![Pengejar Mimpi [Ken Zhao]](https://asset.asean.biz.id/pengejar-mimpi--ken-zhao-.webp)
Tak berselang lama seorang wanita cantik berjalan bersama seorang laki laki gendut,
kalau dilihat dari perawakan nya,laki laki itu berusia sekitar 45 tahunan,dia sedikit pendek dan memiliki wajah yang tambun,
wanita dan laki laki yang berjalan mendekat itu tidak lain adalah pramuniaga yang tadi menemuinya dan lelaki yang berjalan bersama nya adalah bos nya yang bernama nan liang,
zhi ruo menatap kedatangan mereka berdua dengan meninggalkan senyum nya,zhi ruo melambai dan segera berkata;
"Paman nan?sedang sibuk ya?,maaf kan aku,jika mengganggumu," ucap zhi ruo basa basi.
"Ah..tidak apa apa,tumben kamu datang kesini,," tanya nan liang sambil duduk didepan zhi ruo.
Ken yang mendengar percakapan mereka berdua datang mendekat,
"Paman nan,perkenalkan ini temanku ken zhao,dia datang kesini bersamaku,saya diminta nenek untuk mencari sebuah jade untuk dijadikan kado," ucap zhi rou menimpali.
Nan liang mengalihkan pandangan nya kepada ken,dia melihat postur ken dari bawah keatas,kemudian menganggukkan kepalanya tanda menerima perkenalan itu.
"Baik lah,carilah yang kau ingin kan,kalau butuh bantuan mintalah pramuniaga toko untuk menemani," ucap nan lian sambil menatap zhi ruo lekat lekat.
Sebenar nya pertokoan disepanjang jalan antik ini merupakan pusat pertokoan milik keluarga zhi ruo,
Sebuah aset yang sangat berharga dan kuat dibangun dan disewakan di area sepanjang 5 km,
Namun ada beberapa toko yang telah beralih tangan kepemilik yang lain,
__ADS_1
pusat bisnis ini adalah penjualan,lelang dan pengadaan barang antiq dari berbagai generasi.
Banyak turis dari manca negara melakukan bisnis besar di daerah ini,bahkan banyak juga warga lokal yang memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan jual beli barang temuan,ataupun galian yang menurut nya bernilai tinggi,
Bahkan tidak jarang warga di area itu membentuk kelompok kelompok kecil untuk menipu para mangsanya,khusus nya turis untuk membeli barang antik nya yang ternyata barang tersebut adalah palsu.
Namun permainan mereka sangat rapi dan profesional,hingga mereka tidak tahu bahwa mereka telah dibodohi dengan membeli barang palsu dengan harga yang mahal.
zhi ruo menatap ken yang sedang berdiri disebelah nya,kemudian memanggil nya,
"Ken.."
"Apakah sudah kamu temukan,barang yang kita cari?"
"Barang nya banyak yang palsu",
Nan liang samar samar mendengar percakapan kedua nya tersebut,dia merasa tersinggung atas ucapan teman zhi ruo yang bernama ken zhao itu.
"Anak muda,apa yang kau katakan?, kau bilang bahwa di tokoku ini menjual barang palsu?" ucap nya menyela.
Ken yang mendengar suara itu berasal dari paman nan liang segera mengalihkan pandangan nya,
"Maksud ku bukan seperti itu tuan nan,saya mengatakan bahwa tidak semua nya palsu,namun diantara nya banyak yang palsu." ucap ken menjelaskan.
"Jangan sok tahu kamu ya,reputasi di tokoku ini bagus,jangan kau turun kan reputasi tokoku dengan hanya tuduhan palsu mu itu ya..!!!" ucap nan liang mulai marah.
__ADS_1
Zhi ruo yang melihat pertengkaran itu segera melerai nya,sambil berkata;
"Paman,sudah lah,mungkin maksud ken tidak seperti itu,"
"Baik lah kami minta maaf,kami akan pergi dari toko ini,"
"ken..cepat minta maaf pada paman nan."
Nan lian memandang mereka berdua mencibir,seraya berkata,
"Hari ini aku maaf kan, namun tidak untuk besok besok."
"Cepat anak muda,minta maaf lah",teriak nan liang mengancam.
Sebenar nya ken tidak takut dengan nan liang,dia bisa membuktikan bahwa banyak dari toko ini menjual barang palsu,namun dia tidak ingin berdebat,
Dia hanya memandang wajah zhi ruo,dan dia tidak ingin hanya gara gara masalah sepele,dia ribut dengan kerabat zhi ruo,bagi nya tidak ada gunanya dia berselisih dengan orang ini.
Ken melihat nan liang lekat lekat kemudian menangkupkan kedua tinjunya dan berkata;
"Tuan nan,saya minta maaf."
Nan lian tersenyum penuh kemenangan.
Zhi ruo kemudian membawa ken pergi keluar dari toko itu sambil menggandeng tangan nya.
__ADS_1