
Sekarang satnya pun tiba..waktu kelulusan putriku kayla.Semua orang tua datang untuk menyaksikan kelulusan anak anak mereka tapi anakku kayla.Cuma aku sendirilah yang menghadirinya.Yah walaupun aku sudah menganggap mas gara tak ada tapi pas waktu waktu seperti ini aku tidak tega juga melihat kekecewaan dimata anakku.
"mengapa ayah gak datang bu..apa ayah udah gak perduli lagi sama kakak bu.Padahal aku ingin menunjukkan sama ayah klu kaka bisa jadi yang terbaik"ujarnya dengan berlinang air mata.
Aku berusaha untuk membendung air mataku,aku gak mau anakku kayla semakin sedih.Akupun berusaha menyakinkan anakku dengan mengatakan mungkin ayahnya lagi banyak kerjaan di kantor.Padahal dalam hati aku mengutuki perbuatan mas gara yang sudah membuat anakku sedih.Tidak masalah bagiku kalau mas gara hanya mengabaikanku tapi ini..Dia sudah keterlaluan..Kemana perginya laki laki brengs** itu.Berani sekali dia mengabaikan anak anakku.Ingin rasanya kucabik cabik wajah jeleknya itu sampai hancur sehancur hancurnya lalu aku sumbangkan ke kandang buaya..
Lihat saja akan kubuat kau menyesali semua ini brengs**
Tak mengapa kalau selama ini kau hanya menyakitiki aku tapi kali ini..Kau sudah menyakiti hati anak anak ku juga.
Tadinya aku berharap mas gara akan meluangkan sedikit waktunya untuk menyaksikan kelulusan anakku.Tapi harapan ku tinggallah harapan.
Padahal anakku kayla menjadi lulusan terbaik dari sekolahnya dan bisa melanjutkan ke universitas negri.
Aku sangat bersyukur karna anakku kayla bisa kuliah di iniversitas negri.Karna disamping universitas favorit tapi juga biayanya pasti lebih terjangkau.Syukur syukur kalau anakku dapat beasiswa haha
__ADS_1
Aku terlalu banyak meminta sama Tuhan..
Tapi biarpun begitu aku gak mau terlalu memaksakan kehendakku kepada anak anakku.Aku gak mau mereka jadi terbebani dengan semuanya.
Aku hanya ingin anak anak belajar yang giat dan bisa membuat ku bangga itu saja sudah cukup bagiku.
Kalau soal mencari nafkah biar aku saja yang berusaha.Aku gak mau anak anakku jadi anak anak yang minder dan kuper.Aku juga pernah jadi anak remaja.jadi aku sangat mengerti apa yang di inginkan anak anak se usia mereka.Aku ingin anak anak bisa menikmati masa masa remaja mereka.Karena biar bagai mana pun aku harus berusaha buat anak anak tetap bahagia walau tanpa campur tangan ayah mereka.Karna memang itulah tujuan hidupku selama ini.
Gak peduli harus melakukan pekerjaan apapun pasti aku lakukan selagi itu halal.
***
Yah hasil kerja kerasku dan anak anak selama ini sedikit demi sedikit mulai membuahkan hasil.
Lima hektar lahan berhasil aku beli.Walau lumayan jauh dari tempat tinggal kami tapi tak mengapa yang penting punya sendiri.
__ADS_1
Kami pun mulai mengerjakan lahan kami di bantu orang orang yang kami sewa.Biar bagai mana pun kalau hanya mengandalkan tenaga kami sendiri tidak akan sanggup.
Aku berencana menanam sawit seperti yang lain yang.Tapi sebelum sawitnya besar dan berbuah aku masih bisa menanam kacang hijau atau pun kacang kedelai di selah selahnya.
Aku tidak pernah lelah untuk berusaha dan belajar dari orang orang yang lebih dulu terjun di bidang itu.Karna menurut mereka kalau sawitnya sudah mulai berbuah kita tinggal menikmati hasilnya aja tanpa harus susah payah mengurusnya setiap hari.Cukup sekali sekali saja.Dan klu untuk panen pembeli yang langsung datang ke lahan kita.
***
Maaf y para reader kalau ada yang gak tepat.nanti kita tanya sama sama ya sama pemilik kebun sawitππππ
***
Autor minta dukungan para reader semua untuk berkenan meninggalkan kritik dan saran buat author.
Tapi klu boleh minta banyak author juga
__ADS_1
minta like dan vote juga ya
πππππππππππππ