Pernikahan Rahasia Anak SMA Dengan Anak Bangsawan

Pernikahan Rahasia Anak SMA Dengan Anak Bangsawan
8.hari pernikahan


__ADS_3

mataharipun mulai terbit,aku masih terbaring di tempat tidur yang empuk dan hangat.ingin rasanya berlama lama di kasur,apalagi ada ayang yang meluk.


lagi enak enak nya mimpi di peluk ayang ekh di bangunin sama mamah,kesel banget.


"abella bangun.....hari ini hari pernikahanmu".ucapnya sambil memukul pantatku.


"ehmm.....nikah apaan sih,punya calonnya aja gk punya "ucapku sedikit serak.


"calonmu victor masa lupa sih,,cepat bangun".ucap mamah lagi.


"males akh mah,,nikahnya nanti aja tahun depan".ucapku santai dengan suara serak.


"mana bisa tahun depan,,semuanya sudah siap cepetan bangun".ucapnya.


aku yang mendengar ocehan mamahpun menutup kuping dengan bantal dan tidur lagi.


"nih anak disuruh bangun malah tidur lagi,ini harus pake senjata rahasia nih".ucapnya.


mamahpun turun kebawah untuk mengambil senjata andalan emak emak yaitu spatula dan pengorengan.


mamahpun kembali kekamarku dengan membawa alat penggorengan dan diapun memukulnya.


"teng....teng.....teng.....abella bangun.....teng...teng...".teriaknya sembil memukul penggorengan.


aku yang mendengar suara berisikpun melempar batal yang menutupi wajah dan telingaku.


...bruk......suara bantal yang terlempar....


bantal yang aku lempar mengenai mamah dan membuat dia terjungkal jatuh,aku yang mendengar suara orang terjatuhpun bangun.


"mah lagi apa tiduran dibawah?kalau mau tidur dikasur,sinih tidur sama aku".ucapku sambil menepuk nepuk kasur di sebelahku lalu kembali tertidur.


"dasar anak kampret...".cibirnya padaku.


mamahpun berteriak memanggil papah yang sedang dibawah.


"papah.....".teriaknya.


papah yang mendengar teriakkan mamahpun lari keatas dan sesampainya diatas papah tertawa melihat keadaan mamah.


"haha....mamah sedang apa di bawah?kalo mau tidur dikasur, bukan di bawah. tuh tidur di sebelah abella masih muat dan itu kenapa bawa alat memasak lagi? ?mau demo atau mau tauran sama emak emak komplek".ucap papah terkesan meledek.


"papah nih bukannya di bantui malah di ketawain,emang papah sama abella itu ngeselin buat mamah darah tinggi".ucapnya merajuk.


"ikh mamah yang cantik jangan ngambek dong sini papah bantuin".ucapnya mencoba membujuk mamah.


"gak usah bisa sendiri".ucap mamah sambil menyingkirkan tangan papah.


"oke..terus kenapa mamah panggil papah kalo bisa berdiri sendiri?".tanya papah.


"tuh putrimu dia gak bisa di bangunin kaya papah kalo tidur kaya orang mati.beda banget sama kakak kakaknya".ucap mamah.


"yah kan abella masih belum dewasa wajar kalau kelakuannya kaya anak kecil".bela papah.

__ADS_1


"dia itu udah dewasa,sekarang dia mau menikah.cepet bangunin nanti keluarga marqurius marah karena kita terlambat.ucap mamah.


"tenang papah punya jurus ampuh baut bangunin abella".ucap papah.


papahpun pergi untuk mengambil segelas air,setelah mengambil segelas air.air itupun di tumpahkan kewajahku,dan membuatku terbangun.


"ikh apaan sih pah pake siram siram segala".ucapku kesal.


"liat tuh mah abellanya udah bangun,hebatkan papah?".ucap papah menunggu pujian.


"biasa aja,,abella cepat mandi dan pake baju pengantinnya".ucap mamah sambil menariku.


lantas akupun bersiap siap setelah selesai dengan segala hal,kami naik mobil menuju acara pernikahan.


sesampainya di sebuah kantor yang tidak terlalu besar dan disana aku melihat keluarga marqurius sedang menunggu.


"mah ini dimana?".tanyaku.


"di kantor KUA".ucapnya santai.


kamipun turun dari mobil dan disambut gembira oleh keluarga marqurius.


"akhirnya pengantin wanitanya sudah datang".ucap nyonya carlotte.


"maaf nunggu lama".ucap mamah tidak enak.


"iya tidak apa apa".ucap nyonya carlotte memaklumi.


"ini abella?cantik sekali kaya bidadari turun dari langit".puji nyonya carlotte.


"kok masih nyonya?ganti sekarang mami".ucapnya.


"baik...ma...mi".ucapku gelagapan.


"bagus,,mari kita masuk kasihan pengantin prianya udah nunggu lama di dalam.


kami semuapun masuk kedalam dan aku terkejut dan terpana dengan victor dengan setelan jas yang dia kenakan.


...••••••••☆☆☆☆☆☆☆☆••••••••••...


acara pernikahanpun sudah selesai aku dan victor sudah resmi menjadi suami istri di mata hukum dan agama.


jujur saat melaksanakan pernikahan itu aku sangat takut dan gugup di banding saat ujian dan berkelahi.


tidak ada yang tahu tentang pernikahan aku dan victor,dan saat acara pernikahan selesaipun hanya suasana canggung yang ada di sekitar kami.


ingin rasanya aku berteriak bahwa ini hanya mimpi dan akan cepat berlalu kalau aku terbangun,tapi sayang ini semua nyata.


aku kesal karna saat waktu itu victor tidak menolak rencana pernikahan ini dan membuatku menganti statusku yang dulunya lajang sekarang bersuami.dan aku melihat nyamuk yang hinggap di pipinya victor dan membuatku berpikir jahat untuk menampar yang berstatus suamiku itu.


akupun menampar pipinya dan membuat orang yang mendengar tamparankupun langsung menoleh dan keheranan kenapa aku menampar victor.


...plak......suara tamparan keras...

__ADS_1


"ada nyamuk,nih nyamuknya besarkan?".ucapku tidak merasa bersalah.


victor yang awalnya akan memarahikupun mengurungkan niatnya untuk memarahiku karna aku menunjukan nyamuk yang tadi aku tepuk.


victor hanya pasrah yang apa yang tadi aku lakukan dan aku melihat dia menghela napas berat berkali kali dan aku sepertinya mendengar dia bergumam.


"sabar victor,kamu harus sabar..".gumam victor.


aku yang mendengar gumamnya cuman tertawa cekikikan."hihihi....sukurin siapa suruh mau nikahin aku".gumamku.


"kamu kenapa tertawa?".tanya victor.


"seneng aja?".ucapku santai.


victor hanya mengerutkan dahinya pertanda dia tidak mengerti.


aku yang sedang tersenyum senyum sendiripun di hampiri oleh mamah dan nyonya carlotte,ekh salah maksudnya mamah mertua.


"cie...pengantin baru".goda mamah.


aku yang mendengarnya pun cuman tersenyum manis semanis mungkin.


"kalau pengantin baru pasti senyum manis".goda mamih mertua.


"hmmm....iya...mamah mau apa kesini?".tanyaku.


"mentang mentang pengantin baru,gak mau diganggu".ucap mamah.


"ekh...maksud aku bukan gitu..".ucapku serba salah.


"iya mamah tau,kita kesini itu mau kasih tau kalian berdua kalo kita sudah menyiapkan hotel buat malam pertama kalian".ucapnya.


aku yang mendengar ucapan mamah itu kanget sangat kaget sperti di sambar petir dan berteriak.


"hah...malah pertama?mah aku mau pulang kerumah aja?".ucapku memohon.


"pulang kerumah?gak boleh,kamu itu sudah bersuami jadi kamu harus ikut suami kamu".ucap mamah.


"tapi....aku...".ucapku dipotong oleh mamah.


"tidak ada tapi tapi kamu harus nurut sekarang sama mamah,karna ini perintah terakhir mamah setelah kamu ikut suami kamu.ucap mamah.


"tapi mah aku dan victor gak mungkin tinggal bareng apalagi tidur bareng".ucapku.


"kenapa gk bisa?".tanya mamah.


"pertama:kalau kita tinggal bareng kita tinggal dimana


kedua:victor belum bekerja dia tidak bisa memenuhi kebutuhan aku.


ketiga:kita tidak bisa tidur bersama karna kita masih sekolah lagian aku gk mau hamil.".ucapku meyakinkan.


"kalo masalah itu kamu tidak usah khawati,kamu tinggal di rumah victor,victor sudah memegang prusahaan saat dia kls 3 smp jadi kebutuhanmu akan terpenuhi,dan soal hamil tidak masalah kami memakluminya".ucap mamih mertua.

__ADS_1


aku yang mendengarnyapun hanya menelan ludah dan hanya bisa pasrah dengan nasib seperti ini.


__ADS_2