
Setelah randi mengatakan hal tentang akan rencana dia pergi ke kota kepada dama, randi melihat dama sempat terkejut dan kemudian randi mengatakan kepada dama.
"Ada apa dam. Kamu kok terlihat terkejut dengan rencanaku akan pergi ke kota".
"Ndak kok ran. Tapi cuma aku merasa sedih aja jika seandainya kamu pergi. Aku tidak ada teman yang bisa aku ajak bercanda dan mengobrol.
"Aku mengerti perasaanmu kok dam. Sebenarnya aku masih ingin tetap tinggal dikampung ini, aku merasa ini keputusan yang sulit bagiku. Tapi aku ingin pergi ke kota untuk meraih kesuksesan disana, dan juga untuk menabung membangun usaha dan membeli rumah." ungkap randi
"Iya ran aku mengerti kok, kamu kekota untuk meraih kesuksesan dan meraih impianmu itu."
"Oke dah dam aku mau pulang kerumah dulu. Soalnya redi nanti akan menelpon memberikan kabar soal lowongan pekerjaan."
"Oke ran terima kasih sudah mampir bermain kerumah."
"Oke sama-sama."
Setelah itu randi pulang dan beristirahat dirumahnya dan dia sabar menunggu telepon dari redi, dia pun membuka ponselnya untuk bermain game dan menghibur diri setelah itu dia pun kelelahan dan sampai ketiduran.
Sorenya randi terbangun dan kebetulan sekali ponselnya berdering. Kemudian dia mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menelponnya dan ternyata yang menelpon tersebut adalah temannnya yaitu redi. Randi kemudian mengangkat telepon tersebut.
"Halo assalamualaikum redi."
"Waalaikumsalam randi.
"Bagaimana redi, apakah ada lowongan pekerjaannya?" tanya randi.
"Iya ada ran. Tapi pekerjaan yang ada saat ini adalah mejaga toko kue. Apakah kamu mau menerimanya atau tidak?" tanya redi
"Iya aku terima redi. Sudah dapat saja aku sudah sangat bersyukur. Terima kasih ya."
__ADS_1
"Iya sama-sama ran, aku juga merasa senang bisa membantu kamu."
"Oke baiklah redi terima kasih. Aku akan berangkat esok hari ke kota."
"Oke ran,aku tunggu ya."
Setelah mereka berbicara randi sangat senang akan kabar dari redi yang berhasil mencari lowongan pekerjaan untuknya. Randi pun berencana memberi tahu ibunya nanti malam.
Akhirnya malam pun tiba. Randi kemudian mencari orang tuanya. Randi ingin memberi tahu bahwa dia sudah mendapatkan pekerjaan. Kemudian setelah itu randi melihat bapak dan ibunya sedang bersantai diruang tamu rumahnya. Randi pun menghampiri mereka berdua.
"Bapak, ibu. Randi ingin menyampaikan sesuatu". ujar randi
"Menyampaikan apa nak." ujar ibu
"Aku sudah mendapat telepon dari temanku redi dan kemudian dia mengatakan bahwa ada lowongan perkerjaan sebagai penjaga toko kue. Akupun menerima tawaran tersebut." ungkap randi
"Syukurlah nak kalau kamu sudah medapat pekerjaan." ujar bapak
"Besok aku akan berangkat."
"Randi nanti disana jaga diri ya hati-hati jika sudah bekerja dikota. Ibu dan bapak cuma bisa medoakan yang terbaik untuk mu." ungkap ibu
"Sebenarnya bapak dan ibu masih ingin agar kamu tetap disini. Tetapi bapak, ibu ikhlas melepas kepergianmu ke kota nak. Semoga kamu sukses disana." ungkap bapak
Mendengar perkataan kedua orang tuanya randi sangat senang dan bahagia dia beterima kasih kepada orang tuanya tersebut karena sudah membimbing dirinya hingga menjadi seperti sekarang ini.
Kemudian setelah itu randi menyampaikan sesuatu ke orang tuanya.
"Ibu, bapak. Randi akan istirahat dulu."
__ADS_1
"Iya randi kamu istirahat dulu agar kamu diperjalanan besok segar." ungkap ibu
Setelah itu randi pun pergi ke kamarnya. Sebelum dia beristirahat randi mengemasi pakaiannya terlebih dahulu untuk dibawa besok.
Kemudian tiba-tiba, saat randi lagi mengamas pakaiannya, ada sesorang yang datang ke kamar randi dan dia pun menghampiri randi. Kemudian randi menoleh kebelakang dan ternyata itu adalah ibunya.
"Randi kamu masih belum tidur."
"Iya ibu, aku masih mengemas pakianku sebelum aku tidur."
"Biar ibu bantu ya."
"Iya ibu terima kasih".
"Oh ya randi ibu teringat sesuatu, ada yang ingin ibu tanyakan."
"Bertanya soal apa bu."
"Nanti pada saat kamu dikota kalau kamu ingin mencari pasangan carilah orang yang baik yang bisa menerima kamu apa adanya. Tetapi kamu jangan terburu buru ya. Kamu fokus dulu bekerja ya randi."
"Iya ibu aku mengerti kok maksud dari perkataan ibu."
"Syukurlah kalau kamu paham dengan perkataan ibu. Ibu tidak mau kalau kamu nanti memilih orang yang salah untuk menemani kehidupanmu kedepannya."
"Iya bu terima kasih atas nasehatmu. Aku akan selalu mengingat nasehatmu ini ibu."
"Ada sesuatu lagi yang ingin ibu tanyakan sama kamu ran."
"Soal apa bu."
__ADS_1
"Tidak jadi nak. Lain kali aja ibu ceritakan ya. Sekarang sudah larut malam kamu istirahat saja."
Setelah berbicara kepada ibunya randi pun beristirahat untuk perjalanan ke kota besok.