
Di hutan terdalam death forest
Dihutan terdalam hutan death forest sebuah rumah sederhana, didalam terdapat seseorang pria tampan dalam keadaan pingsan, dan tiba-tiba pria tersebut bergerak pertanda akan segera siuman
"Dimana ini bukannya aku semalam pingsan saat melawan Harimau sialan itu"Gumamnya saat sudah siuman
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dari arah pintu dan pintu pun terbuka
"Ara ara~ Ternyata kamu sudah sadar"Ucap orang tersebut, dia adalah seorang wanita dewasa tipe milf idaman, memiliki lekuk tubuh yang bagus, bisa dibilang 2 tingkat dibawah Dewi Freya
"Ara ara~ Apakah kau berpikir jorok tentangku, tetapi tidak apa kalau itu lelaki tampan sepertimu fufufu~"Ucapnya dengan nada menggoda
Dia pun segera meraba wajahnya dan mendapatkan bahwa sudah tidak memakai topeng dan ia kembali melirik ke wanita dewasa tersebut dan berkata
"Siapa kau? Dimana ini?" Tanya Rey dengan dingin
"Ara ara~ Beginikah kamu memperlakukan penyelamat mu"Tanya Wanita dewasa tersebut dengan nada menggoda
"Jawab"Bentak Rey
"Baik-baik aku adalah Charlotte dan dimana kita, kita saat ini berada death forest bagian dalam"Ucap wanita bernama Charlotte itu dengan santainya
"Appppaaa.... Kau pasti tau kan kalau aku hampir mati di daerah tengah kalau bukan kau menyelamatkanku tapi kau malah membawaku ketempat yang lebih bahaya"Teriak histeris Rey
"Tenang saja selama ada aku disini kamu tidak akan terluka, dan juga rumah ini sudah dikelilingi aray pelindung buatanku"Ucapnya dengan berlagak sombong
'Hah kau pikir aku akan percaya... kali begitu aku akan melihat statusnya apakah dia kuat' Batinku
Namun saat aku melihat statusnya aku benar-benar kaget bukan main karena statusnya :
[Nama : Devon
Umur : 375
Level : 477 ( Divine Rank )
Title : Former Party Hero Before, Ancestor of the sky kingdom
Job : Great Mage
HP : 3.916.183
MP : 4.383.813]
"Apa-apaan ini anggota party Pahlawan sebelumnya"Teriak Rey
"Ha? Apa? Hoh apakah kau memiliki skill yang dapat melihat status orang lain"Ucap Charlotte dibalas anggukan Rey
"Benar-benar kemampuan yang merepotkan dapat melihat status orang lain"Ucapnya
"Dan aku mengapa kau tidak memiliki tangan kiri, dan aku dapat mengetahui bahwa kamu buta tetapi seperti masih bisa melihat, bagaimana cara kau melakukannya"Lanjutnya
"Untuk tanganku itu sudah putus saat aku masih kecil dan untuk mata ya aku memang buta dan bagaimana cara aku dapat seperti melihat itu karena aku memiliki indera yang tajam"Ucap Rey
__ADS_1
"Kau tau aku dapat mengetahui bahwa kau berbohong di bagian matamu tapi tidak dengan matamu, tetapi setiap orang berhak memiliki rahasianya tersendiri"Ucap Charlotte
"Ya Terimakasih atas pengertiannya... dan mengapa Seorang leluhur Kerajaan Langit berada disini"
"Aku hanya ingin tinggal disini"
"Ohhh oke dan ngomong-ngomong umur mu sangat tu~"Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya kepalanya dipukul oleh Charlotte dan berkata
"Apakah kau tidak pernah di beritahu jangan membicarakan soal umur dengan wanita"Tanya Charlotte dengan wajah tidak bersahabat, yang dibalas gelengangan kepala Rey
"Haish sudahlah aku melihat mu bertarung dengan monster harimau tersebut, walaupun menang kau terluka tapi itu adalah pencapaian yang sangat-sangat bagus untuk anak berusia 15 sepertimu"Ucap Charlotte
"Dari mana kau tau usiaku dan bukannya tidak baik membahas usia dengan seorang"Ucapnya dengan heran sembari meledek Charlotte yang membahas soal usia
"Uhuk uhuk... Nah karena kau adalah seorang jenius aku berniat menjadikan mu muridku, apakah kau mau menjadi muridku"Tawar Charlotte
"Melihat kau memiliki level tinggi beserta umu~"Belum sempat melanjutkan kata-katanya dia mendapatkan tatapan tajam dari Charlotte
membuatnya bergidik
"Uhuk uhuk... kau memiliki pengalaman hidup dan mati berkali-kali dan pasti kau memiliki pengalaman yang hebat jadi aku akan menerima kau menjadi guruku"Ucap Rey tegas
"Bagus...Bagus sembahlah gurumu ini"Ucap Charlotte dengan gaya sombong
"Sepertinya aku melakukan kesalahan dengan menjadi muridmu"Ucap Rey
"Ayolah aku hanya bercanda"
"Baiklah kita akan melakukan pelatihan pedang walaupun teknik pedangmu bagus tapi masih perlu diasah"
"Hmpp kamu pikir aku ini siapa? walaupun aku seorang Mage tapi aku bisa memakai pedang lebih baik darimu"Ucapnya dengan gaya sombongnya lagi
"Guru kau sangat sombong, aku sebenarnya lebih kuat darimu"Ucap Rey
"Hah? Lebih kuat darimananya"Tanya Charlotte
"Apakah kau sudah sekuatku saat seusiaku"Tanya Rey yang membuat Charlotte terdiam
"Baiklah kau bisa beristirahat lebih aku tau kau masih lemah, aku akan membuat jadwal latihan mu"Ucapnya mengalihkan pembicaraan dan pergi begitu saja
Rey hanya menghiraukan kepergian Charlotte dan tidur untuk memulihkan kekuatannya
Besoknya
Pagi pun tiba, terlihat Rey yang saat ini sudah dalam keadaan maksimalnya dengan bantuan pengobatan Charlotte kepadanya
"Guru sungguh hebat dapat menyembuhkan ku dengan mudah"Ucapnya kagum pada guru barunya
"Tentu saja"Ucap suara yang tiba-tiba muncul dari belakangnya, ia dapat mengenali suara tersebut dan mengalihkan perhatiannya kepada pemilik suara, dan benar saja dia adalah Charlotte guru baru Rey yang saat ini sedang berpose sombong
"Sepertinya lain kali aku tidak akan memujimu lagi guru"Ucapnya Rey
"Hey ayolah sombong sekali-sekalikan bisa"
__ADS_1
Rey hanya mengabaikannya dan mengambil sebuah pedang yang telah disediakan oleh Charlotte
"Baiklah mari kita pelatihannya"Ucap Charlotte dengan sengiran kejamnya
Pelatihan Rey pun dimulai, dan benar saja gaya berpedang Charlotte lebih mulus dari pada gaya berpedang nya
Mereka melakukan pelatihan gaya berpedang selama seminggu, dan gaya berpedang Rey sudah meningkat drastis
"Huh memang susah memiliki murid jenius sepertimu, kamu bisa menyerap semua ilmu yang aku berikan seperti spons saja"Ucapnya mengeluh
"Apa-apaan.. biasanya seorang guru akan senang mendapatkan seorang murid jenius tapi guru?"Tanya heran Rey
"Aku memang senang mendapatkan murid jenius, tapi kau berbeda tingkat kejeniusannya sudah berada di dunia yang berbeda dengan jenius-jenius jaman dulu maupun jenius jaman sekarang, dan entah mengapa itu membuatku sedikit jengkel"Ucap Charlotte
"Ahh guru sabar-sabar"Ucap Rey mencoba menenangkan Charlotte
"Haft Huft Haft Huft (Tarik napas buang napas)
Baiklah aku sudah tenang, aku akan memulai pelatihan mu yang berikutnya"Ucapnya ketika ia sudah tenang
"Baiklah apa pelatihan ku berikutnua"Ucap Rey semangat
"Pelatihan mu adalah~"Charlotte menghentikan kata-katanya dan memasang senyuman yang terlihat tidak biasa di wajah cantik Charlotte
Rey tiba-tiba merasa ada yang salah dengan senyum gurunya, tetapi ia mencoba menenangkan diri dan menunggu Charlotte menyelesaikan kalimatnya
"Bertahan hidup selama 3 Minggu di hutan wilayah tengah ini"Lanjut Charlotte dengan senyuman yang semakin lebar
Sedangkan disisi lain Rey benar-benar syok mendengar pelatihan yang akan dilakukannya karena bertahan hidup di walayah menengah saja sudah sulit dan ini malah diwilayah dalam apakah gurunya ingin ia mati
"Guru apa kau ingin aku mati"Tanya Rey
"Tenang saja jika kau dalam keadaan bahaya aku akan segera menolongmu"Ucapnya
"Tapi gu~"Belum sempat Rey melanjutkan kata-katanya dia sudah dilemparkan oleh Charlotte keluar dari penghalang yang berada disekitar rumah sederhana Charlotte
Rey mencoba masuk lagi kedalam aray pelindung namun naas dia malah terpental
"Sialan kau nenek tua"Teriak Rey
Secara tiba-tiba petir menyambar ke arah Rey
beruntung dia dapat menghindar, tetapi tidak berakhir sampai disitu petir lainnya ikut menyambarnya
'Cihh ini pasti ulah guru' Gumamnya kesal
Rey pun memulai survive nya selama 3 minggu di death forest bagian dalam
...**********...
...__________...
...----------...
__ADS_1
😊