Perbedaan Kita Menuju Akad

Perbedaan Kita Menuju Akad
Prolog tapi bukan prolog


__ADS_3

Malam hari aku menerima surat dari nenek. Dia memintaku untuk terbang ke Negeri Ginseng.


**Isi Surat...


Ara cucuku,


Sudah lama nenek tidak bertemu setelah ayahmu menikah lagi. Tinggallah di rumah nenek beberapa pekan terakhir untuk menghilangkan rasa kecemasan nenek padamu, Ara.


Nenek sungguh kangen dan ingin melihat mu yang sudah dewasa ini. Saat nenek tidak ada nanti, nenek tidak perlu mengkhawatirkan mu lagi. Karena nenek merasa sangat senang saat kamu berada di sini bersama nenek.


Nenek**


z


Ketika ibu meninggal saat aku berusia 6 tahun, aku tinggal berpisah dengan nenek. Aku ikut ayah ke Indonesia dimana tempat tinggal ayah dulu sebelum menikah dengan ibu.


Ibu ku orang Korea Selatan yang menikah dengan ayah orang Indonesia. Aku terlahir menjadi anak blasteran Korindo singkatan dari Korea dan Indonesia.


Namaku Hae Ara Falisha umur 23 tahun yang baru lulus S1 di Universitas Indonesia. Ayah ku bekerja sebagai direktur utama di sebuah perusahaan besar di Indonesia. Setelah kepergian ibu yang cukup lama ayah menikah lagi dengan istri barunya yang sama-sama memiliki anak perempuan. Aku kira memiliki saudara perempuan dari mama baru itu seru karena ada teman bermain dan saling menerima keluh kesah. Ternyata tidak seperti dugaan ku. Hingga sekarang aku di nomor duakan oleh ibu. Ketika ada ayah perlakuan mereka berbeda terhadapku.

__ADS_1


Walau tidak melakukan kekerasan hanya hina dan ketidaksukaan pada ku membuat ku semakin tidak suka dan ingin pergi jauh dari rumah ini. Namun ayah melarang ku saat aku meminta pulang ke rumah nenek.


Disaat itulah aku bertekad untuk pergi jauh dan kembali ke tempat dimana aku di lahirkan.


Di bandara aku duduk termenung, memikirkan kondisi nenek yang bertahun-tahun tak mendapatkan kabar darinya.


Terdengar announcement dari bandara menuju Korea Selatan, aku bergegas Check In seraya membawa koper, setelah aku mendapatkan boarding pass lalu aku naik ke pesawat mencari tempat duduk yang tertera di tiket pesawat ku. Aku duduk di tempat paling nyaman dekat jendela yang memperlihatkan seluruh dunia dari atas. Pesawat pun mulai lepas landas setelah pramugari memberikan instruksi.


Terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi. Asisten Park Dae Ho sibuk menyiapkan semua kebutuhannya mulai dari pakaian dari atas sampai bawah dan sarapan paginya.


"Pak Kim..." panggil Asisten Park seraya mengetuk pintu kamar mandi dan selalu membawa tab untuk memeriksa jadwalnya.


Suara pintu terbuka, seorang pria yang berumur 37 tahun, bertubuh Perfect dengan wajah tegas, dan rahang yang terlihat menawan. Berkulit putih dengan style rambut seperti Oppa. Memakai handuk yang melilit di pinggangnya, mengambil pakaian seraya menyilakan rambut kebelakang.


Iya... Dia seorang CEO perusahaan logistik terbesar nomor satu di Korea Selatan "Kim ye Joon".


Dia mulai memakai setelan kemeja dan celana abu-abu tua. Memakai jam tangan berwarna perak dengan sepatu warna hitam. Tanpa memakai dasi dengan dua kancing di bawah leher yang terbuka.


POV author,

__ADS_1


Ganteng banget apalagi ada visualnya ya...


Tak bisa di bayangkan mungkin seperti malaikat cinta.


Setelah siap semua dia sarapan pagi dengan roti dan secangkir kopi. Ditemani asisten nya yang siap melalui kesibukan hari ini seraya memberitahukan jadwal yang sangat padat pada Pak Kim.


Hari itu Kim Ye Joon tiba di kantor dengan di sambut serta para pegawai lain saling menyapanya. Karyawan wanita yang suka sekali menyapa atasannya seperti melihat 2 malaikat yang jatuh dari langit ke-29🤔(memang ada ya langit ke-29 itu).


"Pria dewasa yang berjalan bak di karpet merah..." gumam karyawan wanita.


"Jalannya seperti model..." sahut karyawan wanita satunya seraya menatap tersepona.


"Aku mau pingsan..." sambung karyawan wanita lemas.


Pak Kim berhenti di depan lift menunggu lift terbuka, "Pak Kim, hari ini anda ada rapat bersama bagian pemasaran," ujarnya, "Dan makan siang dengan Presdir Kim siang nanti."


Budayakan like, favorite, vote, dan komen...


Untuk memberikan semangat Author...

__ADS_1


__ADS_2