
...π π΄π»π°πΌπ°π πΌπ΄πΌπ±π°π²π°...
"Aku minta sekarang juga, kerahkan pasukan untuk mencari anak ku!" terdengar ucapan seorang bapak dengan nada emosi, di dalam ruang rapat.
Yumina yang mendengar suara itu, segera pergi ke ruangan tersebut. saat ia membuka pintu, Yumina langsung berlari memeluk seorang bapak yang sedang marah tadi. bapak yang di maksud ternyata adalah tuan Andy, yaitu ayahnya Yumina.
"kamu sehat-sehat saja kan, nak?" tanya tuan andy sembari mengelus kepala yumina.
"aku sehat kok yah." jawab yumina.
anto yang malu masuk ke dalam memutuskan untuk menunggu di luar, lantas yumina memanggilnya masuk untuk di perkenalkan kepada ayahnya.
"siapa yang kamu bawa masuk kesini Yumina?" tanya pak Andy.
"namanya adalah anto, dia yang menyelamatkan ku dari penjahat yang ingin menculik ku." jelas yumina
"terimakasih nak Anto, kamu telah menyelamatkan putri kesayangan ku." kata pak Andy selagi memegang tangan Anto.
"eh... iya om, sudah kewajiban manusia untuk menolong manusia lainnya." jawab Anto.
"owh iya anto, yang disana itu adalah raja badai." kata yumina menunjuk ke pojok meja rapat.
__ADS_1
"salam kenal anto, aku adalah Hanish Storm pemimpin negeri badai." saut sang raja.
"ternyata yumina bukan anak dari seorang raja, tapi mengapa dia sangat dihormati oleh para perajurit?" ucap batin anto
"untung kalian datang tepat waktu kalau tidak, kerajaan badai pasti sudah akan mengerahkan pasukannya untuk mencari nyonya yumina." saut wanita yang ada di samping raja.
"wanita ini adalah sekertaris ku. sedangkan dua orang laki-laki lainnya adalah tetua, dan panglima yang sebelum nya ingin di kirim untuk menyelamatkan yumina." kata raja yang memperkenalkan siapa saja yg ada di dalam rapat.
"nah tetua itu namanya seniorem, dan yang duduk di depannya adalah panglima terkuat di negeri badai yaitu Vindicta." jelas yumina memberi tahu nama kedua lelaki tersebut.
"ah sial, mengapa rencana ku hancur berantakan. pasti gara-gara lelaki yang bernama anto ini" ucap batin vindicta.
"tolong ceritakan, bagaimana nyonya yumina bisa diculik?" tanya sekertaris
"kalo itu aku kurang bisa memastikan, tapi kemarin malam, aku sempat menyadari ada seseorang yang masuk kedalam kamarku melalui jendela. saat aku ingin teriak, orang itu langsung membiusku dengan kain yang sudah di kasih cairan yg baunya sangat pekat. selanjutnya aku tidak menyadari apa-apa dan tiba-tiba aku sudah di tengah hutan." jelas yumina
"terus, bagaimana caranya kamu lolos dari penjahat?" saut vindicta
yumina menjelaskan bagaimana caranya ia bisa selamat karena di tolong oleh anto, semua orang serasa tidak percaya dibuatnya. hanya Orang-orang tertentu lah yang bisa menghadapi tiga orang penjahat dengan mudah, apalagi ada seorang penyihir.
"apa?, dia dengan mudahnya mengalahkan penjahat yang aku sewa. tidak mungkin ini tidak mungkin." ucap batin vindicta
__ADS_1
"anto, apakah kamu seorang perajurit dan dari manakah kmu berasal?" tanya seniorema.
"a... aku seorang pengembara yang berasal dari desa kecil di tenggara." jawabnya bohong.
"tenggara?, hmm..... jauh juga kmu kesini." ujar seniorema.
"untung saja di tenggara betulan ada desa, kalo tidak. bisa habis aku ketahuan bohong." ucap batin anto
"kalo gitu tinggal lah di rumah ku untuk sementara waktu." saut pak andy
"tidak usah pak andy, nanti merepotkan anda." jawab anto basa-basi
"Gak kok anto, malah seru jika ada kamu." kata yumina membujuk anto
"baiklah, kalo begitu aku akan menginap di rumahmu." menjawab tawaran pak Andy.
"karena yumina udah di temukan, rapat hari ini saya tutup." ucap raja sembari mengetuk palu ke meja.
"awas saja kau anto, aku pasti akan membalasmu." ucap batin vindicta selagi mengepalkan tangannya.
vindicta dan seniorema terlebih dahulu meninggalkan ruang rapat. dan disusul oleh anto, yumina, dan pak andy. Malam yang indah dihiasi cahaya rembulan nan terang, menjadi penutup serentetan peristiwa yang tak di duga oleh Anto sebelum nya.
__ADS_1