![Pengejar Mimpi [Ken Zhao]](https://asset.asean.biz.id/pengejar-mimpi--ken-zhao-.webp)
Ken berjalan beriringan dengan zhi ruo,misi untuk mendapat kan kado yang terbaik untuk nenek nya belum tuntas,
Mereka berdua masih tetap berada di jalan antik,kadang sesekali masuk kedalam salah satu toko dan melihat lihat.
Namun beberapa kali melihat belum ada yang cocok.
Hingga pada akhirnya tibalah di suatu tempat berada di sebelah pojok toko,
Seorang pria paruh baya menggelar dagangan nya di seberang jalan,tanpa toko dan tanpa fasilitas lainya,pria itu dengan seadanya menjajakan barang nya,
Dia hanya mengandalkan keberuntungan,siapa tahu ada seorang turis atau warga lokal yang tiba tiba melihat barang dagangan nya kemudian tertarik untuk membeli.
Sebenar nya barang barang dari pria paruh baya itu pun banyak yang palsu,namun tidak menutup kemungkinan ada yang asli,dia tidak peduli akan hal itu,menurut nya palsu atau asli bukan urusan nya,yang terpenting adalah barang nya dapat terjual sehingga dapat menghasilkan uang.
"Nona zhi,ayo lihat barang itu."
Ucap ken,seraya menunjuk ke arah tempat pria paruh baya itu menjajakan dagangan nya.
Zhi ruo hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju,dia hanya berjalan mengekor dibelakang ken.
"Silahkan tuan muda,barang barang ini cukup antik dan asli,tuan muda pasti suka,"
Ucap pria paruh baya itu mencoba ramah.
ken hanya terdiam dengan sesekali melihat barang barang yang tersusun acak itu.
Sebuah kotak kecil yang didalam nya ada sebuah batu berwarna bulat menyita perhatian nya.
Ken mengambil nya dan menatap nya lekat lekat.
Melihat calon pelanggan nya melihat sesuatu,pria paruh baya itu segera bersuara:
"Anda memang cerdas tuan muda,pilihan anda tepat,dan rupanya mata anda juga jeli,"
__ADS_1
"Ini adalah kotak langka yang didalam nya terdapat sebuah pendulum berbentuk bulat,fungsinya untuk kenyamanan."
"benda ini berasal dari dinasti tang."
Ucap pedagang itu asal asalan,sebenar nya dia juga tidak mengetahui asal muasal benda tersebut.
Dia hanya membeli dari seseorang pejalan kaki yang beberapa hari yang lalu menjual nya.
Harga beli nya lun sangat murah,yakni sekitar 300rb,karna baginya benda ini hanaya kelihatan kuno,namun dia sebenarnya tidak tahu kegunaan nya.
kem zhao merasakan aura yang sangat kuat dari benda tersebut,dapat dipastikan bahwa benda ini merupakan benda peninggalan yang sangat langka.
"Ini harganya berapa pak tua?"
ucap ken zhao seraya menunjukkan benda yang dipegang nya itu.
"Benda ini sangat langka tuan muda,namun jika anda suka,anda dapat memiliki nya dengan harga 10 juta,"
Ucap pedagang itu seraya merayu,dia menaikkan harga nya setinggi mungkin agar pembeli itu menawar nya.
Namun dia tidak mengeluarkan suara sama sekali,
Ken sangat yakin terhadap benda yang dipegang nya tersebut.
"Saya hanya mempunyai uang 1 juta pak,"
"Jika bapak berkenan,saya bisa membelinya"
Ucap ken sopan,seraya mengembalikan benda itu.
Penjual itu melongo melihat tawaran anak muda tersebut,didalam hatinya bergumam,
"Sudah untung 700rb," ucap nya dalam hati.
__ADS_1
"Begini saja tuan muda,saya akan turunkan menjadi 5juta,kalau tuan muda mau,anda bisa memilikinya,"
Ucap penjual itu berusaha negosiasi harga dengan pemuda yang menurut nya tidak berpengalaman tersebut.
Ken hanya menggelengkan kepala nya,dia sudah terbiasa bertemu dan tawar menawar dengan beberapa pedagang ketika masih berada di kota yungmu.
"Hanya itu pak tua,kalau boleh ya saya beli,kau tidak boleh ya mungkin belum berjodoh dengan saya,"
Ucap ken dengan sikap yang tenang.
Ken kemudian mendekati zhi ruo untuk mengajak nya meninggal kan penjual itu.
Sebenar nya ini sebuah strategi yang dilancarkan oleh ken,biasanya penjual akan merasa cemas kalau calon buruan nya akan pergi bahkan membatalkan penawaran nya.
Belum dua langkah ken dan zhi ruo berjalan,sebuah suara lantang memanggil nya,
"Tuan muda,kembalilah kesini."
"Baik lah,bayarlah benda ini 1jt tidak kurang sepeserpun."
Ucap penjual itu seraya berjalan mendekati ken yang belum jauh dari tempat itu.
Ken berbalik menghampiri penjual tersebut,seraya menganggukkan kepalanya,
"Baik lah,ini uang nya,pas 1jt"
Ucap nya singkat seraya mengeluarkan dompet dari sakunya,dan memberi uang tersebut kepada pria paruh baya tersebut.
Pria paruh baya itu menerima nya,menghitung nya dengan tersenyum puas.
Anak muda,barang yang sudah dibeli tidak bisa ditukar ataupun dikembalikan,
Ucap nya dengan lantang,seraya menyerah kan benda tersebut kepada ken,kemudian berbalik meninggalkan tempat itu menuju ke lapak nya kembali.
__ADS_1
****
Bersambung