
Randi dan dama mulai terasa segar kembali setelah tadi mereka beristirahat untuk membeli minuman. Kemudian setelah itu mereka pun asyik mengobrol dan tanpa mereka sadari mereka sudah akan sampai kerumahnya, Mereka pun tiba dirumah masing masing. Kemudian malam harinya randi pergi ke rumah dama untuk mengajak dama makan ikan hasil tangkapan nya tadi setelah memancing. Tetapi dama menolak karena dia akan pergi ke sebuah acara keluarganya malam ini. Kemudian randi merasa bersedih karena dia tidak bisa makan hasil tangkapan ikan bersama dama bersama dama.
Melihat randi yang memasang muka murung membuat dama merasa tidak enak kepada randi. Kemudian dama mendekati randi dan mengucapkan.
"Sebenarnya aku ingin sekali pergi kerumahmu ran untuk makan bersamamu kesana. Tetapi aku memohon maaf karena sekarang aku ada acara keluarga untuk malam ini. Jadi aku tidak bisa pergi kerumahmu. Dan lagi sebentar aku bersama orang tuaku akan segera pergi. Mungkin kita bisa melakukannya dilain waktu ya ran."
"Baiklah dam aku mengerti kok. Kita akan melakukannya dilain waktu."
Setelah itu randi akhirnya pulang ke rumah. Namun randi tidak sadar dia lupa meminta nomer telepon temannya redi ke dama.
Kemudian setelah itu randi akhirnya memakan hasil tangkapannya itu bersama orang tuanya dan juga kakeknya. Kemudian setelah randi memakan hasil tangkapan ikannya tersebut bersama orang tua dan kakeknya, dia berencana untuk menelpon temannya redi yang ada dikota. Tetapi hari sudah sangat malam dia merasa tidak enak untuk menelpon semalam ini. Akhirnya dia memutuskan untuk menelpon temannya besok.
Keesokan harinya randi ingi mencoba menghubungi redi. Kemudian dia mencari nomernya tersebut ke ponselnya, tetapi dia tidak dapat menemukan nomer telepon temannya tersebut. Akhirnya dia tersadar bahwa dia lupa meminta nomer tersebut ke dama. Dan kemudian Akhirnya randi memutuskan untuk meminta nomernya redi ke dama. Randi pun bergegas pergi kerumah dama.
Setelah sampai di rumah dama, randi melihat dama sedang menyapu halaman rumahnya. Randi kemudian menghampiri dama.
"Dama…maaf mengganggumu sepagi ini."
"Tidak masalah ran. Ada perlu apa kamu kesini?" tanya dama.
"Sebenarnya aku kesini ingin minta nomer redi dam. Kemarin aku lupa memintanya."
"Oke tunggu sebentar ya, aku mau mengambil ponselku dulu.
Setelah dama mengambil ponselnya. Kemudian dia memberikan nomer redi tersebut ke randi.
"Ran ini nomer nya redi."
__ADS_1
"Terima kasih ya dam."
"Oke sama-sama ran."
Setelah itu randi kemudian pulang kerumahnya, dan dia langsung mencoba menelpon redi, tetapi setelah dia mencoba menghubungi redi tidak ada jawaban. Kemudian randi terdiam dan berpikir.
"Kemana perginya redi, dia tidak menjawab telepon." ujar dalam hati
Setelah itu randi mencoba menelpon lagi dan akhirnya teleponnya diangkat oleh redi.
"Halo assalamualaikum redi."
"Waalaikumsalam randi. Bagaminana kabarmu sudah lama kita tidak berjumpa."
"Alhamdulillah aku baik kok redi. bagaimana dengan kabarmu redi."
"Aku baik juga kok ran."
"Oh ya ada keperluan apa kamu menelpon ran?" tanya redi.
"Gini redi sebenarnya aku berencana untuk mencari pekerjaan ke kota. Apakah disana ada lowongan pekerjaan".
"Kalau soal itu randi, aku masih belum tahu ada lowongan pekerjaan atau tidak. Nanti sore aku kabari kalau ada lowongan pekerjaan".
"Oh begitu iya. Aku tunggu ya."
"Ok randi. nanti sore aku kabari kalau misal ada lowongan pekerjaan".
__ADS_1
Setelah mereka selesai berbicara randi pun dipanggil oleh ibunya untuk sarapan pagi. Kemudian ibu randi menyakan soal rencana randi yang ingin bekerja diluar kota.
"Bagaimana randi soal rencanamu yang ingin bekerja dikota."
"Iya tentu saja jadi bu. Aku masih menunggu kabar temanku, soal lowongan pekerjaan. Jika ada lowongan pekerjaan dikota, aku akan pergi kesana bu."
"Iya randi ibu akan selalu mendukung keputusanmu, dan juga berdoa yang terbaik untukmu."
"Terima kasih ibu atas doa dan dukungan yang ibu berikan kepadaku."
"Iya nak, sama-sama."
Setelah sarapan randi pergi ke rumah dama untuk menyampaikan sesuatu. Randi ingin memberi tahu bahwa dia berencana untuk pergi ke kota.
Randi pun pergi menemui dama yang sedang bersantai diteras rumahnya. Kemudian randi menghampiri dama.
"Dam lagi santai aja ya."
"Iya ran, Sini duduk dulu. Aku akan mengambilkan minuman untukmu."
"Tidak usah repot-repot dam. Aku baru selesai sarapan tadi dirumah kok."
"Oh… begitu ya. Serius nih ngak mau ran." ujar dama
"Iya serius dam."
"Ok lah kalau ngak mau, ngak masalah. Oh ya, apa ada keperluan kamau kesini?" tanya dama
__ADS_1
"Sebenarnya aku mau hanya mengatakan akan pergi mencari pekerjaan dikota." ujar randi
Mendengar perkataan randi, dama terdiam dan merasa sedih karena randi teman baiknya. Dama merasa akan kesepian jika randi pergi nanti.