Penyihir Circle 9 Bertransmigrasi Untuk Menikah

Penyihir Circle 9 Bertransmigrasi Untuk Menikah
Bab 7


__ADS_3

Kean panik sekarang. Dia juga takut. Karena itu dia memejamkan matanya seperti sedang tertidur.


Namun hatinya bergejolak memarahi impulsifnya. Tetapi ini juga bukan salahnya, karena Kean sudah menjadi sangat waspada sejak lelaki tua itu ingin membunuhnya. Dan gerakan melindungi dirinya sendiri telah menjadi refleks.


Dan hal ini ditingkatkan setelah beo mengejeknya. Walaupun dia tidak tahu kenapa mesin yang seharusnya hanya melakukan apa yang diperintahkan bisa mengejeknya. Dan dia tidak bisa mencari tahu sebabnya karena dia sudah pindah ke dunia lain.


Giginya yang gemertak setiap kali memikirkannya terasa sakit. Dan gerakan Kean tak luput dari perhatian Creone. Karena Kean bukan actor yang bisa menyembunyikan perasaannya yang sebenar.


Creone melihat bulu mata Kean yang bergerak beberapa inci. Sekali pandang dan dia tahu Kean sama sekali tidak tidur. Creone butuh penjelasan saat ini namun melihat Kean seperti ini membuatnya merasa lembut hatinya.


Creone tidak tahu apa penyebabnya. Dan ini membuatnya merasa dirinya bukanlah dirinya yang seperti biasa. Karena dirinya yang biasa pasti akan segera mengintrogasi Kean dan mengurungnya karena bertindak mencurigakan.


Dan juga mengeluarkan hal-hal aneh. Creone mengetahuinya setelah meminta AI pengurus rumah tangga Daniel untuk rekaman kamera CCTV. Dia melihat saat dirinya menyerang penyusup dikamar, Kean juga bangun dan kedua tangannya terentang kearah dua penyusup lainnya di luar.


Setelah itu lantai kamar mengeluarkan cahaya oranye, membentuk lingkaran diantara dirinya dan Kean. Ada juga pola aneh yang tidak diketahui Creone apa itu. Dan dia tidak bisa melihatnya dengan jelas karena sebagian tertutup tempat tidur.


Creone juga segera melihat dua lingkaran cahaya yang sama di kedua telapak tangan Kean. Namun berwarna biru. Creone mengganti ke sudut pandang lain dan akhirnya bisa melihat dengan jelas. Tetapi dia masih tidak tahu apa itu, karena hanya ada beberapa lingkaran neon dan beberapa garis yang dia tidak ketahui.


Namun sepertinya itu huruf. Dengan bahasa yang tidak dia ketahui. Dan dia tidak tahu apa artinya.

__ADS_1


Creone memandang Kean yang masih berpura-pura tidur. Dan kemudian menghela nafas karena penyelidikan tentang Kean sekarang sepertinya tidak diperlukan lagi. Karena pasti beberapa informasi tentangnya salah kecuali dia anak haram dari keluarga Reoneore.


Namun daripada takut dengan keabnormalan Kean. Creone lebih tertarik dengannya. Karena dia tidak mengenal apa itu rasa takut.


Creone sudah menjalani berbagai misi sebagai tentara. Ekspedisi atau inspeksi sudah pernah dia lakukan berkali-kali. Dan menjelajah planet yang belum terdaftar data dan informasinya di Galaxy Aliance bukanlah hal baru.


Karena itu bertemu dengan ras baru juga sering terjadi. Dengan keunggulan dan kelemahannya mereka yang beragam. Dan Creone sangat bersemangat setiap kali.


Dia pernah ke suatu planet yang jauh. Teknologi tidak berkembang dengan baik disana namun manusia disana mampu terbang dengan sebuah pedang dikaki mereka. Kemampuan bertarung mereka juga sangat mengesankan karena dia pernah mengalaminya.


Mechanya yang belum ditingkatkan ke level 10 hampir hancur sepenuhnya saat itu. Walaupun sebenarnya Mecha level 7 sudah lebih dari cukup untuk melawan dinosaurus purba dengan gigi tajam. Pertarungan saat itu membuat darahnya mendidih.


Dan setelah bertanya pada penduduk disana, keberadaan orang itu dikatakan seperti dewa atau immortal. Dan pada dasarnya hanya menjadi legenda di masyarakat. Karena itu setelah bertanya, Creone ditertawakan oleh penduduk yang sebenarnya percaya dan menyembah para dewa. Sirkuit otak orang antarbintang, Creone, yang percaya pada sains bahkan lebih tidak mengerti pemikiran penduduk disana.


Saat Creone ingin bertemu dengan orang itu lagi, dia tidak pernah bisa bertemu lagi walaupun dia mencari. Seolah-olah orang itu tidak pernah ada didunia ini, seolah-olah memverifikasi jawaban penduduk. Jika bukan karena mechanya masih rusak, dia mungkin juga akan mempertanyakan apakah dia bermimpi.


Creone berhenti memikirkannya dan melihat Kean. Mengingat informasi yang didapatnya, tidak ada informasi tentang ibu kandung Kean. Distorsi ruang-waktu bukannya tidak pernah terjadi dalam waktu 3000 tahun lebih sejak kekaisaran berdiri. Tetapi Creone hanya tidak menyangka keberadaan langka ini akan bersamanya, terlebih lagi masih menjadi istrinya.


Kean yang perlahan-lahan mengantuk karena memejamkan mata tidak tahu apa yang dipikirkan Creone. Tak lama kemudian dia tertidur lelap dan tanpa sengaja menumbuhkan benih kesalahpahaman. Malam itu berlalu begitu sunyi hingga terasa mencekam.

__ADS_1


Keesokan paginya Kean ragu-ragu untuk bangun. Pikirannya masih kosong beberapa saat, kemudian ingatan kejadian tadi malam terlintas dibenaknya. Ada penyusup, dan ada juga 'suaminya' dan mereka sedang bertengkar.


Tapi setelah dipikirkan kembali, Kean selalu merasa ada hal yang salah. Keberadaan penyusup memang aneh tapi bukan itu. Yaitu, kenapa Creone ada dikamarnya?!


Beberapa saat kemudian saraf Kean dibuat tegang oleh sebuah suara disamping dia tidur, "Bangun?"


Kean akhirnya membuka matanya tanpa daya dan benar saja dia melihat Creone berbaring disampingnya, yang juga memverifikasi tebakannya. Kean berkata sembari menatap mata Creone yang seolah-olah bisa menenggelamkamnya di lautan dalam, "Selamat pagi."


"Pagi." balas Creone acuh tak acuh. Namun dia memperhatikan peluh yang mengalir dari dahi Kean walaupun pagi ini sangat dingin. Kesalahpahaman semakin dalam.


"Mandilah dan kemudian sarapan. Lalu kita akan berbicara."


Kean buru-buru mengangguk dan pergi mandi. Dia tidak tahu seperti apa nasibnya nanti setelah ini. Kean juga banyak membaca informasi dan ada sesuatu yang disebut lembaga penelitian.


Ada beberapa ras berbeda di kekaisaran dan setiap kali akan dilakukan penelitian. Seperti apakah berbahaya atau tidak dan apakah bersahabat dengan manusia. Dan jika ada suatu zat yang berbahaya ras mereka tidak diizinkan masuk ke kekaisaran.


Kean tahu ini setelah mencari informasi dengan otak optik yang dipinjam dari Daniel. Namun ada juga diskusi menyeramkan seperti tidak membiarkan mereka keluar oleh peneliti jahat. Dan setiap bagian dari tubuh akan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.


Tentu saja diskusi ini tidak banyak dan mungkin sudah ditenggelamkan. Namun Kean berhasil menemukannya. Dan bagi dia, seorang pelintas, yang memasuki tubuh orang lain, Kean takut dia akan menjadi bahan penelitian setelah terekspos!

__ADS_1


Kean tidak mau!


__ADS_2