
keesokan harinya seperti biasa aku pergi kesekolah dengan mengendarai motor kesayanganku.
sebenarnya aku tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor karna terlalu berbahaya,karna ake anak geng motor ples anak bandel jadi tidak mendengarkan nasehat orang tua.
sesampainya di gerbang sekolah murid murid berkumpul dan bersorak sorak histeris seperti kesurupan ada juga yang pingsan.
"woy minggir idol sekolah mau lewat....".teriakku kecang membuat mereka semua melihat kearahku.
"apaan sih ganggu aja".jawab murid itu.
"woy pada minggir gak?klo gk minggir gua tabrak nih".ancamku.
"wah kurang waras nih orang,woy semuanya lemparin orang gila ini".ucap seorang murid yang ada di kerumunan.
botol minuman dan sisa makanan dilempar kearahku,membuat jaget dan motor kesayanganku kotor.
aku sangat geram dan kesal atas apa mereka perbuat sontak aku menarik pedal gas dan menabrak kerumunan yang menghalangin pintu masuk.
...brum .....brum.........
"minggir....minggri....orang terkenal mau lewat".teriakku kencang sambil meledek saat melewati kerumunan.
"akh si*lan awas kau kep*rat".
aku yang mendengar kata kata kasar pun langsung mengerem mendadak dan membuat ban belakang terangkat dan aku memberikan sedikit akrobat motor.
aku menghampiri murid yang berkata kasar dengan tatapan membunuh.
"heii bukannya kau yang waktu itu aku pukuli sampai babak belur?dan sekarang kau ingin aku pukuli lagi?".tanyaku dengan tatapan membunuh.
murid itu hanya terdiam dan gemeteran ketakutan saat melihat mataku.
aku menjambak rambutnya kebelakang dan mengancamnya.
"jika sekali lagi aku melihat dan mendengarmu melakukan sesuatu yang tidak aku sukai,jangan harap untuk hidup".ancamku.
akupun pergi meninggalkan murid yang sedang ketakutan itu dan murid murid yang berkurumun.
"sungguh murid murid yang tidak berguna".cibirku .
aku menaiki motor kesayanganku dan pergi meninggalkan murid murid yang tidak berguna, dan memasuki area parkiran.
"kajadian hari ini membuat moodku jelek".gumamku.
aku memasuki perkarangan sekolah dan berjalan menelusuri area koridor untuk masuk kekelas 12D.
__ADS_1
aneh bukan,aku adalah murid yang bisa dibilang unggul dalam segala hal dari mata pelajaran maupun ekstralikuler dan aku juga juara umum ke2 tapi kenapa aku di tempatkan di kelas 12D.
aku melihat sekilas jam yang melekat di tanganku dan aku terheran mengapa jam pelajaran belum di mulai juga dan mengapa para murid tidak masuk dan malah berkerumun di depan gerbang.
aku melihat keadaan diluar di balik jendela dan betapa ramainya di bawah sana,murid murid perempuan berteriak histeris saat sebuah mobil hitam mewah memasuki gerbang sekolah.
betapa terkejutnya aku saat melihat orang yang keluar dari mobil hitam nan mewah itu,bagaimana tidak terkejut orang keluar dari mobil hitam itu adalah musuh bebuyutanku dalam segala hal dan dia juga juara 1 umum di sekolah ini.
sudah lama dia pergi berlibur ke luar negri dan sekarang dia kembali,tidak ada yang berubah darinya dia tetap dingin seperti dulu.
"apa si gunung es itu sudah pulang dari luar negri".gumamku dengan terkejut."pantas saja semua guru dan murid murid disini sibuk berdiri di depan pintu gerbang,ternyata ingin menyambut murid kesayangannya".ucapku kesal.
aku melihat mereka memasuki perkarangan sekolah dan berjalan menuju area kolidor diikuti guru guru dan murid murid yang dari tadi padi menunggu mereka di gerbang sekolah.
dan betapa terkejutnya aku saat melihat wanita sok cantik dan sok anggun itu berjalan bersamaa dengan laki laki nomer 1 di sekolah ini.
"gue gak salah lihatkan itu si joy alias nenek sihir jalan berdampingan sama si gunung es".gumamku tak percaya.
sontak aku langsung pergi meninggalkan kelas dan berlari menuju kerumunan itu,sesampainya dikeruman itu aku langsung menendang nenek sihir yang ada di kerumunan.
...bruk.....suara orang terjatuh....
"si*lan kau s*t*an".teriaknya kepadaku.
"apa...??pengen marah,yang seharusnya marah itu gue".ucapku dengam menjambak rambutnya kebelakang.
aku yang memdengar teriakkan salah satu murid itupun langsung tertawa jahat.
"haha...haha...bunga sekolah?hahaha...kalian lucu sekali wanita pel*cur ini kalian bilang bunga sekolah?hahaha".ucapku denga tertawa terbahak bahak.
mereka semua yang mendengar jawabanku sangat geram dan menapku seperti ingin membunuh kecuali si gunung es dia masih tenang dan menonton perkelahian kami.
"ganti uang yang lo pinjam kegua ".ucapku dengan penuh penekanan.
"uang apa sih maksud loh?".elaknya.
"alah sok amesia lagi,uang yang lo pinjam waktu lo bilang butuh untuk keluarga loh,tapi nyatanya loh pergunain uang itu untuk oprasi plastik dan liburan keluar negri".ucapku panjang lebar.
"apaan sih gue gak pernah minjem uang dari loh gue liburan keluar negri sama ayang embeb dan soal oprasi plastik gue emang udah cantik dari lahir".ucapnya pembelaan.
aku yang mendengar jawabanyapun kembali tertawa terbahak bahak.
"hahaha....loh bilang cantik dari lahir?".
"iya,,emang gue cantik dari lahir".jawabnya santai.
__ADS_1
"palamu kejedot pintu atau emang loh amesia,cantik dari lahir mimpi".
...plak....plak.....suara tamparan yang keras...
"bangun woy,bangun jangan mimpi mulu,cantik dari lahir,yang gue inget sih muka loh dulu jerawatan".ucapku setelah selesai menamparnya.
aku melihat muka joy yang merah padam menahan amarah tapi sepertinya amarahnya tidak terbendung lagi dan dia langsung menjambak rambutku.
"heii berani sekali kau menjambak rambutku".teriakku.
karna aku kesal karena rambutku di jambak sontak saja aku refleks mengunci tangannya dan menbuatnya menjerit kesakitan.
"akh....sakit lepaskan tanganku".teriaknya kesakitan.
"sakit..?kalo mau gue lepasin bayar dulu hutang".
"iya nanti gue bayar tapi gak sekarang gue lagi gk punya duit".jawabnya.
"gue maunya sekarang".
"tapi gue gak bawa uang sekarang".
"bohong masa bunga sekolah gk punya uang".jawabku tidak percaya.
"beneran gue gak bawa uang gue kan habis pulang dari LN".
"oke fine gue kasih waktu sampai besok klo lo gak bayar gue akan sebarin foto loh yang blm di oprasi".ancamku.
akupun pergi meninggalkan kerumunan tapi sebelum pergi aku menatap gunung es yang sendari tadi menonton tanpa ekspresi dan aku berkata.
"sungguh selera mu sangat buruk".ucapku padanya.
lalu aku meninggalkan mereka semua dan aku berjala santai menuju parkiran.dan kerumunan itu bubar seperti tidak terjadi apa apa,padahal baru beberapa menit yang lalu ada keributan.
saat aku akan menaiki motor kesayanganku aku mendapat panggilan telepon dari seseorang.
...trink.....trink........
"iya ada apa".ucapku tampa basa basi.
"bos gawat hellena tidak mau makan".jawabnya dengan nada panik.
"apa..kalian semua kerjanya apa sih?kenpa hellana tidak mau makan?".tanyaku kesal.
"dia tidak mau makan karna rindu padamu".jawabnya lagi.
__ADS_1
"baiklah aku akan kemarkas untuk menemui hellena".jawabku.
aku langsung menarik pedal gas dan pergi meninggalkan lingkungan sekolah.