
[Selamat Menikmati Para Reader Jangan Lupa Like,Vote,Masukin Daftar Fav Gue Maksa Ini (•‿•) ]
"Baiklah saat pertandingan kedua, untuk peserta di silahkan naik ke arena"
Saat ini adalah pertarungan antara dua Pahlawan wanita :
Laura
Lani ( Sij4l4ng (ಠ益ಠ) )
Dan mereka pun menaiki arena
"Pertandingan dimulai"
Lani pun menjadi yang pertama menyerang
-Tebasan Api
( Gini Aja Ya Capek Nerjemahin Skillnya Kebahasa Inggris, Karena Saya Tidak Pintar Bahasa Inggris )
Laura pun menangkis dengan skill Pelindung Air
"Cih, seharusnya kau menerima serangan ku saja"Kesal Lani tapi Laura mengabaikannya yang membuat dia tambah kesal
Lani pun menyerang Laura dengan gilanya sedangkan Laura menghindarinya dengan mudah, melihat Laura dengan mudahnya menghindari serangannya membuat dia putus asa dan menyerang Laura lebih gila
"Apakah kau seorang Pahlawan?, Sungguh menyedihkan"Ejek Laura melihat Lani yang terlihat putus asa
"Diam kau ****** sialan"Teriak Lani
"Kau yang seorang ******"Ucap Laura dingin
Lani terlihat semakin marah, dan semakin marah seorang maka akan semakin banyak celah yang dimilikinya, karena orang marah tidak memakai akal lagi saat menyerang
Laura yang melihat banyak celah pun tidak membiarkannya begitu saja, dia menyerang bagian celah Lani sehingga membuat Lani terlempar menabrak dinding dan pingsan ditempat
"Pemenangnya adalah Laura"Teriak Wasit, dan para penonton pun bersorak
"Baiklah saatnya pertandingan ketiga
Devon Vs Angga"
Segera kedua peserta menaiki arena
"Apakah kalian siap"Tanya wasit, dibalas anggukan Devon, dan Angga
"Kalau begitu pertandingan dimulai"
Devon dan Angga pun bertarung menggunakan pedang, karena memang senjata mereka adalah pedang, dan terlihat bahwa Devon lebih hebat daripada Angga
Disaat mereka berdua bertanding Angga secara tidak sengaja membuat kesalahan dan membuatnya lengah, Devon yang melihat Angga lengah tidak tinggal diam saja dia segera menyerang Angga sehingga tepar
"Pemenangnya adalah Devon"
"Ooooooooo"Sorak Penonton
"Baiklah langsung saja pertandingan keempat
Tanto Vs Rubi"
Kedua belah pihak pun naik ke arena
__ADS_1
"Apakah kalian siap?"
"Ya"
"Bagus kalau begitu pertandingan dimulai"
Tanto dan Rubi pun segera menjauh membuat jarak
Tanto menyerang menggunakan sihir bola api yang lumayan besar dan Rubi mengikisnya menggunakan pedangnya yang dilapisi oleh mana
Tetapi tidak sampai begitu saja Tanto menyerang dengan bola api yang berjumlah puluhan
Rubi yang melihat puluhan bola api pun, memakai skillnya Tebasan Air dan membuat semua bola api terbelah dan padam seketika
Pertarungan terus berlanjut hingga dimenangkan oleh Tanto
"Kau menang Tanto"Ucap Rubi mengakui kekalahannya
"Walaupun aku menang tetapi aku mendapatkan perlawan yang sangat besar darimu"Balas Tanto, dan mereka pun berdua pun tertawa
Skip Aelah ( Semua Yang Di kiri Kalah )
Erika - Armi
Mona - Gita
Geri - Nina
Dilan - Weibu
Bastian - Bities
"Baiklah ini adalah pertandingan kelas S terakhir untuk hari ini"
Rey dan Pelastik pun memasuki arena
"Hey kau sebaiknya menyerah saja"Ucap Pelastik penuh kesombongan, sepertinya dia lupa kejadian saat Rey menginjak kepala Roni karena sudah 6 Bulan berlalu
"Tidak usah beromong-kosong nama aneh"Ejek Rey
"Beraninya kau mengejek nama ku yang sangat aestetik ini"Marah Pelastik:v
"Memangnya kau bisa apa, banci sekali tepok nangis kau"Ejek Rey lagi
"Kau.. hey wasit bisakah kau memulainya"Teriak Pelastik pada wasit, karena dia sudah tidak tahan ingin menghajar Rey
"Baiklah kalau begitu pertandingan dimulai"
Segera setelah pertarungan dimulai, Pelastik bergegas menyerang Rey dengan serangan jarak dengan pedang
"Karena kau menghinaku Pelastik yang seorang bangsawan agung, mati"Raung Pelastik
Sedangkan Rey menghindari semua serangan Pelastik dengan mudah, serta sesekali membalas dengan pukulan ringan
Pelastik yang menyadari serangan jarak tidak berguna sama sekali, jadi dia menggunakan serangan jarak jauh, tetapi tetap saja Rey tidak mengalami kerusakan karena Rey menggunakan manipulasi elemen tanah untuk melindunginya
"Apakah kau sudah puas"Tanya Rey
"Sialan kau, jadi sejak awal kau hanya mempermainkanku"Teriak Pelastik
"Yah begitu lah"Jawab Rey santai
"Dan karena aku tidak ingin terlalu berlama-lama ditempat membosankan ini jadi..."Rey langsung menghilang dan muncul dihadapan Pelastik dan menendangnya hingga terpental
"Pemenangnya adalah Rey"Teriak wasit, dan sorakan seluruh penonton terdengar, sedangkan, Rey saat ini sudah berada di kota Worford menggunakan skill Teleport yang dia ciptakan
__ADS_1
( Kenapa Rey tidak menggunakan skill Teleport ke hutan untuk berlatih skill kutukan, itu karena dia ingin menikmati perjalanan:v )
"Yah 6 berlalu sejak terakhir kali aku kesini"Ucap Rey bernostalgia
"Ngomong-ngomong bagaimana nasib tuan muda yang kupatahkan tangannya?"
"Sudahlah itu bukan urusanku"Lanjut Rey dan memasuki Kota setelah selesai pemeriksaanya
Dia pun berjalan ke penginapan Kucing Peduli
Kringg ( Pintu Terbuka )
"Selamat Datang Di Penginapan Kucing Peduli Tuan"
"Yah sudah 6 bulan berlalu sejak aku terakhir kali disini"Ucap Rey
"Bertopeng, berkarisma, keren.... Jangan-jangan Anda adalah tuan Rey"Ucap resepsionis
"Yah kau benar, meskipun terlambat bukannya aneh jika hanya kau yang mengetahui namaku bukan?, sedangkan aku tidak mengetahui namamu"Ucap Rey
"Ahh, maafkan aku tuan karena lupa memperkenalkan diri, kalau begitu nama saya adalah Karin tuan"
"Karin yah nama yang bagus"Ucap Rey, dan itu membuat Karin memerah membuat Rey bingung kenapa wajah Karin memerah, dan lebih parahnya lagi orangnya sendiri tidak mengetahui penyebabnya
"Baiklah langsung saja kuncinya, dan untuk bayaran ini 8 Koin Emas kembaliannya untukmu saja"Ucap Rey
"Baiklah tuan ini kuncinya"Ucap Karin senang
Setelah mendapatkan kuncinya Rey segera bergegas kekamarnya
Sedangkan Di Kerajaan Suci Kediaman Duke Frost
"Apakah kalian sudah menemukan pelaku yang membuat anakku menderita seperti ini"Ucap seorang pria tua, yang mana dia adalah kepala Keluarga Frost bernama Kananda kepada seorang prajurit yang berlutut di depannya
"Sudah tuan"Balas prajurit tersebut
"Kalau begitu ucapkan yang kau ketahui tentangnya"Ucap Kananda
"Baiklah, dia adalah murid Akademi Worford dan berada di kelas S, dan untuk kekuatannya berkisar di SSS Rank tingkat menengah tuan, sebab itulah dia dapat mengalahkan penjaga tuan muda, dan dilihat dari usianya dia masih berkisar 16 tahun tuan"Ucap penjaga
"Sepertinya akan merepotkan untuk membalaskan dendam kepada anak itu mengingat anak itu adalah seorang jenius Akademi Worford dengan kekuatan yang sangat kuat mengingat usia nya masih muda"Ucap Kananda
"Tetapi bagaimana pun caranya aku akan tetap membalaskan dendam anakku"Ucap Kananda penuh amarah mengingat saat anaknya pulang tangannya patah
Mereka harus mengeluarkan banyak Koin untuk membeli Pontion tingkat tinggi untuk menyembuhkan tangan anaknya
Kembali Ke Rey
...**********...
...__________...
...----------...
Like, Komen, Masukin Daftar Fav Gue Maksa Nie ^_________^
Dan Bonus Lagi Guys
-302215
-341541
Seperti Sebelumnya Jangan Berlebihan😋
☺️
__ADS_1