Perjalanan Rey Didunia Fantasi

Perjalanan Rey Didunia Fantasi
Eps.11


__ADS_3

...**********...


...Selamat Menikmati...


...**********...


Rey dan Kepala Sekolahpun tiba di rungan test


"Baiklah untuk rest pertama adalah, mengetes kepadatan manamu, jika kamu mendapatkan warna Biru maka kau akan lulus test pertama, dan warba terdapat beberapa yaitu :


- Putih ( Terendah )


- Kuning


- Biru


- Hijau


- Orange


- Merah


- Ungu


-Hitam ( Tertinggi/Mitos )


Dan aku sendiri yang akan menjadi pengujimu, nah silahkan letakan tanganmu diatas batu pengetes"Ucap Kepala Sekolah


"Baiklah"Ucap Rey dan segera bergegas ke arah batu pengetes kepadatan mana dan mendapatkan warna hitam


'Sial padahal aku sudah menahan diri tapi masih mendapatkan warna hitam, bagaimana jadinya jika aku serius tadi pasti hancur batu ini, dan apakah masih ada warna lain diatas hitam' Ucap Rey mengeluh dalam hatinya


"Luar biasa kamu mendapatkan warna Hitam, memang guru yang hebat harus memiliki murid yang hebat juga"Puji Kepala Sekolah


"Terimakasih Kepala Sekolah"


"Kalau begitu tes keduanya"Lanjut Rey


"Kau tidak perlu melakukan test kedua, karena gurumu menulis semua kemampuanmu di dalam surat, aku tadi hanya mengetes apakah benar, ternyata kamu memang jenius, tidak kamu adalah jenius diantara jenius, bahkan para pahlawan hanya mendapatkan warna Merah dan 2 diantaranya warna Ungu"Ucap Kepala Sekolah


""Begitukah"


'Aku sudah bisa menebak siapa 2 orang itu' Batin Rey


"Yah dan kau akan dimasukan ke kelas S, tempat para jenius, dan para Pahlawan"Jelas Kepala Sekolah


"Kelas S ya?... Ohhh ya apakah aku boleh tetap mengenakan topengku"Ucap Rey


Hmmm aku mendengar dari Senior bahwa wajah muridnya sangat tampan, yang berati wajah mu tampan bukan lalu kenapa kau memakai topeng bukannya kau akan populer dikalangan wanita nantinya"Ucap Kepala Sekolah bercanda


"Sebab itulah aku memakai topeng, karena apa yang anda katakan akan membuat saya kerepotan"Balas Rey datar


"Hahaha baiklah kau boleh tetap memakai topeng, kalau begitu mari ikut denganku ke kelas S"Ajak Kepala Sekolah


Lalu Rey dan Kepala Sekolah pun berjalan kearah kelas S,dan setelah sampai Kepala Sekolah masuk begitu saja dan menyuruh Rey tetap diluar


"HALO ANAK-ANAK KELAS S AKAN KEDATANGAN MURID BARU JADI AKU HARAP KALI LAN BISA AKRAB"Teriak Kepala Sekolah dan menyuruh Rey memasuki kelas


Sebelum Rey masuk kelas terdengar berbagai bisikan murid kelas S

__ADS_1


"Siapa murid baru itu, sehingga kepala sekolah sendiri yang mengantarnya"Ucap salah satu murid


"Kau benar aku dengar dia sangat dingin kepada orang lain, jadi mana mungkin dia mau melakukan hal seperti tanpa alasan"Ucap murid lainnya


"Mungkin dia memiliki identitas yang luar biasa"Ucap murid lainnya


Rey pun masuk ke kelas, dan kelas seketika sunyi


dan terdengar bisikan para murid untuk sekali lagi


"Apa-apaan murid baru ini, hanya seorang anak cacat"Ucap salah satu murid


"Kau benar bukan hanya cacat pasti dia jelek sebab dia memakai topeng untuk memakai topeng"Ucap murid lainnya


"Cihh kenapa harus ada orang cacat satu kelas denganku"Ucap murid lainnya


Dan berbagai bisikan lainnya yang terdiri dari kata-kata negatif bagi Rey, tetapi berbeda dengan Laura, dan Ellen


"Entah mengapa aku merasakan perasaan akrab darinya"Ucap Laura


"Akrab? Lebih baik kau jauh-jauh darinya Laura buang pemikiran perasaan akrab yang kau rasakan itu"Ucap Ellen serius dengan telepati


"Memangnya kenapa aku harus jauh-jauh darinya"Tanya Laura herab pada Ellen melalui telepati juga agar tidak ada yang tau bahwa Laura sedang berbicara dengan Ellen


"Karena anak itu sangat berbahaya, aku dapat merasakan sesuatu kekuatan yang sama kuatnya denganku disekitarnya, dan kekuatan tersebut berelemen kegelapan, dan untuk anan tersebut dia memiliki level yang jauh lebih darimu, sebab itulah aku menyuruh menjauhi dan mewaspadainya"Ucap Ellen


Ucapan Ellen membuat Laura sangat terkejut, dia tidak menyangka dibalik penampilan cacatnya dia memiliki sesuatu yang


mengerikan menjaganya yang kekuatannya setara dengan Great Spirit kontraknya, bukan hanya itu saja bahkan dia memiliki level yang lebih tinggi dari dirinya yang seorang Pahlawan


"Baiklah aku mengerti"Jawab Laura serius


"Great Spirit Cahaya sudah memiliki kontrak


menarik... sepertinya yang dia kontrak adalah seorang Pahlawan tidak buruk"Ucap Draco


Kembali Kecerita~


"Kepala Sekolah apa-apaan ini kau memasukan orang cacat kekelas kami para jenius"Ucap salah satu Pahlawan, yang mana Pahlawan tersebut adalah Roni dengan sombong


"Hahaha... kau memang jenius tapi dia adalah jenius diantara para jenius"Ucap Kepala Sekolah


"Apakah itu benar Kepala Sekolah?"Tanya Roni


"Apakah kau meragukanku"Tanya Kepala Sekolah dingin


"Ti..ti..tidak Kepala Sekolah"Takut Roni


"Jika ada yang tidak senang akan kedatangannya kalian dapat menantangnya"Ucap Kepala Sekolah


Roni yang mendengar ucapakan kepala sekolah pun senang, dan mencoba menantang Rey, dan berjalan mendekat kearah Rey untuk menantangnya dan mengusirnya dari kelas yang seharusnya kelas para jenius


Pikir Roni


Namun saat ia akan menantang Rey dia mendapatkan tekanan yang kuat membuat dia harus berlutut


'Apa-apaan tekanan ini' Batin Roni


"Heehh hanya sedikit tekanan ku saja kau sudah begini bagaimana jika aku mengeluarkan seluruh tekanan ku mungkin kau sudah mati"Ledek Rey pada Roni

__ADS_1


'Setidaknya aku membalas sedikit dendamku Roni' Batin Rey dengan seringai terpampang dibalik topeng


"Ba..ba...bagaimana mungkin"Ucap Roni


"Didunia ini tidak ada yang tidak mungkin, kau yang memiliki sedikit kekuatan saja sangat sombong"Ledek Rey lagi


"Ka..kau aku adalah seorang Pahlawan beraninya kau memperlakukan ku seperti ini"Teriak marah Roni


Rey berjalan mendekat ke arah Roni dan menginjak kepalanya dan berkata


"Memangnya aku peduli bahwa kau adalah seorang pahlawan"


Apa yang dilakukan oleh Rey benar-benar membuat terkejut seluruh murid kelas S,


karena Roni adalah murid terkuat kedua setelah Laura


"Ke..ke..kepala sekolah bukannya kau harus mengusirnya karena dia melanggar peraturan bahwa tidak boleh menindas murid lain"Ucap Roni dengan tidak malunya


"Mengapa aku harus menghentikannya, dan kau pikir aku tidak tahu bahwa kau juga sering menindas murid yang lebih lemah darimu"Ucap Kepala Sekolah dingin


"Ap..a..apa aku tidak perna~"Ucapannya terpotong karena Rey menginjakkan kakinya di kepala Roni lebih keras sehingga Roni pingsan


"Berisik"Ucap Rey


Sekali lagi seluruh murid kelas S terkejut dengan apa yang mereka lihat


dan terdengar berbagai bisikan


"Dia sungguh kuat bukan"Ucap salah satu murid kelas S


"Kau benar untung aku tidak menyinggungnya"Ucap murid lainnya diangguki murid kelas S lainnya


Beserta bisikan lainnya


"Baiklah apakah masih ada yang tidak suka keberadaannya"Tanya Kepala Sekolah dibalas gelengan kepala semua murid kelas S


"Baiklah kau bisa duduk disebelah murid yang bernama Laura"Ucap Kepala Sekolah


'Laura ya? seperti yang aku duga bahwa dia adalah satu dari Pahlawan yang mendapatkan warna Ungu' Batin Rey


"Baiklah untuk murid yang bernama Laura silahkan angkat tangan"Ucap Kepala Sekolah, dan Laura pun mengangkat tangannya


Segera setelah Laura mengangkat tangannya dia berjalan kearah sebelah Laura, yang membuat seluruh murid laki-laki iri dengan Rey berniat untuk mencelakainya tetapi mengingat Rey memperlakukan Roni mereka segera menyingkirkan niatnya


"Halo namaku Laura"Sapa Laura setelah Rey duduk disampingnya


"Rey"Singkat Rey


'Rey? jangan bilang... tidak-tidak mungkin Laura Rey sudah meninggal' Batin Laura


'Dan bukannya aku harus menjauh darinya tetapi kepala sekolah malah menyuruhnya duduk disebelahku' Batin Laura menghela napas


...**********...


...__________...


...----------...


😊

__ADS_1


__ADS_2