PENGUASA NEGERI MONSTER

PENGUASA NEGERI MONSTER
Bab 4. Senja di kereta kuda


__ADS_3

...πŸ…‚πŸ„΄πŸ„»πŸ„°πŸ„ΌπŸ„°πŸ…ƒ πŸ„ΌπŸ„΄πŸ„ΌπŸ„±πŸ„°πŸ„²πŸ„°...


Angin sepoi-sepoi mengiringi perjalanan anto, untuk mengantar yumina ke tempat asalnya. terlihat hoodie yang bertuliskan *i love oppai.*


Dengan lengan yang berwarna merah, dan latar warna putih. yg dihiasi dengan lukisan gunung berwarna kuning. terbang bagaikan bendera, yang berkibar di samping kereta kuda.


"untung kamu datang menolong ku, kalo tidak. mungkin aku tidak akan kembali ke rumah ku lagi." ucap yumina mengawali pembicaraan.


"iya, jika ada cewe secantik kamu. pria mana yg tidak datang jika ia meminta bantuan?" jawabnya merayu, selagi bersantai tidur di kereta kuda. terlihat pipinya yumina memerah akibat gombalan anto.


"Ngomong-ngomong kenapa kmu bisa ada di sana, itu kan tengah hutan?" tanya yumina mengganti topik.


"eeeeee, ya a.. aku sedang berburu hewan yang bisa ku makan, Tiba-tiba ada suara minta tolong. ya aku samperin lah." jawabnya dengan gugup


"aku tidak ingin siapapun tau. kalo aku berasal dari bumi, dan tanpa sadar aku sudah ada di tengah hutan dunia ini." ucap batin anto


"owalah..., kalo gitu kamu berasal darimana? tanya yumina


"aku.... seorang Pengembara, yg Berpindah-pindah dari negeri ke negeri lainnya." jawabnya bohong.


"gimana kalo sementara. kamu tinggal di rumah ku?, sebagai tanda terimakasih." kata yumina yg ingin membalas budi anto

__ADS_1


"karena aku belum terlalu paham dengan isi dunia ini, mending aku terima saja tawaran nya." ucap batin anto


"gimana, mau ngga?" tanya yumina ulang.


"selama gak ngerepotin, ya aku mau." jawabnya dengan mempertimbangkan segala hal.


"gak kok, gak ngerepotin." ucap yumina tersenyum


Tampaknya hari sudah memasuki jam sore, melihat cahaya panasnya yg sudah tidak lagi menyengat kulit. terlebih lagi anto sudah bosan berada di kereta.


"yumina, masih lama kah kita sampai?" Tanyanya dengan menjulurkan kepala melihat pemandangan sore.


"kita seperti nya akan tiba sebentar lagi, kamu sudah bosan ya?" ucap yumina memprediksi kapan mereka akan sampai.


"wkwk....., makanya duduk sini sebelahku." jawab yumin tertawa, sembari mengajak anto duduk di sebelahnya.


akhirnya anto duduk disebelah yumina. karena tak tahan dengan bau Penjahat yg sedang pingsan di dalam kereta.


"anto lihat itu, disanalah aku tinggal" jelas yumina menunjuk kearah istana.


"yeay sebentar lagi kita sampe." merespon apa yg dibilang yumina.

__ADS_1


pintu yang sangat besar dan di kelilingi tembok yang tinggi mulai terlihat, anto yang melihatnya sangat kagum.karena ia belum pernah sama sekali melihat benteng kerajaan secara langsung.


"aku tidak boleh tampak kaget, jika aku kaget maka aku akan dicurigai oleh yumina. tapi tetap saja kerajaan itu tampak lebih besar jika dilihat secara langsung" ucap batin anto


anto dan yumina telah tiba di depan pintu kerajaan. terlihat penjaga yang berada di sana ada 4 orang, mereka mengenakan baju zirah lengkap. dengan senjata pedang yg terkait di badannya.


"selamat datang di kerajaan badai." ujar komandan penjaga menyambut anto


"loh itu bukan nya yumina?, kamu yumina kan." ucap anak buah penjaga, memastikan bahwa itu benar yumina


"iya aku yumina, dan ini adalah orang yang menyelamatkan ku." jawabnya seraya menunjuk ke arah anto.


"syukurlah, kau baik-baik saja. tapi kenapa dia tidak memakai baju?" Tanya penjaga.


"maaf pak penjaga, baju saya tadi basah. sebentar saya pakai dulu kelihatan nya udh kering." saut anto sembari mengambil Hoodie nya di samping kereta.


komandan penjaga itu menyuruh tiga anak buahnya memeriksa isi kereta.


"pak, ada tiga orang yg pingsan dalam kereta." lapor anak buah ke komandan penjaga. lantas komandan penjaga datang melihat isi kereta, ia terkejut melihat penjahat kelas atas terbaring pingsan di sana.


"siapa yang menangkap nya." kata komandan penjaga dengan kaget

__ADS_1


"itu adalah penjahat yang di kalahkan anto." jelas yumina


"yasudah, biar saya yang urus penjahat ini kalian masuklah." suruh komandan.


__ADS_2