.
Fan liang juga menginginkan ken menceritakan sendiri informasi mengenai identitas nya dari mulut ken sendiri,namun kelihatannya ken tertutup,sehingga tidak ada sedikitpun informasi mengenai ken yang keluar dari mulutnya.
Sejujur nya fan liang sangat tertarik dengan ken,karna ken merupakan sosok yang tenang,tatapan matanya begitu dalam,sehingga dia sangat nyaman ketika didekatnya.
Seperti hal nya tadi, ketika bertemu dengan ayah nya pun, ken terlihat sangat tenang dan tenang.
Fan liang awal nya terkejut, karna jika memandang status nya yang merupakan anak orang terkaya dikota gama ini,maka banyak kemungkinan ken akan takut minimal gentar untuk berbicara dengan nya.Seperti hal nya orang orang yang fan liang kenal.
Namun,anggapan nya ternyata keliru,
Semua teman yang fan liang kenal berbanding terbalik dengan karakter ken.
Didepan ayah nya pun yang notabene merupakan sosok orang yang mempunyai pengaruh besar dikota gama ini,dihadapan ken semua tampak berbeda,ken memandang nya biasa saja dan tidak terpengaruh terhadap reputasi ayah nya.bahkan dia cenderung tenang dan tidak terganggu sama sekali.
***
__ADS_1