![Pengejar Mimpi [Ken Zhao]](https://asset.asean.biz.id/pengejar-mimpi--ken-zhao-.webp)
"Diam!!,kenapa masalah makan saja kalian bertengkar,ken'er kamu pindah kesini duduk di tempat paman,paman masih kenyang",ucap paman hen dengan sedikit mengeraskan suaranya..
"tidak usah paman,paman teruskan saja makan nya,ken masih belum lapar",balas ken zhao sembari berdiri dari tempat duduk nya..
"Bagus lah kalau kamu sadar diri,dasar sampah,yang bisa nya hanya mengemis,pergi sana kamu tidak dibutuhkan disini",ucap peng zhao ketus..
***
Sebenarnya peng zhao dan kakak nya xiao zhao masih dendam dengan ken,meraka berniat mau mengusir nya dari rumah,agar dia menjadi gelandangan..
Pagi tadi peng dan xiao pergi ke toko pakaian,mereka berencana ingin membeli baju dan celana baru untuk acara pesta ulang tahun sang pujaan hati nya mei ling..
Mei ling adalah salah satu teman satu sekolah peng,xiao dan ken mereka belajar disekolah yang sama.
mei ling terkenal dengan kecantikan nya,mempunyai kulit yang putih,seputih susu,rambut lurus sebahu,dan mempunyai mata yang indah,mei ling termasuk favorit disekolah nya..ayah mei ling adalah seorang direktur produk kecantikan yang begitu terkenal di kota jinwu.dia tercatat menjadi salah satu orang terkaya dikota ini.
Peng zhao sebenar nya menaruh hati kepada mei ling.
bagi nya mei ling adalah gadis yang paling sempurna,mempunyai paras cantik dan tentu nya sangat kaya.
Namun cinta peng zhao bertepuk sebelah tangan,dia lebih menyukai ken zhao yang sampah itu,betapa hancur hatinya saat mengetahui itu semua,peng dan xiao berencana untuk mengusir nya,agar mei ling melupakan ken dan keadaan pun berbalik,peng zhao akan lebih memperhatikan mei ling agar butiran butiran cinta bersemi di hati mei ling..
***
Ken tidak menggubris perkataan peng zhao ,baginya dia hanyalah ocehan yang tak penting,ken berjalan meninggal kan meja makan..
"hai dungu apa kau tidak dengar kata kata adikku ,pergi kau dari sini,kamu tidak dibutuhkan lagi dikeluarga ini,dasar pengemis ,susul ayah dan ibumu sana!!bentak xiao zhao dengan melemparkan senyum jahat nya..
"Xiao!dan kamu ,peng,!tutup mulut mu,kalian berdua benar benar keterlaluan dengan saudaramu sendiri",bentak paman hen..
"Ayah selalu membela pecundang itu,hari ini ayah pilih kami berdua atau anak keparat itu",sela peng zhio dengan muka merah menahan marah..
Paman hen belum menjawab intimidasi anak nya ken sudah mendahului nya..
"Benar paman,,ken hanya menjadi benalu dikeluarga ini,sudah saat nya ken undur diri,mungkin apabila ken banyak salah disini,ken minta maaf,ken pamit,bibi su,paman hen.ken pergi dulu",sambil meneteskan air mata,ken berlutut tiga kali kearah paman hen..
__ADS_1
"Tidak usah seperti itu ken,kamu adalah ponakanku,anak dari kakakku,,kamu sudah paman anggap menjadi anak paman sendiri,jadi selayaknya paman menyayangimu seperti puta paman"..
Sambil sesekali menahan senggukan,hatinya sangat kacau..
"bagaimana ini istriku,ken akan pergi",ucap paman hen sambil mengusap air matanya yang mulai menetes...
"Biarkan saja kalau dia mau pergi,toh dia sudah besar",ucap bibi su dengan senyum kecut..
Ken zhao berdiri dengan kaki sedikit gemetar,dia kemudian menuju kamar nya,mengambil beberaba baju dan celana nya,bergegas pergi meninggalkan kediaman paman nya itu.
Paman hen hanya mematung melihat keponakan nya pergi,sambil mengusap air matanya paman ken bergumam..
"maafkan adikmu ini kakak ma,adik tidak bisa menjaga anakmu dengan baik",sambil berlalu meninggal kedua anak dan istri nya menuju ke kamar..
Xiao dan peng melakukan tos..
"Akhir nya kita berhasil mengusir cecunguk itu kak",ucap peng zhao sambil tertawa puas..
"Ha.haha..haa..senyum mereka bertiga merekah puas, beriringan dengan kepergian ken zhao.
Dengan tatapan nanar,ken zhao berlari semakin menjauh dari kediaman hen zhao.hujan yang semakin deras tidak melunturkan tekad nya bertahan dalam gelap nya malam..
Suara petir melarutkan dalam kesakitan nya,kesedihan yang dia rasakan seakan akan memaksa dirinya berdamai dengan alam.
Hari hampir pagi,titik titik hujan semalam sudah mulai menghilang,akhir nya sampai juga ken zhao dipenghujung kota,dengan sisa tenaga nya,dia berjalan bertatih tatih menyusuri sungai hutan jinwu,dia melihat rumah tua yang sangat kotor,rumah itu dipenuhi banyak ilalang...
Ken zhao mendekati pintu rumah tua tersebut..dengan sopan ken mengetuk pintu rumah itu..
"permisi,apa ada orang didalam"ucap ken,sambil sesekali membunyikan lonceng yang tergantung di sudut pintu.
Setelah beberapa kali mengetuk,akhir nya pintu pun terbuka,seorang pria tua membukakan pintu..
Pria tua itu mempunyai rambut yang semua nya putih,tumbuh bulu lebat di janggut nya yang menjulang kebawah sampai ke dada.dengan sedikit membungkuk pria tua itu bertanya..
"Ada apa nak,pagi buta seperti ini kau datang kesini"
__ADS_1
Sambil menahan dingin yang menyiksa,ken zhao
memberanikan diri menjawab.
"maaf tuan,bolehkah hari ini saya numpang istirahat di sini",saya tidak punya tempat tujuan tuan,saya berjanji besok pagi akan pergi"..
"baik lah mari silahkan masuk,keringkan dirimu"pakailah kamar ini..jawab pria tua itu..
Segera ken masuk kedalam kamar dan mengganti baju basah nya dengan baju yang kering..tubuh yang lelah segera memaksanya untuk langsung tidur terlelep
***
Pagi pun tiba,sang surya mulai menjamah bumi pertiwi dengan sinar nya,,angin lembut bertiup sepoi sepoi,seakan akan menghapus luka yang menyiksa..
Di kediaman hen zhao
hen zhao semalaman tidak bisa tidur tenang,dia memikirkan ken,banyak sekali pertanyaan muncul dibenak nya ,
Dimana dia sekarang?
Bagaimana keadaan nya?
Tidur dimana dia semalam?
Banyak sekali pertanyaan yang akhirnya putus,karna tidak ada jawaban nya..
"Tidak usah memikir kan nya,dia sudah besar,dia sudah bisa menjaga dirinya sendiri,kau terlalu memanjakan nya",bentak istrinya mengagetkan hen suaminya..
Hen zhao hanya bisa terdiam bibir nya kelu,kemudian dia berlalu pergi ke klinik nya..
Memang bisa dibilang hen zhao ini takut dengan istrinya,jadi bagaimana pun kesalahan yang dibuat istrinya,hen pasti memaafkan nya,dan dimata istrinya hen zhao selalu salah,dalam mengarungi rumah tangga,hen tidak punya kuasa dirumah itu,semua keputusan berada ditangan istrinya su rouli..
Sebenarnya su rouli pun tidak begitu suka dengan ken zhao,dirumah,ken zhao hanya dianggap sebagai pembantunya.semua masalah dan pelampiasan emosi selalu ditujukan pada ken zhao,secara garis besar ken zhao adalah benalu yang patut disalahkan..
"
__ADS_1