
[Selamat Menikmati Para Reader Jangan Lupa Like,Vote,Masukin Daftar Fav Ok! ]
Pagi pun tiba
Rey saat ini sedang berada di gerbang kerajaan, Rey sedang menunggu Shofia yang sedang melakukan perpisahan dengan kedua orang tuanya
"Ohh ayolah, kenapa kalian sangat lama"Ucap Rey
"Bisakah kau diam!!"Teriak marah Shofia yang mengganggu momen sedih mereka
30 Menit Kemudian
Rey yang mulai kesal pun langsung menarik Shofia yang sedang berada di pelukan kedua orang tuannya
"Baiklah kalau begitu kami pergi dulu"Ucap Rey Pada Raja&Ratu
"Aku pergi dulu Ayah&Ibu"Ucap Shofia sedih
"Yah hati-hati di jalan nak"Teriak Raja&Ratu bersamaan
"Sungguh kekanak-kanakan"Ejek Rey
"Diam kau"Teriak Marah Shofia
"Baiklah kita akan ketempat penjualan kuda untuk membeli kuda yang akan kita pakai menuju Akademi Worford"Lanjut Shofia
"Tidak, kita akan berjalan menuju Akademi Worford"Ucap Rey
"Hey!, apa kah kau ingin aku mati"Teriak Shofia
"Sudah kubilang sebelumnya jangan membuat hal-hal merepotkan ku"Ucap Rey
"Cih, baiklah tapi bisakah kita naik kuda saja"Ucap Shofia dengan nada imut nya
"Jangan sok imut kau, itu tidak akan mempan dengan ku"Ucap Rey
"Aku takut kau adalah seorang pria yang mencintai pria atau bisa disebut Gay"Curiga Shofia
Rey hanya menatap datar ke arah Shofia dan berkata
"Terserah pada menganggap aku apa"
"Sudahlah aku terlalu malas berbicara dengan mu"Ucap malas Shofia
Mereka pun melakukan perjalan selama 3 Minggu, dan Shofia sudah mulai terbiasa dengan Rey, tetapi berbanding sebaliknya dengan Rey
Selama perjalan mereka juga sering bertemu dengan para Monster, Rey selalu menyuruh Shofia melawan monster jika itu adalah monster A~B Rank, Jika keatas maka Rey yang akan melawannya
Bukannya hanya monster yang mereka temui, mereka juga bertemu dengan bandit, Rey selalu menjarah barang setelah membantai bandit
Walaupun tidak terlalu berguna baginya, tetapi sungguh sangat disayangkan jika ditinggal begitu saja
"Huh, sungguh melelahkan, jika kita menaiki kuda, kita akan sampai lebih cepat"Keluh Shofia
"Diam lah jangan banyak mengeluh, ini juga sebagai pelatihan mu sebelum masuk Akademi Worford"Ucap Rey
"Pelatihan apanya"Kesal Shofia
"Melakukan perjalan panjang sama dengan melatih daya tahan tubuhmu, melakukan pertarungan dengan monster untuk meningkatkan Kekuatan, dan Ketrampilan bertarungmu"Jelas Rey
"Jadi jangan banyak mengeluh"Lanjut Rey
"Baiklah aku mengetik"Ucap Shofia murung
"Kita akan sampai 3 hari lagi, dan aku akan berpisah dengan wanita merepotkan seperti mu"Ucap Rey dengan pelan di bagian terakhir, tetapi masih bisa didengar oleh Shofia
__ADS_1
"Apa kau bilang!!"Teriak Shofia, tetapi Rey mengabaikannya
3 Hari Kemudian
"Cih, aku sedang menjauh dari sini, tetapi hari aku kembali"Ucap Rey
"Baiklah, mari kita masuk"Ucap Rey mengajak Shofia masuk
"Bukannya calon murid harus mencari penginapan di luar"Tanya Shofia
"Sudahlah mari ikut aku"Ucap Rey memasuki Akademi di ikuti Shofia
Saat berada di gerbang saat mereka akan di hentikan penjaga, Rey langsung saja menunjukan token nya, dan masuk dengan mudah
"Hey kau kemari"Panggil Rey saat melihat salah satu murid wanita
Murid itu pun mendekat saat ada yang memanggilnya, dan saat tau siapa yang memanggilnya langsung saja terkejut, karena yang memanggil nya adalah Rey, yang menjadi Idola para murid Akademi Worford karena sangat kuat dan misterius, begitu juga dengan nya dia sangat mengidolakan Rey
"Y..ya senior Rey"Balas nya
"Beritahu aku dimana letak ruangan kepala sekolah"Ucap Rey
"Ahh, baiklah ruangan kepala sekolah di lantai 3 ruangan paling ujung"Ucap Murid tersebut
"Terimakasih, kalau begitu ayo shofia"
"Tunggu senior"
"Ada apa?"Tanya Rey
"Bolehkah aku meminta tanda tangan anda"Ucap murid wanita tersebut dengan wajah memohon
"Ha? tanda tangan buat apa"Heran Rey
"Untuk aku pamerkan kepada teman-teman saya senior"Balas wanita tersebut
"Apa senior tidak tahu, bahwa senior menjadi idola para Murid Akademi Worford"Ucap wanita tersebut dengan sangat antusias
"Idola? sejak kapan"
"Sejak senior memenangkan turnamen, dan senior terlihat sangat keren saat itu"Ucap nya antusias
"Apa memenangkan turnamen"Teriak kaget Shofia yang sejak awal diam
"Yah, senior Rey memenangi turnamen dengan sangat keren, bahkan para pahlawan di kalahkan"Ucap Nya
"I..i..ini bagaimana mungkin"Gumam Shofia tidak percaya
"Bolehkan senior"Ucap nya lagu dengan wajah imut
"Baiklah, dimana aku akan menandatangani"
"Di sini tuan"Ucap nya sembari memberikan buku yang terlihat seperti buku hari-hari
Rey pun menandatangani di buku tersebut, lalu mengajak Shofia keruangan Kepala Sekolah
...Ruth POV...
Namaku adalah Ruth saat ini aku sedang berjalan-jalan untuk menjawab sekitar Akademi, namun saat aku sedang mengawasi aku mendengar suara memanggil ku
Aku pun mendekat kepada suara yang memanggilku, betapa terkejut nya aku mengetahui siapa yang memanggilku
"Memakai topeng, terlihat keren, berkarisma, Di..d..dia adalah senior Rey"Ucap Ruth dalam hati
"Y..ya senior Rey"Ucap ku
__ADS_1
Lalu dia pun menanyakan ruangan kepala sekolah, dan aku pun menjawab di lantai 3 ruangan paling ujung
Senior Rey berterimakasih dan akan pergi, melihat hal itu aku pun langsung saja menghentikan nya
"Tunggu senior"
"Ada apa?"Tanya senior Rey
Aku pun meminta tanda tangan dari senior Rey yang membuat dia heran, dan bertanya buat apa saya meminta tanda tangan nya
Saya menjawab untuk memamerkannya yang membuat senior Rey lebih heran, saya pun menjelaskan alasan saya mengapa meminta tanda tangannya dengan sangat antusias
Dan tiba-tiba seorang wanita dibelakangnya berteriak kaget saat aku mengatakan bahwa senior Rey memenangkan turnamen
Dia terlihat sangat cantik, bahkan menyamai kecantikan Putri Anna
Saya pun menjelaskan tentang tuan Rey lebih lanjut, dan saya juga meminta tanda tangan senior Rey sekali lagi
Dan saya sangat senang senior memberikannya, setelah memberikan tanda tangan dia pergi menuju ruangan Kepala sekolah
Setelah kepergian senior rey, saya pergi ketempat teman saya untuk memamerkan tanda tangan senior Rey
"Hey lihat tanda tangan siapa yang kudapatkan"Ucap Ku
Lalu mereka mendekati ku, dan melihat tanda tangan senior Rey terdapat tulisan Rey
"I..in..ini tanda tangan senior Rey"Kaget salah satu temanku, jujur itu sangat menghiburku
"Tentu saja"Ucap ku sombong
"Dimana senior Rey"Ucap mereka dengan sangat semangat
"Cari saja sendiri"Ucap ku yang membuat mereka sangat kesal yang membuat tertawa
"Lain kali jika kami bertemu dengan nya, kami akan langsung meminta tanda tangannya"Ucap mereka penuh tekad
...Normal POV...
Saat ini aku dan Shofia sedang berada di depan pintu ruangan kepala sekolah, dan mengetuk pintunya
"Siapa?"Tanya seseorang dari dalam
"Ini aku pak tua"Jawabku yang membuat Shofia memandangku kaget karena memanggil kepala sekolah dengan panggilan yang tidak sopan sama sekali
"Masuk"
Kaki pun masuk, terlihat kepala sekolah sedang duduk di mejanya, dan terlihat di mejanya begitu banyak kertas bertumpukan
"Nak kau kabur lagi"Ucap nya
"Yah, karena sekolah mu sangat membosankan"Ucap ku
"Haish, baiklah apa yang kau ingin kan"Tanya nya
"Aku ingin~"
...**********...
...__________...
...----------...
Like, Vote,Komen, Dan Masukin Daftar Fav,
Biar Author Makin Semangat Up Nya.
__ADS_1
Dan Untuk Sekali Lagi Aku Ingatkan Like,Vote Lah Cok Demi Kebaikank...Uhuk Maksudnya Demi Kebaikan Bersamaಠ‿ಠ.
Enjoy!!!