Pernikahan Rahasia Anak SMA Dengan Anak Bangsawan

Pernikahan Rahasia Anak SMA Dengan Anak Bangsawan
6.ada yang aneh


__ADS_3

aku turun dari motor dan aku pergegas pergi kesemak semak dan memuntahkan makanan yang aku makan tadi.


...huekk....huekk......


"ini pertama kalinya aku di bonceng dengan kecepan tinggi ".gumamku merinding.


"kau tidak apa?".tanyanya khawatir kepadaku.


"aku tidak apa apa".jawabku menyakinkan.


"baguslah,kalo tidak apa apa.masa anak gang motor muntah saat di gonceng oleh wanita tua".ucapnya terkesan meledek.


"hahaha....iiya...".jawabku kikuk.


"kalo gitu kita masuk dan melihat papahmu,sebelum masuk saya akan menepon suami saya".ucapnya.


"silahkan nyonya".jawabku.


nyonya carlottepun pergi untuk menelepon suaminya, dan sebelum pergi dia bergumam tapi gumamannya sedikit keras dan kedengaran olehku.


"anak jaman sekarang fisiknya jelek sekali,gimana nanti punya anak".gumamnya sedikit keras.


aku yang memdengar gumamannya pun sedikit terkaget kaget dan ingin sekali membantah dan menjawab bahwa fisikku kuat.


"enak aja fisikku lemah,aku muntah gara gara anak anda tau".gumamanku sedikit keras dan membuat nyonya carlotte berpikir negatif.


nyonya carlottepun pergi dengan keadaan senyum senyum sendiri dan sepertinya dia bergumam tapi kali ini aku tidak mendengarnya karena terlalu pelan.


"akh...abella muntah karena victor ?kayanya aku akan cepat dapat cucu".gugamamnya sangat pelan sambil senyum senyum gak karuan.


diapun menelepon seuaminya dan sekali lagi aku ingin muntah karna panggilannya terlalu so sweet menurutku.


...tutt...tutt...suara telepon tersambung...


"honey,,cepat kamu kerumah sakit ".


("kenapa honey?apakah kamu terluka?)".tanyanya di sebrang sana.


"bukan,aku tidak terluka.tapi tuan crown sakit dan dia dirawat di rumah sakit kota S dan kita harus membicarakan soal perjodohan,sepertinya kita akan cepat mendapatkan cucu".jawabnya sedikit manja.


("baiklah aku akan segera kesana)".jawabnya.


setelah itu telepon terputus,tapi aku kaget saat mendengar soal perjodohan."perjodohan siapa?apakah perjodohan kakakku?,tapi tidak mungkin karna keluarga marqurius hanya memiliki pewaris tunggal yaitu victor.apa jangan jangan tentang aku dan victor".gumamku.


"hei kenapa bengong?".tanyanya mengagetkanku yang sedang berpikir.


"akh...aku tidak bengong".jawabku.


"masa,,jangan terlalu dipikirin,victor pasti tanggung jawab kok".ucapnya santai.


aku yang mendengar perkataannya terheran heran."maksudnya apa victor pasti tanggung jawab".gumamku pelan.


kamipun masuk kedalam dan berjalan dilorong rumah sakit dengan diam,tidak ada yang mengeluarkan suara kecuali suara langkah kaki.


kamipun sampai diruang rawat papah dan memasukinya,betapa leganya mereka sudah selesai.saat kami masuk ke dalam.


"mah,pah...".ucapku saat memasuki ruang rawat.

__ADS_1


merekapun menoleh dan tersenyum kepadaku."ada apa abella?".tanyanya.


"nyonya carlotte datang untuk menjenguk".ucapku.


"mana nyonya carlottenya?".tanyanya.


akupun menoleh dan menyari nyari perempuan yang seumuran dengan mamahku."hah dimana dia?tadi dia di sampinhku?".ucapku terheran heran.


tapi tiba tiba pintu masuk terbuka dan menampakkan sosok orang yang kucari dan 2 laki laki tampan.


"kawanku audrey...".panggilnya dengan suara keras.


"kawanku carlotte...".jawabnya dengan nada bahagia.


kedua wanita itu berpelukkan dengan bahagia melepaskan rindu yang mendalam,sudah lama mereka tidak bertemu karena kasibukkan masing masing.


"how are you?".tanya mamahku kepada nyonya carlotte.


"I am fine ".jawabnya.


"sudah lama sekali kita tidak bertemu,terakhir kita bertemu saat aku melahirkan abella dan saat itu juga kamu baru melahirkan victor".ucap mamahku panjang kali lebar.


"iya,,saat itu kita berjanji akan menjodohkan anak kita".


"akh....iya.bagaimana apa anak mu victor mau?".


"tentu saja victor mau,victor kemari nak beri salam kepada tante audrey".ucapnya.


victorpun memberi salam dengan sopan dan tersenyum ramah"hello tante,om saya victor".ucapnya ramah.


aku yang mendengar sapaan ramahnya sedikit merinding,karna lebih ngerikan dari pada dia bersikap dingin kepada orang.


"iri aja jadi orang,kasihan kalo orang gak laku suka nyindir orang tanpa sebab".jawabnya menusuk hatiku.


aku yang mendengar jawabnya tersurut emosi dan aku menyumpal mulutnya menggunakan buah yang ku pegang.


"bibirnya minta di jahit kanya?".ucapku kesal.


orang tuaku yang mengetahui aku akan marah, mereka menahan tanganku agar tidak marah.


"maaf nak victor abell ini anaknya sedikit bar bar".ucap papah kepada victor.


"tidak papah,sudah biasa.lagian di sekolah dia sering berkelahi".ucapnya santai.


"wah minta di hajar ini orang".ucapku kesal.


saat aku akan menghajar victor tiba tiba mamah meneriakki ku dengan keras dan membuat semua penghuni kamar kesakitan saat mendengar teriakkannya.


"abella......keluar".teriaknya keras.


lantas aku pun pergi keluar dan tidak menpedulukan siapapun,jujur aku sangat emosi.tapi tiba tiba victorpun ikut keluar bersamaku dan menunggu di depan pintu.


"kenapa kau keluar?".tanyaku kesal.


"disuruh".jawabnya singkat.


"kau tau kita di jodohkan?".tanyaku lagi.

__ADS_1


"tidak".jawabnya singkat.


"terus kenapa kau menyuruh diriku untuk mentandatangani suarat perjanjian pernikahan?".


"disuruh".


"disuruh siapa?".


"orang taulah masa orang utan".


"biasa aja kali jawabnya,cuma ditanya gitu aja jawabannya ngegas.


"siapa yang ngegas".


aku yang malas berdebat dengannya menyudahi adu mulut dengannya karna aku tahu tidak akan selesai sebentar.


"sudahlah lupakan saja".ucapku.


kamipun terdiam dengan keadaan hening tidak ada suara kecuali suara hembusan napas yang teratur.


aku berinisiatif bicara agar keheningan diantara kami pecah dan suasana tidak terlalu dingin.


... hemm...hemm...huukk...hukkk....


"gak enak tenggorokkan?batuk?minum obat,di apotek banyak".tanyanya kepadaku.


"tidak aku tidak batuk,cuman tenggorokkan ku kering aja".jawabku.


"oh...".jawabnya singkat.


"sesingkat itukah menjawab?".batinku."kamu gak ngerasa ada yang aneh?".tanyaku.


"ada yang aneh apa?".tanyanya balik.


"yah itu soal perjodohan kita,kita kan masih sekolah dan kamu juga tahu bahwa pernikahan itu hubungan sakral,janji suci yang di saksikan oleh tuhan".ucapku.


"ya...biarlah sudah takdir dari tuhan".jawabnya santai.


"maksudnya takdir dari tuhan?".tanyaku."kenapa kata takdir tuhan ada arti lain,ini ada yang aneh,benar benar aneh kaya sudah di rencanakan".batinku.


"sudahlah jangan di bahas lagi".ucapnya.


susanapun kembali hening dan semakin canggung,ingin rasanya aku pergi dari sini.sedangkan di dalam ruang diamana para orang tua sedang menbahas tentang perjodohan.


"gimana kita percepat pernikahannya?".tanya nyonya carlotte kepada yang lain.


"kenapa harus di buru buru,mereka masih sekolah".jawab papahku.


"kita harus menikahkan mereka buru buru,sebelum perut abella menbuncit".ucapnya.


"membuncit?".tanya tuan jecsper.


"iya aku mendengar abella bilang bahwa dia muntah muntah karna victor".ucapnya.


"jadi kita sebentar lagi punya cucu dong?".tanya mamah.


"yah...kita harus merasakan ini,ini kabar baik".ucap nyonya carlotte.

__ADS_1


mereka sangat senang mendegar bahwa abella sedang mengandung padahal realitanya abella tidak mengandung,dia berkata muntah karna victor itu bukan karna hamil tapi karna di panggul oleh victor dan membuat kepala abella pusing dan mual mual.


__ADS_2