PENGUASA NEGERI MONSTER

PENGUASA NEGERI MONSTER
Bab 5. Bertemu Dwarf


__ADS_3

...πŸ…‚πŸ„΄πŸ„»πŸ„°πŸ„ΌπŸ„°πŸ…ƒ πŸ„ΌπŸ„΄πŸ„ΌπŸ„±πŸ„°πŸ„²πŸ„°...


"Perajurit, salah satu dari kalian antar kan nyonya yumina dan temannya menemui tuan andy di balai kota." ucap komandan.


"siap, pak." jawab seorang prajurit, melangkah mendekati yumina dan anto.


"nyonya?, apakah yumina ini anak seorang raja." ucap batin anto


Perajurit itu membuka pintu yang sangat besar, dengan memasukan sebuah kunci lalu menarik gagang pintunya.


"ayo nyonya, aku akan mengantarmu menemui ayahmu di balai kota." ucap perajurit berbicara kepada yumina


...----------------...


...Kerajaan Badai...


...----------------...


Mereka pun masuk kedalam kerajaan badai. Terdapat lampu-lampu yg tergantung mulai menyala, kanan dan kiri jalan di penuhi toko yang menjual berbagai macam makanan, dan benda-benda lainnya. beraneka ragam orang lalu lalang, untuk membeli dan mencari apa yg mereka butuhkan.


"yumina, tuan andy itu siapa?" tanyanya ke yumina


"tuan Andy itu ayahku." jawab yumina


"masa kamu gak mengenal tuan Andy? dia itu terkenal loh." saut perajurit.


"hehehe, aku gak tau om." jawab anto dengan rasa malu.


"Jangan-jangan kamu berasal dari hutan lagi, makanya gak tau." ucap perajurit mengejek anto

__ADS_1


"gimana aku mau tau, aku bukan dari dunia ini." ucap batin anto.


"wkwk..., udah jangan diejek kasian anto." saut yumina sembari tertawa.


saat mereka melewati lorong kecil yg gelap. anto melihat ada seseorang bertubuh pendek yg ditindas oleh sekelompok remaja.


"apa yang kalian lakukan, cepat hentikan." tegur anto


"kenapa? mau cari masalah hah!" jawab seorang remaja yang marah ditegur oleh anto.


"hah, cari masalah? bukannya kamu yg sedang buat masalah?" ucap anto sembari menaikkan sebelah alisnya.


"masalah, masalah, makan nih masalah!." teriak seorang remaja memukul ke arah anto


anto dengan sigap menghindari pukulan remaja itu, dan membalasnya dengan tendangan berputar tepat di rahangnya. yang langsung membuat seorang remaja itu sempoyongan.


sekelompok remaja yg melihat teman nya yang kalah bertarung. langsung melarikan diri.


yumina yang tersadar bahwa anto tidak berada di sampingnya kebingungan. ternyata anto berhenti di dekat lorong kecil, ia langsung menghampirinya bersama prajurit.


"kamu gak apa-apa kan?" tanyanya ke orang pendek itu selagi Membungkukkan badannya ke bawah.


"Lapor, makhluk yang betubuh pendek yang ada di depanmu adalah dwarf." jelas sistem


Anto yang awalnya mengira itu seorang manusia pendek ternyata seorang Dwarf, mukanya tampak bonyok akibat di injak-injak oleh remaja tadi.


"terimakasih tuan, kau telah menyelamatkan ku dari anak remaja tadi" berkata dengan nada kesakitan ke anto.


dwarf yang awalnya terbaring, dibantu mengubah posisinya menjadi duduk oleh anto. yumina yang datang langsung kaget melihat muka dwarf yg babak belur.

__ADS_1


"apa yang terjadi ini? kenapa mukanya bisa bonyok begini?" tanya yumina


"tadi ada remaja yang mengganggunya. terus ku hajar, eh mereka malah lari." jawab anto


"tunggu bentar ya pak, aku akan menyembuhkan mu" ucap yumina


yumina meletakan kedua tangan nya ke badan dan kepala dwarf itu, sambil merapal kan sihirnya dengan menyebut "Sihir cahaya: pengobatan" tampak cahaya yang keluar dari telapak tangannya, membuat wajah yang awalnya babak belur. hilang dengan perlahan.


"buset dah, ini toh yang namanya sihir." ucap batin anto dengan rasa kagum


"setelah ini kau harus beristirahat, biar efek penyembuhan nya maksimal." kata yumina kepada dwarf.


"baik nyonya, aku sangat berterima kasih kepada kalian semua." ucap dwarf


"owh iya rumah kamu dimana, nanti lain kalo aku akan mampir." saut anto


"disitu tuan, toko itu adalah rumah saya." jawab dwarf sembari menunjuk


"yaudah kami pergi dulu ya." ucap yumina.


mereka melanjutkan perjalanan ke balai kota. tepat di sebelah balai kota ada istana yang di bawahnya di topang oleh angin ****** beliung. istana itu dihiasi dengan batu yang berwarna putih dan abu-abu, terdapat juga air mancur dan patung yang menghiasi depan istana.


saat masuk ke balai kota, perajurit menghampiri staff yang sedang bekerja.


"Dimana tuan Andy? " tanya prajurit ke karyawan.


"ada di ruang rapat pak, silahkan naik ke lantai dua." jawabnya


mereka pun menuju ke lantai dua.

__ADS_1


terdengar dari ruangan rapat, suara seorang bapak-bapak yang sedang marah-marah.


__ADS_2