Pernikahan Rahasia Anak SMA Dengan Anak Bangsawan

Pernikahan Rahasia Anak SMA Dengan Anak Bangsawan
episode 5


__ADS_3

"hei...aku bertanya,kenapa tak di jawab?".ucapnya.


"aku kesini cuman kebetulan".ucapku malas.


"kebetulan?tidak mungkin kebetulan,pasti kau di sini numpang makan".ucapnya meledek.


"aku bilang cuman kebetulan,lagian kalo aku tahu kalian disini aku juga tidak akan kesini".ucapku malas.


saat aku akan pergi dari kafe tiba tiba si nenek sihir menarik tanganku dan merangkulku seperti orang akrab,sontak aku merasa jijik dan risih.


"heii ayolah tidak papa kau menumpang makan disini lagian kafe disini sudah dibayar oleh tuan muda marqurius".bisiknya.


aku yang mendengarnyapun ngeri ngeri jijik dan balinghatan saat mendengarnya.tapi yang dipikirkan nenek sihir itu berbeda,dia mengira aku balinghatan itu senang karna di perbolehkan makan secara gratis.


"tidak usah terlalu senang,aku tahu kamu keluarga yang tidak mampu".ucapnya.


"orang tidak mampu??aku bisa membeli kafe ini dengan harga tinggi bahkan kekayaan ku setara dengan si gunung es".gumamku dalam hati.


"tidak terimakasih,aku banyak urusan".tolakku lembut.


"mengerikan kenapa dia bersipat lembut lebih mengerikan dari pada bersiapat kasar".gumamannya dalam hati.


"bukannya tadi kamu senang,saat kamu diperbolehkan".ucapnya.


"yang aku tahu kamu bukan penyelenggara acara ini dan kamu memperbolehkan aku,aku takut penyelenggara acaranya tidak memperbolehkanku disini".ucapku lembut.


"itu...itu....".ucapnya gelagapan.


"sudahlah saya pergi,banyak kerjaan yang blm diurus".ucapku.


disaat aku sudah di depan pintu keluar ada yang memanggil namaku.


"abella...".panggilnya kencang.


suara yang berat tapi merdu saat didengar,sungguh menenangkan hati saat mendengar suaranya.


akupun berbalik dan seorang pria tampan dan juga gagah menghampiriku,yah itu adalah victor,dia adalah tuan muda marqurius si gunung es itu.


"apa...".ucapku malas.


"bisa kita bicara?".jawabnya formal.


"bicara soal apa?yang aku tahu kita tidak dekat dan tidak ada topik untuk dibicarakan".jawabku santai.


"ini masalah penting".ucapnya serius.


"masalah?itu masalahmu bukan masalahku?".jawabku heran.


akupun pergi meninggalkannya tapi tiba tiba victor menggendongku dan membawaku keruangan VIP yang dimana ruangan itu hanya ada aku dan dia.


"victor lepaskan aku,aku ingin muntah kalo cara menggendongmu kaya gini".ucapku pusing.


victorpun melemparku di salah satu sopa,aku kesakitan dan kepalaku pusing,ingin sekali muntah.


"akh....,br*ngsek ngapain kamu bawa aku kesini?".teriakku keras.


victorpun melemparkan sebuah amplok,dan menyuruhku untuk mentandatanganninya.


"apa ini?".tanyaku penasaran.

__ADS_1


"buka saja dan tandatangani".jawabnya santai.


akupun membuka amplok dan mengeluarkan beberapa lembar kertas putih yang sudah tercoret oleh tulisan.


aku sangat keget saat membaca tulisan dikertas,gmn tidak kaget tulisan dalam kertas itu tentang perjanjian pernikahan.


"apa ini?perjanjian pernikahan?maksudnya apa ini?".tanyaku berturut turut.


"tandatangani surat itu,lagian kau tidak akan rugi jika mentandatanganinya".ucapnya santai.


"enteng banget aku ngomong".ucapku kesal.


"tenang,kau masih bisa sekolah dan uang kebutuhanmu aku akan penuhi".ucapnya.


"hei dengar yah,aku tidak sembarangan menerima laki laki sebagai suamiku dia harus kuat dan bela dirinya harus melampauiku".ucapku.


"baiklah mari kita duel,kalo aku menang kau harus menjadi istriku".ucapnya santai.


"baiklah,,kalo aku menang kau harus jadi pelayanku selama 1 tahun".jawabku menyetujuinya.


"baiklah kita akan duel apa?".tanyaku.


"kita duel karate saja".jawabnya.


"baiklah besok kita melakukanya".ucapku.


"baiklah".jawabnya sambil berjabat tangan denganku.


kamipun menyepakatinya dan keluar dari ruangan itu,semua mata tertuju pada ku dengan tatapan sinis terutama si nenek sihir dia menatapku dengan tatapan ingin membunuh.


"apa loh liat liat mau ku colot tuh mata ".ucapku kesal.


akupun pergi dari kafe itu dan akan pergi kerumah sakit,mungkin kedua orang tuaku sudah selesai melakukannya.


...Bruk...suara orang terjatuh...


"nyonya maafkan aku,aku tidak konsen saat berjalan".ucapku merasa bersalah.


akupun lantas membantunya berdiri dan meminta maaf sekali lagi,jujur aku merasa bersalah.


"nyonya sekali lagi aku minta maaf".ucapku lagi merasa bersalah."apakah kau baik baik saja?apa ada yang terluka?".tanyaku khawatir.


"tidak aku tidak apa apa,lagian aku juga yang salah karna jalan tidak hati hati".jawabnya lembut sambil membersihkan bajunya,lantah aku membantunya.


"tetap saja nyonya saya merasa bersalah,sekali lagi saya minta maaf".ucapku bersungguh sungguh.


"abella?kau abella kan?putri dari Audrey crown?".tanyanya kepadaku.


"iya itu nama saya abella crown dan audrey crown itu mamah saya,apa anda mengenal mamah saya?".ucapku penasaran.


"ya ampun kamu sudah besar yah sekarang sudah menjadi gadis yang sangat cantik".ucapnya.


"akh terima kasih,tapi anda siapa?".tanyaku.


"saya teman mamah mu carlotte".ucapnya.


"carlotte marqurius?".tanyaku lagi.


"yah,,apakah kau tahu victor?".tanyanya.

__ADS_1


"yah tentu saya tahu,dia laki laki populer di sekolah".ucapku.


"apakah kau menerima lamarannya".tanyanya lagi.


"lamaran?".teriakku kaget."jadi dia menyuruhku mentandatangi surat pernikahan".gumamku dalam hati.


"yah,,melamar".ucapnya.


"masalah itu saya tidak tahu,nyonya saya buru buru saya harus kerumah sakit,saya permisi dulu".ucapku menghindari topik pembicaraan.


"siapa yang sakit?".tanyanya.


"ayah,dia dirawat di rumah sakit".jawabku.


"boleh saya ikut kerumah sakit melihat ayahmu?".tanyanya lagi.


"baiklah".jawabku.


setelah selesai berbincang kami kekasir untuk membar barang yang kami beli dan kami keluar dan akan menuju rumah sakit.


tapi aku teringat bahwa aku membawa sepedah motor bukan mobil dan aku berpikir. "dimana nyonya marqurius ikut kerumah sakit,tidak mungkin kan dia naik motor bersamaku".gumamku dalam hati.


"nyonya apakah anda membawa mobil".tanyaku lembut.


"tidak,biasanya saya naik taksi atau di jemput,memang kenapa?".ucapnya.


"tidak,karna saya tidak membawa mobil,nyonya anda pesan taksi saja saya akan pergi kerumah sakit menggunakan sepedah motor".ucapku hati hati.


"tidak apa apa saya pergi dengan kamu saja menggunakan sepeda motor".jawabnya.


"tapi anda tidak mungkin naik motor bersama saya".tolakku lembut.


"kamu meragukan saya".ucapnya berani.


"tidak saya tidak meragukan anda".jawabku tidak enak hati.


"kalo begitu mana kuncinya".ucapnya.


"buat apa nyonya".jawabku aneh.


"jangan banyak tanya mana kuncinya".


akupun memberikan kunci motor dan dia memberika belanjaannya kepada lumayan bayak,dia menaiki motor dan menyalakan mesin motornya lalu dia menyuruhku untuk naik.


"cepat naik".suruhnya.


"nyonya biar saya saja yang menmbawa motornya".ucapku sedikit khawatir.


"cepat naik atau saya tinggal".ucapnya.


lantas aku manaiki motor dengan perasaan canpur aduk,kamipun berjalan menelusuri jalan raya dan semua orang melihat kearah kami dengan tatapan aneh.


awalnya kami berjalan santai tapi lama kelamaan nyonya carlotte membawanya dengan kencang,dan itu membuatku panik dan takut.


jujur baru pertama kali aku merasakan panik dan takut yang mendalam,dia seperti ahli dalam mengendari motor dan akupun bertanya.


"nyonya apakah anda sudah biasa mengendarai motor".tanyaku.


"dulu saya dan mamahmu adalah gang motor kami adalah gadis nakal".jawabnya.

__ADS_1


aku yang mendengarnyapun terkaget kaget."what mereka juga sama nakalnya sepertiku.


kamipun sampai diperkarangan rumah sakit dan....


__ADS_2