
[Selamat Menikmati Para Reader Jangan Lupa Like,Vote,Masukin Daftar Fav Ok! ]
Setelah pergi meninggalkan wanita narsis, Rey tetap berjalan-jalan di pasar hingga malam hari, setelah malam hari Rey pun kembali ke Penginapan Cuaca Biru
Crrriingg ( sfx : Pintu terbuka )
"Selamat malam tuan Rey"Sapa Rias
"Malam"Balas Rey
"Antar kan makanan ku ke kamar"Lanjut Rey dan berjalan kekamarnya
"Baik tuan"Balas Rias
Setelah sampai di kamarnya Rey merebahkan dirinya, dan berkata
"Apakah aku terkenal kutukan sial, sebagaimana kutukan terhadap tangan, dan mataku"
"Kau pikir karena teknik kutukan terdapat berbagai jenis, maka kutukan keberuntungan juga ada"Ucap Draco
"Kalau kutukan seperti itu memang ada maka semua orang akan mempelajarinya di jama dulu, dan membuat orang yang dibencinya selalu mengalaminya nasib sial"Lanjut Draco
"Dan untuk kesialan mu, mungkin itu sudah takdir mu"Lanjut Draco di akhiri tawanya
"Diam lah kau kadal sialan, dan kau bilang tidak ada teknik seperti itu"Ucap Rey
"Maka aku akan menciptakan teknik seperti itu, dan membuat orang-orang yang menyinggung ku bernasib sial"Lanjut dengan seringai dibalik topeng nya
"Hahaha... kau pikir membuat teknik kutukan mudah? itu sangat susah bahkan untuk Hero Rank sekalipun"Ucap Draco
"Hmpp, kau pikir aku siapa"Kesal Rey
"Walaupun kau sangat jenius, tetapi tetap saja"Ucap Draco
"Heh~, kita lihat saja nanti apa aku akan mampu membuat teknik kutukan nasib"Ucap Rey, dan memberi nama teknik yang akan dia ciptakan dengan, Teknik Kutukan Nasib
"Hahaha baiklah, aku akan menantikan nya"Ucap Draco sebelum tidur dibayangkan Rey
"Hmpp kau tunggu saja"Ucap Rey, dan terdengar suara ketukan
"Masuk"Teriak Rey, pintu pun terbuka dan terlihat bahwa itu adalah Rias yang sedang membawakan makanan
"Letakan saja di meja"Ucap Rey
"Baik tuan"
Setalah meletakan makanan nya Rias pun keluar
"Baiklah saatnya, makan lalu tidur"
Lalu Rey memakan habis semua makannya, lalu turun kebawah mengantar kan piring, ditegur oleh Rias karena Rey memulangkan piring, yang seharunya tugasnya, lalu balik ke kamar nya mengunci pintu dan, tidur
__ADS_1
Pagi Hari Tiba
Rey terbangun karena sinar matahari masuk ke kamar nya, dan menyinari Rey tepat di mata nya
"Arrrggh silau sialan"Teriak kesal Rey
"Sepertinya setelah aku menjadi kuat dan bisa menghancurkan matahari, maka aku akan menghancurkannya"Ucap Rey serius
"Hadeh, kau ini ada-ada saja"Ucap Draco yang awal tertidur, tetapi jadi terbangun karena teriakan Rey
Rey hanya mengabaikan Draco, dan turun kebawah
"Selamat pagi tuan Rey"Sapa Rias
Pagi... aku ingin pergi ini kunci"Ucap Rey dan memberikan kunci kamarnya
"Apakah tuan Rey tidak akan kembali lagi"Tanya Rias yang tampak sedih, karena dia sudah terbiasa dengan Rey, dan sudah memiliki sedikit perasaan terhadap Rey
"Aku tidak tau, tapi mungkin tidak"Jawab santai Rey, dan pergi keluar penginapan
Setelah Rey keluar, tampak Rias seperti itu orang yang akan menangis
"Semoga kita bertemu lagi tuan Rey"Ucap Rias
Rey pun meninggalkan penginapan, berjalan ke gerbang bermaksud meninggal Kerajaan Yggdrasil, setelah berada di luar kerajaan Rey melihat kebelakang dan berkata
"Hah~ aku sebenarnya berniat tinggal lebih lama, tapi aku sudah memiliki masalah saja belum seminggu, terpaksa aku meninggal kan kerajaan ini"
Rey saat ini berada di Elf Forest
"Lebih baik aku menciptakan teknik itu disini saja, daripada langsung pulang"Ucap Rey
Rey pun membayangkan cara kerja teknik yang akan dia ciptakan
-Creator- Kutukan Nasib
Setelah Rey menciptakan teknik tersebut, dia juga melakukan percobaan kepada Monster-monster di hutan Elf Forest
Rey melakukan percobaan nya terhadap monster, dan Rey berhasil melakukannya, tetapi kutukan hanya akan berhasil kepada yang lebih lemah dari Rey
"Ada apa ini, kenapa teknik ini tidak mempan kepada yang lebih kuat dariku, seharusnya teknik kutukan mampu memberikan dampak kepada yang lebih kuat"Heran Rey
"Mungkin karena teknik mu belum sempurna, dan aku benar-benar tidak percaya bahwa kau dapat menciptakan teknik ini hanya dalam waktu 1 Minggu"Kagum Draco
"Bukannya sebelumnya aku sudah mengatakan bahwa aku mampu"Ucap Rey sembari menatap Draco sinis
"Hey ayolah, kau pikir menciptakan teknik kutukan itu mudah, sebab itulah aku kurang percaya padamu"Ucap Draco
Rey memilih mengabaikan Draco, dan mencari monster yang akan jadi percobaan nya
"Kenapa sangat sulit menemukan monster yang akan jadi uji cobaku"Heran Rey
__ADS_1
"Itu karena mereka semua sudah menjadi uji coba mu"Ucap Draco
Rey mengabaikan Draco, yang membuat Draco kesal dan memilih tidur
Rey tetap mencari selama 10 menit kemudian Rey menemukan monster S Rank, bagi anak seumuran Rey monster ini adalah monster yang sangat kuat, tetapi ini adalah Rey, monster seperti S Rank adalah semut dimatanya
"Hey aku monster sialan kemari kau"Teriak Rey
Monster tersebut menatap ke Rey, berniat menyerang Rey, namun di saat dia akan menyerang Rey dia mendapatkan tekanan yang sangat kuat
"Semut seperti mu ingin menyerangku, bukan nya kau terlalu berani"Ucap dingin Rey
"Kau pilih mati atau menerima kutukan dariku"Ancam Rey
Monster yang se akan mengerti maksud Rey langsung ketakutan dan mengutuk kesialannya bertemu monster seperti Rey
"Baiklah jika kau ingin mati mengangguklah, jika kau ingin masih hidup dan menerjang kutukan dariku maka gelengkan kepalamu"Ucap Rey, dan terlihat monster itu menggeleng kan kepalanya
"Bagus"Ucap Rey, dan memasangkan kutukan pada monster itu
Setelah kutukan nya terpasang Rey menyuruh monster itu untuk pergi, tetapi di saat dia sudah berada 10 meter Ndari Rey, tiba-tiba pohon tumbang dan menimpa monster itu
Tetapi monster itu tidak mati hanya karena ditimpa pohon, monster itu pun melanjutkan jalannya namun tiba-tiba pohon jatuh lagi menimpanya, dan itu terjadi berkali-kali saat dia sudah berdiri dan mulai jalan
Karena terlalu frustasi karena selalu di mendapatkan kesialan, dia memilih bunuh diri
"Hmmm teknik ini Benar-benar sangat hebat, jika dikategorikan dalam tingkat, maka teknik ini di atas tingkat tinggi"Ucap Rey
"Bukannya aku sangat jenius dapat menciptakan teknik ini walaupun belum sempurna, tetapi tetap saja ini sudah sangat bagus"
"Lalu bagaimana jika aku memasang teknik ini kepada Roni"Ucap Rey dengan seringai
"Baiklah saatnya kembali, aku ingin membuli Roni, sebagai mana dia melakukanya kepada ku dulu"Ucap Rey dingin, menginginkan perlakuan Roni kepadanya saat di bumi
"Begitu juga kau ****** Lani, kau juga akan mendapatkan balasan dariku"
Rey pun menggunakan teknik Teleport nya di rumah nya di Death Forest
...**********...
...__________...
...----------...
Like, Vote,Komen, Dan Masukin Daftar Fav,
Biar Author Makin Semangat Up Nya.
Dan Untuk Sekali Lagi Aku Ingatkan Like,Vote Lah Cok Demi Kebaikank...Uhuk Maksudnya Demi Kebaikan Bersamaಠ‿ಠ.
Enjoy!!!
__ADS_1