
[Selamat Menikmati Para Reader Jangan Lupa Like,Vote,Masukin Daftar Fav Gue Maksa Ini (•‿•) ]
Pagi pun tiba, dan Rey bangun dari tidur nya dan mandi, setelah mandi turun ke bawah untuk memesan makannya
Karin yang saat ini sedang menjaga meja resepsionis melihat Rey menuruni tangga dan menyapanya
"Selamat pagi tuan Rey"Sapa Karin
"Pagi... aku ingin memesan makanan rekomendasi disini"Ucap Rey
"Baiklah mohon menunggu sebentar tuan"Ucap Karin
Tidak berselang lama makanan Rey pun tiba, seperti biasa dia akan memakan makanannya dengan tetap mengenakan topengnya, tanpa melepaskannya
Selesai makan Rey pun mendekat ke arah meja resepsionis untuk membayar makannya, dan untuk memberikan kuncinya
"Tuan, apakah tuan akan pergi lagi"Tanya Karin
"Yah, aku harus mengikuti turnamen hari ini"Ucap Rey
"Turnamen saat ini adalah untuk kelas S, apakah tuan murid kelas S"Ucap Karin antusias
"Yah, begitulah"Balas Rey santai
"Kalau begitu aku tidak bisa sama sekali menahan tuan"Ucap Karin sedih
Rey yang melihat ekspresi sedih Karin hanya biasa saja karena menurutnya para wanita bisa berubah kapan, dan dimana saja seperti teman masa kecilnya ( Lani )
"Kalau begitu aku pergi dulu"Ucap Rey dan segera keluar penginapan, dan mencari tempat yang sepi untuk menggunakan skill Teleport nya, karena jika ada yang melihat dia memakai Teleport maka akan terjadi kehebohan karena skill Teleport adalah skill yang bahkan para legenda jarang miliki
Setelah sampai di Akademi dengan skillnya, dia berjalan menuju Arena dan terlihat bahwa arena sudah dipenuhi oleh para penonton
"Pertandingan belum mulai tapi para penonton sudah pada berdatangan"Ucap Rey heran
"Tentu saja karena mereka sangat berantusias menonton pertandingan Kelas S"Ucap Kepala Sekolah yang sejak kapan muncul di sebelah Rey
"Apa yang kau lakukan disini Pak tua, bukannya kau sudah memiliki tempat mu sendiri"Ucap Rey
"Tidak ada, aku hanya ingin disini"Balas Kepala Sekolah dengan tersenyum ke arah Rey
"Jangan tersenyum ke arahku pak tua, aku masih normal"Ucap Rey dingin
"Sialan kau bocah, aku ini pecinta wanita bukan seorang laki-laki"Teriak kepala sekolah dengan marah kepada Rey
"Dasar Gay"Ejek Rey
"Ka...k...kau, sudahlah lebih baik kita berhenti lihat pertandingan akan segera dimulai"Ucap kepala sekolah mengalihkan pembicaraan
"Baiklah hari ini pertandingan kedua akan segera dimulai"Teriak wasit
"Woooooo"
"Baiklah kami sudah menentukan lawan masing-masing yaitu :
Roni - Dilan
Laura - Erika
Mona - Bastian
Devon - Tanto
Rey - Geri
Dan mari kita mulai pertandingan pertama
Roni Vs Dilan"Teriak Wasit
Roni dan Dilan pun menaiki arena
"Kau tau aku siapa bukan lebih baik kau menyerah saja"Ucap Roni
"Aku tidak akan menyerah tanpa adanya perlawanan"Ucap Dilan
__ADS_1
"Baiklah tapi jangan kau salahkan aku jika kau mengalami cedera parah"Sinis Roni tapi diabaikan oleh Dilan
"Pertandingan Dimulai"
Roni segera melesat ke arah Dilan langsung menyerang bagian dadanya dengan gaya menusuk, tetapi Dilan dapat menangkisnya walaupun sedikit kesusahan karena kekuatan Roni diatasnya
"Cih"Decih Roni
Roni selalu menyerang Dilan berkali-kali, dan setiap serangan akan menyerang titik vital yang akan berakibat batal jika mengenainya, terlihat Dilan sudah mulai kelelahan dia menjauh menjaga jarak dan menyerang menggunakan sihir
-Meteor Magma-
"Heh, kau ingin menyerang ku dengan batu itu"Ejek Roni, dia pun melakukan hal yang sama tetapi terlihat bahwa Meteor Roni lebih besar
Keuda meteor pun bertabrakan dan menyebabkan guncangan yang hebat
"Memang pantas disebut Pahlawan masa depan"Puji penonton acak
"Kau benar dia sangat kau, tetapi entah mengapa aku merasakan mereka tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan pria bertopeng itu"Ucap penonton lainnya, diangguki penonton lainnya
Setelah meteor bertabrakan dan menyebabkan debu dimana-mana, setelah abu menghilang terlihat bahwa Roni mengalami sedikit luka sedangkan Dilan sudah terbaring tidak berdaya
"Cih lumayan juga dia dapat membuat luka ditubuhku"Ucap Roni
"Pemenangnya adalah Roni"Ucap Wasit
"Woooooo"
"Roni menikahlah dengan ku"
"Roni aku ingin anakmu"
"Roni rahimku dingin dibutuhkan penghangat"Itulah ucap para penonton wanita, sedangkan untuk para pria, mereka hany bisa menahan kecemburuan mereka
"Hahaha jika kalian ingin dihangatkan mari aku akan dengan senang hati"Tawa Roni, dan para Pahlawan maupun penonton pria menatap jijik kearah Roni
"Menjijikan"Ucap mereka yang membenci Roni dalam hati
"Baiklah sudahi basa-basi ini mari kita mulai pertandingan kedua Laura Vs Erika"
"Wooo kedua Dewi ku akan bertarung"
"Mereka adalah Dewi ku, kalian hanya berhayal saja"Dan terjadilah pertengkaran antara penonton pria
"Baiklah pertandingan kedua dimulai"
Erika pun menyerang pertama dengan sihir aoe
tetapi Laura menangkisnya dengan mudah tanpa ada kerusakan
"Memang pantas disebut ketua dari Pahlawan"Puji Erina
"Terimakasih pujian nya Erika"Balas Laura datar
"Hadeh semenjak hilangnya Rey anda menjadi seperti ini Ketua"Ucap Erika
"Itu bukan urusanmu"Ucap Laura datar, dan menyerang menggunakan pedangnya, walaupun Laura adalah seorang Sage dia belajar pedang karena menurutnya itu akan berguna jika dia melawan lawan yang berjarak dekat
Erika yang seorang penyihir pun terpojok oleh Laura sehingga dia mengakui kekalahannya
"Aku menyerah ketua, kau tidak adil aku seorang penyihir tapi kau menggunakan pedang"Ucap Erika kesal
"Bodoh amat"Ucap Laura
Bukannya kesal Erika hanya bisa tersenyum kecut, karena Laura yang sekarang didepannya bukan Laura yang dia kenal dulu
"Pemenangnya adalah Laura"
"Wooo Dewi ku, cintaku, sayangku"Ucap penonton acak, dan dia langsung dipukuli oleh fans lainnya Laura
"Laura jadi seperti ini hanya karena aku memghilang?"Heran Rey yang tidak peka sama sekali dengan Laura
"Wanita memang makhluk yang sangat misterius"Lanjut Rey
Kembali ke pertandingan
"Baiklah pertandingan ketiga adalah
__ADS_1
Bastian Vs Mona
Dimulai"
"Pertandingan dimulai"
Mona langsung saja menyerang Bastia tanpa memberikan jeda sama sekali
Selang 30 menit kemudian Mona dinyatakan pemenangnya
"Sungguh sangat merepotkan melawan orang barbar sepertinya"Ucap Bastian
"Apa kau bilang"Ucap Mona sembari menatap tajam Bastian
"Ti..t..tidak ada"Ucap ketakutan Bastian
"Hmpp"Dengus Mona dan menuruni arena
"Wanita memang sangat mengerikan"Ucap Bastian dalam hati
"Baiklah pertandingannya ketiga telah selesai, saat nya pertandingan ke empat
Devon Vs Tanto dimulai"
Segera pertandingan dimulai Devon berlari menyerang Tanto dengan pedangnya, dan Tanto menggunakan tombak, karena memang Tanto pengguna tombak
Ting
Ting
Ting
Suara benturan antara pedang Devon dan Tanto
Namun terlihat bahwa Devon saat ini sedang memegang kendali pertarungan, tidak lama kemudian terlihat Tanto semakin terpojok
"Aku mengaku kalah Wakil Ketua"Ucap Tanto sembari mengatur napasnya, karena pertarungan yang berkepanjangan
"Hah..hah..hah, yah terimakasih atas kemudahannya Tanto"Ucap Devin sembari mengulurkan tangannya kepada Tanto, dan di tanggapi oleh Tanto, dan Tanto pun berkata
"Walaupun aku tidak menyerah aku akan tetapi kalah Wakil ketua"
Mereka berdua pun saling tertawa
"Pemenang adalah Devon"
"Wowowowo"Sorak Seluruh penonton
"Baiklah ini adalah pertandingan kelima
Rey Vs Geri"
"Aku menyerah"Teriak Geri
"Apa kamu bilang"Tanya wasit
"Saya menyerah"Ucap Geri
"Ehh? Ba..b..baiklah pemenangnya adalah Rey"Ucap wasit
Namun kali ini tidak terdengar sorakan karena, tidak adanya pertandingan, yang ada hanya membuat semua penonton kecewa karena tidak dapat melihat pertarungan Rey yang terlihat sangat misterius
"Baiklah pertandingan akan dimulai 2 Jam kemudian"
Semua peserta yang masuk babak berikutnya pun beristirahat
...**********...
...__________...
...----------...
Like, Komen, Masukin Daftar Fav Gue Maksa Ini Kalau Tidak Gue Datangi Rumah Dan Gue Bunuh Lu 😊🔪
Dan Bonus Seperti Eps Sebelumnya
-165352
__ADS_1
-233459
Enjoy Men😬