![Pengejar Mimpi [Ken Zhao]](https://asset.asean.biz.id/pengejar-mimpi--ken-zhao-.webp)
Ken menerima kotak kuno dari pria paruh baya itu seraya bergumam,
"Tak akan aku kembalikan pak tua,"
Ucap ken seraya meninggalkan senyum nya,kemudian berlalu mendekati zhi ruo yang tengah terpaku menyaksikan tingkah pemuda didepan nya tersebut.
"Nona zhi,kemari lah,"
"Kita menemukan barang bagus,"
Ucap ken mendekat sembari memperlihatkan sebuah kotak yang didalam nya berisi sebuah batu bulat berlapis lempengan besi itu.
zhi ruo menggelengkan kepalanya,seraya berkata,
"Barang bagus apa nya,kotak kotor seperti ini kamu bilang barang bagus?."
Zhi ruo mengalihkan pandangan nya.
Zhi ruo merasa tidak tertarik dengan barang yang di beli oleh ken,dalam hatinya ada sedikit rasa kecewa,hingga zhi ruo tidak menggubris apa yang dikatakan oleh sahabat nya itu.
"Perhatikan lah."
"Didalam kotak ini ada barang bagus,"ucap ken seraya membuka kotak yang terlihat kuno tersebut,kemudian mengambil sebuah pisau kecil mencukil lempengan besi tipis yang menutupi batu tersebut.
Ken memegang erat batu itu agar tidak terpental,ataupun terjatuh ketanah.
Zhi ruo sedikit melirik apa yang dilakukan oleh ken,Namun saat ini dia tidak terlalu mengharapkan lebih kepada ken,
Ken sedikit demi sedikit,mencongkel lempengan besi tersebut,hingga dia telah berhasil membuka nya 50 persen,
"Sedikit lagi," ucap ken dalam hati.
Dengan sekuat tenaga,ken mencoba menghilangkan lempengan besi yang menutupi sebagian batu bulat tesebut,
Benar saja,dalam satu kali hentakkan,ken berhasil melepaskan lempengan besi tersebut,
__ADS_1
Nampak sebuah batu jade yang berwarna hijau dengan ukiran naga di dasar nya,
Batu itu terasa sangat dingin jika dipegang dengan tangan kosong.
Ken segera menggosok nya dengan sebagian baju yang dia kenakan,beberapa kali di gosok batu itu kelihatan semakin cantik dan sangat cemerlang.
Digosok lagi dan lagi.
"Ini jadeite jade terbaik,harganya pasti sangat mahal," bathin ken,
"Nona zhi lihatlah penemuan ku," ucap ken seraya memperlihatkan batu yang seukuran jempol itu,dengan bentuk bulat berwarna hijau cerah.
Batu yang awal nya buluk dan jelek,kini terlihat sangat menawan dan sungguh mengagumkan.
"Ini..ini.jade ini,"
"Tuan ken?.kapan kamu membeli nya?" ucap zhi ruo terbata bata,
"Ini jade yang paling bagus yang pernah saya lihat," tambah nya dengan tersenyum gembira,
Zhi ruo memegang benda itu dengan takjub,
Ken yang mendengar serbuan pertanyaan dari sahabat nya itu hanya terdiam,sembari tersenyum kecil,
"Ini batu yang tadi saya beli itu," ucap ken polos,
"Saya merasa janggal dengan lempengan besi yang menutupi nya,jadi saya hilangkan lempengan besi itu,akhirnya muncul lah batu ini." ucap ken seraya menjelaskan kepada zhi ruo.
Zhi ruo menatap nya seakan akan tak percaya,
"Batu ini begitu dingin dan terasa menenangkan," zhi ruo berkata seraya memejam kan kedua matanya,merasakan aliran dingin disepanjang telapak tangan nya,hingga sampai ke lengan.
"Kamu benar sekali,batu ini fungsinya untuk menenangkan dan menambah kesehatan,"
Ken berkata kepada zhi ruo dengan sedikit tersenyum,
__ADS_1
Nona zhi,ayo,kita teruskan pencarian kita,"ucap ken menyadarkan zhi ruo yang tengah menghayati reaksi batu tersebut.
Zhi ruo membuka matanya seraya tersenyum kecil,
"Iya,aku lupa dengan tujuan kita," ucap nya malu malu seraya menyerahkan batu itu kepada ken.
"Kalau kamu mau,kamu bisa memiliki batu ini nona zhi,ambilah,simpan lah.!"
"Kamu bisa menggunakan batu ini untuk relaksasi bersama nenek," ucap ken dengan wajah tenang seraya menyerah kan kotak kuno itu yang didalam nya berisi batu langka tersebut.
Zhi ruo terbelalak mendengar perkataan ken,kesadaran nya sudah pulih namun dia merasa tidak percaya atas perkataan dari sahabat nya tersebut.
Zhi ruo menggelengkan kepalanya seraya berkata,
"Tidak,ini milik mu,aku tidak bisa menerima pemberian yang sangat berharga ini,"
"Barang ini kalau dijual bisa ratusan juta,"
"Aku tidak bisa menerima nya tuan ken."
Sedikit banyak,zhi ruo tahu mengenai berbagai macam jenis jade,karna pada dasar nya,keluarga besar nya mempunyai bisnis yang bergelut tentang barang antik,bahkan batu batu kelas tinggi.
"Tidak apa apa,terima lah,ini merupakan hadiah untuk pertemuan kita."
"Jangan merasa sungkan"
Ucap ken seraya menyerahkan kotak itu ke tangan zhi ruo,
Zhi ruo menerimanya dengan mulut ternganga,lidah nya kaku,hingga dia tidak mengeluarkan suara sedikit pun,
"Tu..tuan ken,terimakasih ya." ucap zhi ruo dengan sedikit terbata bata,dengan meninggalkan senyum yang terukir di bibir nya,menandakan kebahagian yang mendalam.
****
Bersambung
__ADS_1