![Pengejar Mimpi [Ken Zhao]](https://asset.asean.biz.id/pengejar-mimpi--ken-zhao-.webp)
Ken segera berjalan meninggalkan kediaman fan liang,dia menghampiri sepeda listrik nya dan bergegas pergi.
Justin fei yang melihat kepergian ken tertawa sinis,apalagi ketika ken pergi dengan menggunakan sepeda listrik butut nya itu,dia semakin tersenyum puas..
"Dasar bocah miskin belagu,"gumam nya pelan.
Sebenar nya saat ini perasaan fan liang sedang tak menentu,dia masih penasaran dengan ken,namun kedatangan tiba tiba justin membuat fan lian menahan rasa penasaran itu.
Bagaimanapun juga justin adalah kekasih nya,dan mungkin dilihat dari derajat nya mereka memang seimbang,artinya keluarga fei sendiri merupakan kelurga yang berpengaruh di kota gama ini,seperti hal nya keluarga liang.
****
Ken masih dalam perjalanan pulang,dia sengaja melambatkan kecepatan berkendara nya,ken tidak terlalu memikirkan kejadian tadi,dia merasa orang orang kaya memang banyak yang bertingkah sombong dan angkuh seperti itu,meskipun sebenar nya watak tersebut tidak perlu mereka miliki.
Sambil melihat pemandangan kota,terlintas di benaknya,bahwa ken ingin melihat besar nya saham yang dimiliki oleh kedua kenalan baru nya tersebut.yakni perusahaan fei dan perusahaan liang.
Dengan tersenyum,ken akhirnya memutuskan untuk segera kembali kerumahnya yang baru saja dia sewa tersebut.
Ken menarik gas nya dan melaju membelah angin.namun tiba tiba sebuah mobil porsche 911 warna hitam berhenti persis didepan nya,ken menarik rem nya dengan keras,akhir dari sebuah usaha,sepeda listrik ken berhenti tepat di belakang mobil mewah itu.
ken berusaha menguasai keadaan,amarah yang meluap luap berhenti seketika
Sebuah sepatu hak tinggi keluar dari balik pintu,terpampang kaki jenjang yang dibalut oleh rok sepaha dengan baju berwarna putih, melangkah mendekati ken,seorang gadis yang sangat cantik.
Gadis itu kemudian memutar membuka pintu penumpang,sosok nenek nenek keluar dari mobil itu,tersenyum menatap ken.
"Nak kamu masih ingat aku"?,tanya nenek itu sambil mendekati ken.
Nenek,anda nenek yang pingsan waktu itu"?,tanya ken penasaran.
"Iya nak,ini aku!!aku belum sempat mengucapkan terimakasih,sekarang lihat nenek,nenek sudah sembuh total".
__ADS_1
"Untung nenek tadi melihat mu ketika melawati tikungan itu,kalau tidak,maka nenek akan menyesal seumur hidup nenek."
"Nak ken,mendekat kesini,nenek kenalkan dengan cucu nenek satu satu nya.ucap nenek itu seraya menggandeng gadis cantik itu,yang ternyata dia adalah cucu nenek tersebut.
Ken malu malu mendekati nenek itu dan mengulurkan tangan nya..
"Baik lah nek,namaku ken zhao.
Sambil tersenyum canggung,gadis cantik itu membalas nya.
"Namaku zhi rou,dan ini nenekku,ming yue".ucap zhi rou memperkenalkan
"Nak ken,kalau kamu tidak ada urusan lainya,bagaimana kalau mampir ketempat nenek dulu,rumah nenek tidak jauh dari sini,paling tidak ada 5 menit sampai."sela nenek ming membujuk ken.
"Baik lah nek,tapi hanya sebentar ya nek,soal nya masih ada tugas yang ingin ken selesaikan."jawab nya jujur.
"Ayo,kalau begitu ikuti nenek ya,"ucap nenek ming menambahkan.
Vila ini hanya terdiri dari beberapa rumah saja,didepan terdapat penjagaan yang ketat,agar tidak setiap orang bisa memasuki kawasan vila tersebut.
Ken berhasil memasuki kawasan vila itu tanpa ada halangan apapun.kemudian dia memarkirkan sepedanya dan berjalan memasuki pelataran vila.
Seorang wanita cantik membuka pintu vila tersebut,dan memanggil ken untuk masuk.
"Tuan ken,ayo masuk,panggil wanita cantik itu,yang tak lain adalah nona zhi rou.
Ken menganggukkan kepalanya,dengan wajah tenang dia melangkah masuk mengikuti nona zhi rou.diruang tamu sudah duduk nenek ming menunggu disana.
"Ayo sini nak ken,duduk lah,ini lah rumah nenek,kalau kamu membutuhkan sesuatu dimasa depan,datang lah kesini kapan pun kamu mau."ucap nenek ming seraya menarik tangan ken untuk duduk.
"Tuan ken,maaf jika saya lancang bertanya,apakah tuan ken ini seorang dokter,atau mahasiswa kedokteran."tanya zhi rou menyelidik.
__ADS_1
Ah nona zhi rou terlalu sopan,saya hanya orang biasa yang tahu sedikit mengenai ilmu kedokteran,dulu nya saya ikut paman membantu di klinik kesehatan nya,jawab nya polos.
"Oh..Baik lah tuan ken,saya sebagai cucu kesayangan nenek ingin mengucapkan terimakasih atas bantuan dari tuan ken,mungkin kalau tidak ada tuan ken,nenek saya mungkin saja tidak tertolong."ucap zhi rou tulus
Atas darma baik nak ken,apakah nak ken punya permintaan?kalau ada,jangan ragu,ayo katakan,nenek ini akan memenuhi nya.kata nenek ming menyela.
ken menggelengkan kepalanya,kemudian dia berkata dengan perlahan
"Nenek ming,nona zhi rou,mungkin ini bukan kehendakku semata,tanpa sengaja saya melihat nenek ming jatuh pingsan,dengan sedikit pengetahuan
yang saya punya,akhir nya saya memberanikan diri mengobati nenek ming.Jadi persoalan ini jangan dipikirkan,"ucap ken dengan merendah.
"Nak,kamu memang anak muda yang baik."ucap nenek ming tulus..
Kemudian nenek ming masuk kedalam dan memberikan nya kepada ken,sebuah kartu hitam yang sangat cantik,ken berusaha menolak nya,namun nenek ming bersikukuh memberikan nya kepada ken.
"Nak,kamu jangan menolak pemberian nenek tua ini,jika nak ken menolak,maka nenek akan sangat sedih,dikartu ini ada uang senilai 100 juta,pergunakan lah dengan baik."ucap nenek itu sambil menatap ken lekat lekat.
zhi rou yang melihat semua itu,tidak bisa membantu mengeluarkan kata kata,dia sangat kagum kepada ken,di zaman seperti ini,masih ada orang yang mau menolong tanpa pamprih dan tulus kepada seseorang yang belum dia kenal.
Ken menganggukkan kepalanya sambil menerima kartu pemberian nenek ming,dia tersenyum dan berkata:
"Terimakasih nenek ming,pemberian nenek saya terima.dan akan ken pergunakan sebaik baik nya."
Nenek ming dan cucunya zhi rou tersenyum menatap ken,dia menyadari bahwa masih ada orang baik yang begitu polos di dunia ini.
Pandangan ken pun sama,dia mengira bahwa setiap orang kaya itu berhak angkuh dan sombong,ternyata kamus itu tidak berlaku bagi nenek ming dan cucunya zhi rou,kenyataan mereka berbeda dengan orang kaya pada umum nya .
"Nenek ming dan nona zhi rou,jika sudah tidak ada yang penting,saya mohon undur diri,karna ada beberapa tugas yang saya harus lakukan,jika ada waktu dimasa depan kita bisa bertemu lagi."ucap ken mohon pamit.
"Tuan ken,sering sering lah datang kesini.kita bisa menjadi teman yang baik dimasa depan,"ucap zhi rou dengan tersenyum ramah.
__ADS_1
"Baik nona zhi,jika anda membutuhkan bantuan saya atau apapun,anda bisa menghubungi saya kapan saja," ucap ken sembari memberikan nomor hp nya.