PENGUASA NEGERI MONSTER

PENGUASA NEGERI MONSTER
Bab 7. Rumah Keluarga Ford


__ADS_3

...🅂🄴🄻🄰🄼🄰🅃 🄼🄴🄼🄱🄰🄲🄰...


Mereka menuju ke kediaman pak andy, saat tiba. tampak rumah yang sangat indah bak hotel bintang lima, bukan hanya bentuknya yang lebar namun juga terlihat mewah.


Barangkali rumah pak andy lebih besar dari bangunan balai kota. terlihat juga tulisan papan nama yang bertuliskan


|ʞǝןnɐɹƃɐ ɟoɹd | yang terpampang di depan rumah yumina, kata tersebut tidak dimengerti anto.


"seperti nya tulisan orang sini berbeda dengan di bumi." ucap batin anto memperhatikan papan tersebut.


"jawab, arti papan itu bisa anda artikan. dengan melihat hurufnya sembari mengucapkan kata (Aktifkan Terjemahan). jika tidak adalagi kata yang ingin di artikan, dengan otomatis penerjemah akan nonaktif." jelas sistem


anto yang mendengar penjelasan sistem langsung mempraktekan nya,


"Aktifkan Terjemahan." ucap batin anto. seketika muncul subtitle penerjemah, di bawah huruf yang tadi tidak dimengerti olehnya.


"ternyata arti kalimat ini


|ʞǝןnɐɹƃɐ ɟoɹd| adalah |keluarga ford|." ucap batin anto.


karena yumina melihat anto berhenti memerhatikan nama keluarga nya, lantas ia memanggilnya untuk masuk. "anto sedang apa kamu disitu, sini masuk ke rumahku diluar situ sangat dingin."

__ADS_1


"iya aku akan segera ke sana." jawab anto berjalan menghampiri yumina.


saat masuk ke rumah yumina, Anto disambut oleh beberapa pelayan. ya tidak bisa di pungkiri lagi, rumah segede ini pasti memerlukan orang banyak, untuk mengurusnya.


Kemudian pak andy memperkenalkan anto ke pada para pelayan. "perkenalkan dia adalah Anto, mulai sekarang sambut dia dengan baik. karena berkat dirinya putriku bisa selamat. mengerti."


"mengerti tuan." jawab para pelayan


"tolong antar kan Anto ke kamar yang kosong." saut yumina kepada pelayan


"baik nyonya. mari tuan anto, aku akan mengantar mu." kata pelayan


Anto mengikuti pelayan itu pergi menuju lantai dua, sebelum ia sampai ke kamarnya. banyak pintu yang berjejeran yang ia lewati. "wanjir, alig bener dah ni rumah. betulan kek hotel pintunya saja ditempeli angka." ucap batin anto.


"Terimakasih atas penjelasannya." jawabnya


"baiklah, aku akan turun melanjutkan pekerjaan ku." ujar pelayan melangkah meninggalkan anto.


Kebetulan kamar anto bernomor 69 "wah angka yang sangat bagus." kata anto sembari masuk ke ruangan. isi kamar anto gak beda jauh dengan kamar hotel di bumi, terdapat kasur yang empuk dan dilengkapi kamar mandi. tanpa basa basi lagi ia langsung merebahkan badannya untuk beristirahat.


"biasanya badan ku akan terasa sakit setelah bertarung, tapi sejak tadi aku tidak merasakan sakit sama sekali" ujar anto yang baru menyadari kondisi tubuhnya.

__ADS_1


"jawab, statistik tubuh anda tidak ada yang berubah. melainkan ras manusia dari dunia fiksi lah yang lemah. karena hidup di bumi itu sangat keras dan butuh mental yang kuat." jelas sistem


"berarti buat orang yang menganggap dirinya lemah. kalian itu sebenarnya kuat cuman salah planet aja." kata anto dengan nada motivasi. beberapa jam berlalu


*Tok Tok Tok*


"ini aku yumina."


"tunggu sebentar ya." saut anto selagi bangun dari tempat tidur. Anto yang membuka pintu kamar, tampak takjub melihat penampilan yumina sehabis mandi, kecantikan yang memancar membuat hatinya berdetak lebih kencang dari sebelumnya.


"Anto, kamu kenapa? ada yang aneh ya dari penampilan ku." ucap yumina sembari melambaikan tangan ke muka anto yang sedang melamun.


"eh, engga kok padahal baru aja kita ketemu tadi. tapi sekarang kamu udah tambah cantik aja." Jawabnya cengengesan.


"wkwk, kamu mah gombal terus. jadi aku kesini bermaksud membawakan mu baju ganti sama makanan." kata yumina yang di dampingi pelayan.


"gausah repot-repot yumina."


"udah ini ambil, terus mandi. besok ada upacara yang harus kamu ikuti jadi jangan sampai kesiangan oke." ucap yumina memotong pembicaraan anto.


setelah anto menerimanya, yumina pun turun dan diikuti oleh pelayan. tampak baju yang diberikan berbeda-beda bentuk sesuai dengan ukuran nya. ia menyantap makanannya dengan lezat lalu mandi agar tidurnya nyenyak.

__ADS_1


"bagaimana kabar nenek ku di bumi yah, semoga beliau dalam keadaan sehat selalu." ucap anto menatap langit-langit kamar.


__ADS_2