
...π π΄π»π°πΌπ°π πΌπ΄πΌπ±π°π²π°...
Taburan bintang dan gemerlapnya malam berkelap-kelip menyinari mata.
"coba saja, aku hidup di dunia yang memiliki kekuatan super. mungkin seru?" ujar seorang mahasiswa yg menghalu dibawah sinar rembulan.
neneknya lantas memanggil nya untuk lekas tidur, karena waktu udah menunjukkan pukul 10 malam.
"antoooo!"
"cepat pergi tidur"
anto yang mendengar teriakan neneknya, lari terbirit-birit untuk pergi tidur.
jika anto tidak lekas tidur, neneknya akan menguncikan pintu untuknya. makanya ia sangat takut jika neneknya marah.
"padahal kan aku sdh besar, umurku pun sudah mencapai 22 tahun." ucap anto selagi mengunci kamarnya.
hujan rintik mulai turun, perlahan-lahan seng rumah berbunyi dengan keras tanda hujan mulai lebat.
"untung hujan turun, membuat ku dapat tidur nyenyak tanpa harus bermain hp terlebih dahulu." ucap anto sambil menarik selimutnya, supaya tidak kedinginan.
3 jam berlalu. ia tertidur dengan nyenyak, dengkuran keras serta air liur yg menetes. tidak dapat diindahkan lagi.
...----------------...
...alam mimpi...
...----------------...
"aku ada dimana ini, kenapa semuanya terlihat gelap?"
"sepertinya....., ini di alam mimpi." ujar anto yg sedang memegang dagunya.
Tiba-tiba muncul gerbang yang pilarnya bewarna putih yang sangat indah, Tak lain itu adalah pintu menuju dunia fiksi.
__ADS_1
dari luar telah tampak pepohonan yang sangat besar dan asri, yang dimana seperti film fantasi kebanyakan.
Anto berjalan memasuki gerbang itu, perlahan-lahan ia melihat kedalam. Terdapat tumbuhan dan hewan yang ia belum temui sebelumnya.
Tanpa basa-basi lagi ia menginjakan kakinya ke tanah, gerbang yang awalnya berdiri kokoh hilang begitu saja seperti debu terbang ke angkasa.
...----------------...
...Dunia Fiksi...
...----------------...
anto kaget tiba-tiba gerbang nya menghilang. lalu ia memastikan dirinya sedang bermimpi, dengan mencubit tangannya.
"awww, ini sakit yang sangat nyata. Jangan-jangan aku tidak bermimpi," ia bingung bukan kepalang, yang awalnya iseng menghalu ternyata terwujud. anto bingung harus senang ato sedih.
anto senang karna ucapannya terkabul, disisi lain ia juga sedih tidak dapat kembali ke dunianya. serta tak dapat bertemu dengan neneknya lagi.
sembari anto menyusuri pepohonan yg rindang, tiba-tiba saja ada suara yang terdengar.
anto kaget tiba-tiba mendengar suara entah darimana.
"siapa itu?, kenapa hanya suaranya yg terdengar." tanyanya melihat sekeliling.
"sedangkan wujud nya tak ada, Jangan-jangan hantu lagi," dengan badan gemeteran, karena ia kira diganggu makhluk halus.
anto tidak menyadari, bahwa suara itu adalah sistem. yang akan membantu nya di dunia baru itu.
"anda tidak perlu khawatir, aku bukan hantu ataupun roh halus"
"aku adalah sistem yg akan membantu mu, mengenal lingkungan Dunia fiksi." jawab sistem dengan suara wanita yang mendengung.
"sistem? ternyata aku benar-benar bukan berada di bumi, tapi aku seperti sedang masuk dan terjebak di dunia aneh ini"
"kapan kamu masuk kedalam pikiranku?" Tanya anto yg kebingungan
__ADS_1
"aku tidak masuk atau dimasukkan. namun, aku tercipta berkat dirimu ada." jelas sistem.
"hmmm, begitu toh"
"kalo begitu, jelaskan Tentang dunia fiksi ini?" mencoba mengorek informasi lebih dalam.
"Dunia fiksi adalah dunia dimana beberapa manusia bisa berpedang, memanah, dan menggunakan perisai yg di sebut kesatria. sedangkam yang menggunakan sihir di sebut penyihir"
"selain manusia. terdapat juga hewan, monster, elf, Dwarf,spirit,peri dan juga iblis. manusia sangat dibenci oleh iblis dan monster, karena konflik turun temurun dari kakek nenek moyang mereka." jawab sistem dengan rinci
Anto senyum sumringah mendengar penjelasan sistem. karena dunia yg ia impikan dan di halukan terwujud.
"Kenapa aku bisa terpanggil ke dunia ini?, karena... biasanya seseorang yang di panggil ke dunia lain itu memiliki sebab dan akibat." Tanyanya dengan penasaran
"404 Not Found, jawaban tidak di temukan." jawab sistem
" ah, payah.... " anto berkata dengan nada murung
*GRRRR!*
"bunyi apa itu? seperti nya tidak asing di telingaku"
"Owalah itu tadi suara perut ku toh. pantesan, aku seperti mengenalnya." ujar anto memegangi perutnya
setelah sistem tidak dapat menjawab pertanyaan nya, ia menelusuri hutan agar bisa menemukan sesuatu yg bisa ia makan.
tiba-tiba saja ia mendengar wanita yg sedang minta tolong
"tolong.... siapa pun tolong aku"
teriakan wanita itu terdengar oleh anto.
"akhirnya adegan ini datang juga"
anto berlari dengan kencang, mencari asal usul suara wanita. yg terdengar memerlukan bantuan.
__ADS_1