
[Selamat Menikmati Para Reader Jangan Lupa Like,Vote,Masukin Daftar Fav Gue Maksa Ini
K0ntoI (•‿•) ]
"Baiklah 2 jam sudah berlalu, dan kami sudah menentukan lawan tanding :
Roni Vs Devon
Laura Vs Mona
Sedangkan untuk peserta dia lolos ke babak berikutnya tanpa pertandingan"Ucap wasit
"Apa-apaan dia, dia Lolo dua babak tanpa pertandingan, bukannya dia sangat hoki"Ucap penonton acak
"Kau benar, mungkin keberuntungan seperti seumur hidupnya telah terpakai"Ucap penonton acak lainnya
"Sudahi lah bacot kalian semua, mari kita sambut Roni sang ketua Pahlawan Vs Devon Wakil ketua Pahlawan"
"Woooo"
"Sepertinya pertandingan ini akan sangat menarik"Ucap penonton acak
"Kau benar mengingat mereka adalah ketua dan wakil"Ucap lainnya
"Baiklah apakah kalian siap"Tanya wasit kepada Roni dan Devon yang sudah berada di arena
"Siap"Jawab keduanya
"Pertandingan dimulai"
Ting
Ting
Ting
Suar pedang beradu, Devon kekuatannya dibawah Roni tetapi tidak terlalu jauh, tetapi masih saja kesulitan mengalahkannya
"Menyerah saja Devon, kau tidak akan mampu mengalahkan ku"Ejek Roni pada Devon
"Walaupun aku tidak dapat mengalahkan mu setidaknya aku memberikan perlawan"Ucap Devon
"Cih"Decih Roni
"Mille anni doloris"Ucap Rey mengunakan sihirnya
( Kalau Ada Yang Penasaran Artinya, Ini Itu Jurus Andalan Nya Kakashi Dalam Bahasa Latin )
Devon dapat menghindarinya, tetapi dia harus mengerahkan sebagian kekuatannya
"Lumayan juga kau dapat menghindari nya"Puji Roni
"Terimakasih atas pujiannya"
"Bodoh"Ucap Roni dan menyerang Devon dengan salah satu skill terkuatnya
"Thunder Rain"
"Sial"Gumam Devon
"Aku menyerah"Ucap Devon
"Maaf saja aku tidak dapat menghentikannya"Ucap Roni, dan Hujan petir itu mengenai Devon
"Devon"Teriak para Pahlawan
"Roni bulannya kau terlalu berlebihan"Ucap Laura dingin
"Bukannya aku sudah menawarkannya untuk menyerah, dan salahkan dirinya menyerah saat aku sudah menggunakan skill itu"Ucap Roni santai
"Kau tidak pantas menjadi ketua Pahlawan, kau benar-benar kekanakan"Ucap Laura semakin dingin
"Terserah pada diriku"Balas Roni
"Baiklah cukup omong kosong kalian semua pertandingan kedua akan dimulai
Laura Vs Mona"Ucap wasit melerai Kedua Ketua Pahlawan bertengkar
Laura dan Mona pun naik ke arena
"Mohon bimbingannya ketua"Ucap Mona
"Begitu juga sebaliknya"Balas Laura
"Baiklah kalau begitu pertandingan dimulai"
Mona langsung berlari kearah Laura menyerang Laura lebih tanpa memberikan jeda seperti yang dia lakukan sebelumnya, tetapi tidak seperti yang dia perkirakan, Laura dapat mengimbangi nya
__ADS_1
"Ketua adalah seorang penyihir tetapi juga hebat dalam serangan jarak dekat seperti ini"Ucap Mona
"Karena itu sangat penting, kau lihat bukan jika aku tidak bisa jarak dekat mungkin aku sudah kalah"Balas Laura
"Ketua benar-benar hebat"Puji Mona
"Tengkyu"
Pertandingan pun terus berlanjut hingga satu jam berlalu, terlihat bahwa Mona terpojok oleh Laura
"Aku menyerah, hadeh aku dikalahkan oleh penyihir dengan serangan jarak dekat, dimana harga diriku sebagai job berserker"Ucap Mona mengeluh
"Yah setidaknya kamu memberikan perlawanan"Ucap Laura
"Apakah ketua memuji atau menghina saya"Ucap Mona
"Tidak keduanya"Balas Laura Datar
Semua orang yang melihat perilaku Laura hanya bisa swetdrop
"Baiklah karena sudah satu jam berlalu, aku yakin peserta Roni sudah kembali ke masa puncak nya, jadi langsung saja
Rey Vs Roni"Ucap Wasit
"Wooooo"Terdengar sorakan yang lebih kuat dari sebelum sebelumnya
"Apakah akhirnya aku dapat melihat kekuatan pemuda misterius itu"Ucap Penonton acak
"Pasti dia akan mengeluarkan seluruh kekuatannya, karena lawannya adalah ketua dari Pahlawan"
"Hah? mengeluarkan seluruh kekuatanku hanya untuk mengalahkan semut itu"Ucap Rey tidak terima
"Sepertinya mereka masih saja meremehkannya mu Rey, mengingat kamu tidak terlalu mencolok saat pertandingan"Ucap Draco
"Kamu ada benarnya, tetapi membandingkan aku dengan semut itu membuat ku benar-benar malu, seperti tidak ada orang lain saja"Ucap Rey lagi
"Hadeh, diumur yang semudah kamu mana ada sekuat mu"Ucap Draco
"Karena kamu abnormal"Lanjut Draco
"Sialan kau Draco"Kesal Draco
Saat ini Rey berjalan ke arena, dan dia dapat melihat Roni memasuki arena dari sisi lainnya arena
"Sepertinya aku akan membalaskan dendam 6 bulan yang lalu"Ucap Roni setelah mereka tiba di arena
"Se-akan kamu mampu saja"Ejek Rey
"Tentu saja aku sudah berlatih giat selama 6 bulan ini untuk membalas mu"Ucap Roni menahan amarahnya
"Baiklah langsung saja pertandingan 3 dimulai"Ucap Wasit
Roni langsung saja melesat ke Rey dan menyerangnya dengan segenap kekuatan miliknya, tetapi Rey dapat menghindari nya dengan mudah
Roni yang melihat serangan tidak melukai Rey pun kesal, dan mengambil jarak dan menyerang Rey dengan sihir
"Thunder Rain"
Hujan petir pun mengarah kepada Rey, Roni sangat yakin serangannya dapat membuat Rey terluka parah, tetapi keyakinannya langsung saja sirna saat melihat Rey tidak terluka bahkan pakaiannya tidak lecet sama sekali
"Apakah hanya ini saja"Tanya Rey
"Sungguh mengecewakan"Ucap Rey, dan Rey segera menghilang
Roni yang melihat Rey menghilang langsung saja waspada, dan mendengar suara bisikan dibelakngnya
"Sekali lagi mengecewakan"
Roni ingin menoleh kebelakang, namun dia sudah diterbangkan ke udara oleh Rey
Saat di udara Rey menendang Roni ke tanah, tetapi sebelum mendarat Rey muncul dan menendang Roni lagi hingga terpental, dan menendang nya lagi, dan begitu lah seterusnya
hingga berlangsung selama 1 jam
Puas menghajar Roni, Rey pun menghentikan aksinya
Lalu memandang ke arah wasit dan bertanya
"Bukannya sudah saat nya diumumkan pemenang"
"Ahhh.. kamu benar, Pemenangnya adalah Rey
"WOOOOOOO"Teriak para lelaki
"Bagus Rey, kau akan menjadi idola kau"Ucap penonton acak yang membenci Roni
"Benar, begitu pula denganku"Ucap penonton acak lainnya
Sedang kan untuk penonton wanita sedang mengutuk Rey, Andai mereka ketampanan Rey melebihi ketampanannya Roni mungkin mereka akan berteriak
"Oppa Rey"
__ADS_1
"Sarang Eyo Rey"
"I Love U Oppa Rey"
Begitulah mungkin yang akan terjadi, dan jika itu terjadi maka Rey akan muntah makanan yang selama ini dimakannya beserta semua organ dalam nya
( Alay Bat Dah Hit:v )
"Apakah kamu masih bisa bertarung peserta Rey"Tanya wasit
"Yah saya bisa:Jawab Rey
"Baiklah kalau begitu langsung saja
Rey Vs Laura"
Laura pun menaiki arena, sedangkan Rey masih berada di arena sejak awal
"Mohon bimbingannya Teman sekelas Rey"Ucap Laura
"Hmmm"Balas Rey
"Baiklah pertandingan dimulai"
Laura langsung saja berlari menyerang Rey, menggunakan pedangnya, dan kali Laura bertarung serius karena dia tau kalau Rey lebih kuat dari lawan yang di lawan sebelumnya, dan mungkin lebih kuat darinya
Rey yang melihat serangan Laura pun hanya menghindari tidak berniat menyerang sama sekali
"Bukannya seharusnya kamu melakukan perlawan teman sekelas Rey"
"Itu tidak diperlukan"Singkat Rey
Mendengar apa yang di katakan Rey, Laura pun menjadi kesal, dia menyerang Rey dengan Levis serius, tetapi tetap saja Rey dapat menghindarinya
2 Jam pun berlalu Rey hanya menghindar, sedangkan Laura terus menyerang, dan dapat terlihat Laura sudah kelelahan, walau begitu dia terlihat sangat puas, karena selama menyerang Rey kemampuan berpedannya selalu meningkat
"Tidak aku sangka hanya dalam waktu 2 jam kemampuan meningkatkan sejauh ini"Puji Rey
"Terimakasih pujiannya"Balas Laura dengan senyum yang jarang dia perlihatkan semenjak hilangnya Rey
Dan seluruh pria yang berada di arena langsung Ketar-Ketir melihat senyum Laura,. Berbeda dengan Rey yang hanya biasa saja melihat senyum Laura
'Kamu tersenyum Laura, jarang sekali aku dapat melihatmu tersenyum' Ucap Ellen dengan telepati kepada Laura
'Benarkah? jarang sekali aku tersenyum seperti ini' Balas Laura
'Dan entah mengapa aku merasa nyaman berada di dekatnya sejak awal bertemu' Lanjut Laura
'Mungkin kau sedang jatuh cinta' Goda Ellen
'Ap..p..apa yang kau katakan, hati ku hanya untuk Dia seorang' Balas Laura terbata-bata
'Hadeh terserah kau saja' Ucap Ellen menyerah
Rey yang melihat Laura dari tadi melamun pun heran
"Hey ada apa dengan mu?"Tanya Rey
"Ti..t..tidak ada, kalau begitu saya menyerah, saya tau anda masih belum mengeluh segenap kekuatan anda tetapi tetap mengalahkan saya yang sudah mengerahkan segenap kekuatan saya"Ucap Laura yang mengejutkan seluruh penonton
"Seberapa kuat sebenarnya pemuda tersebut"Batin para penonton heran
"Baiklah karena peserta Laura telah mengaku kalah, jadi pemenangnya adalah Rey"
"Wooooo"Kali terdengar sorakan dari seluruh penonton
"Hadeh akhirnya acara merepotkan ini selesai juga"Ucap Rey yang membuat seluruh orang yang mendengarnya swetdrop
Rey pun meninggalkan arena tanpa memperdulikan sekitarnya, dan keluar dari Akademi dan bergumam
"Seekor Burung tidak akan menjadi burung yang sebenarnya jika dia hanya berada disangkarnya"
Rey berniat berpetualangan tanpa adanya politik.
...**********...
...__________...
...----------...
Like, Vote, Masukin Daftar Fav K0nt0I
Kalau Tidak Awas Saja Kalian
Nie Bonus Lagi
-356687
-355705
-285504 ( Yang Ini Spesial Cok Dah Gua Baca Dijamin Happy Setelah Membaca Yang Ini 😜 )
__ADS_1
1300+ Kata Termasuk Banyak Kagak?
And Enjoy☺️