Persahabatan

Persahabatan
BAB 10 Rasa Kecewa


__ADS_3

Pagi menjelang dengan langit yang cerah cahaya matahari menghangatkan bumi. Keysha yang sedang memakai sepatu dikagetkan dengan suara motor yang berhenti di depan rumahnya. Kaget dan senang melihat sahabatnya sudah menunggu di motor. Awalnya Keysha kira Kevin setelah dilihat lihat ternyata yang datang Kiano.


"Pagi sha... Sorry selama ini gue gk jemput lo Motor gue di pinjem sepupu baru kemarin di balikin" penjelasan Kiano


"Koq bisa?"


"Dia lagi prakter kerja lapangan trus magang agak jauh klo pake kendaraan umum takut terlambat"


"Oooowwhhh gue kira lo marah dan gak mau berteman ma gue lagi" mata Keysha sudah mulai berkaca kaca.


"Iya sorry juga di sekolah gue emang ngehindarin lo, gak enak sama Kevin lagian aku gak bener bener ngehindar banyak kegiatan gue akhir akhir ini, sorry ya" ucap Kiano sambil duduk di samping Keysha.


"Gue kangen lo no" terlihat air mata yang mulai menetes dipipi putihnya Keysha.


"Diih cengeng gitu aja nangis, Gue juga kangen Sha" ucap Kiano sambil memeluk sahabat yang sebulan ini dia hindari perasaan seer yang Kiano makin terasa kuat. begitupun Keysha merasakan perasaan yang sulit diungkapkan.


"Kiano jemput ya? Udah sarapan?" Bunda menghampiri mereka yang sudah melepas kangen.


" Iya Bun aku juga dah sarapan koq tadi"


"Ya sudah sana berangkat nanti kesiangan, jangan lupa temui Kevin dan perbaikilah semuanya"


" Iya Bun... Sha pamit"


"Berangkat dulu Bun!"


"Assalamualaikum..."


Kiano dan Keysha pamit sambil mencium punggung tangan Bunda. Mereka berangkat ke Sekolah.


Dua puluh menit waktu perjalanan dari rumah Keysha ke Sekolah. Saat di parkiran mereka ngobrol sebentar


"Tar istirahat gue jemput lo trus kita bareng bareng ke kelas Kevin"


"Gue takut si Kevin marah no"


"Mungkin, tapi wajarlah karena emang kita yang salah. Gimana pun perlakuan Kevin nanti kita terima aja ya Sha!"


Keysha menarik nafasnya dalam dalam sambil mengangguk.


" Ya sudah kita ke kelas bentar lagi bel masuk"


Tanpa disadari sepasang mata sedang memperhatikan gerak gerik mereka.


Jam istirahat pun tiba, Kiano datang ke kelasnya Keysha

__ADS_1


"Sha... ayooooo!"


"Iya, yoook"


Mereka yang melihat Keysha bareng lagi sama Kiano terherang heran. Bukannya K3 bubar kenapa skrng mereka bersama lagi. tapi masih minus Kevin.


Keysha dan Kiano mendatangi Kevin yang sedang bermain Basket di lapangan belakang.


"Vin.... Kita boleh ngomong gak?" ucap Kiano agak berteriak karena Kevin berada di tengah lapangan.


Kevin melihat tanpa menghiraukan mereka dan tetap bermain Basket.


Perasaan Keysha terasa sakit melihat Kevin tak menghiraukannya.


"Vin... Bentar aja sini dulu!" panggil Keysha terlihat matanya berkaca kaca


"Ngapain lo berdua kemari? Kalian kan sibuk gk usahlah mempedulikan gue"


"Vin ngobrolnya baik baik elaah. gk enak teriak teriak gini" Kiano mulai terpancing emosi


"Gue lagi latihan tar ajalah"


" Vi...in Kevin" teriak Keysha yang sudah gk bisa menahan perasaan sakitnya air matanya pun sudah menetes di pipinya. sakit dadanya seperti ditusuk sembilu


Kevin yang melihat itu sebenarnya gk tega dan merasa kasihan dalam hati ada perasaan untuk mendatangi mereka dan memeluk Keysha tapi rasa kecewa yang Kevin rasakan sulit untuk dilupakan.


"Kita pergi dulu, kasih waktu buat Kevin ya" Keysha terisak tak menjawab hanya mengikuti kemana tangannya ditarik Kiano.


Di dalam kelas baik Keysha Kiano bahkan Kevin tidak dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Mereka tidak konsen pikirannya melayang kemana mana. Banyak penyesalan kekecewaan pertanyaan rencana dalam benak ketiga sahabatnya itu.


Tak dipungkiri Kevin senang saat kedua sahabatnya datang menemuinya. Padahal keinginannya saat itu menghampiri mereka dan memeluk keduanya betapa Kevin sangat merindukan keduanya. Tapi lagi lagi ego nya menahannya.


Apalagi saat melihat lelehan airmata Keysha yang membasahi pipi putihnya Kevin ingin sekali mengusapnya dan membenamkannya di dadanya memeluknya erat rasa sakit dan tak tega dirasakan bersamaan tapi teringat kejadian saat mereka meninggalkannya tanpa sepatah katapun. Sehingga mengurungkannya.


Arif teman satu mejanya Kevin membuyarkan lamunannya


"Vin, kalian baikan ya?


"Maksud lo?"


"K3 bersama lagi? Kemarin gue menyayangkan kalian retak kirain akan bubar tapi ngeliat kalian di lapang belakang kumpul lagi gue lega. Lagian gue heran apa sih yang buat kalian jadi retak palingan hanya kesalah fahaman atau keegoan yang ada. Sayang kalo sampai retak kalian dah lama bersama gk ada yang bisa misahin kalian. Semua orang juga iri dengan kedekatan kalian solid banget. Cukup saling percaya tekan ego masing masing gue yakin sampai kapanpun kalian langgeng. Selamat berkumpul kembali K3!" ucap Arif panjang lebar sambil menarik tangan Kevin untuk bersalaman


"Gue baru tahu lo banyak omong ya?" terlihat bibir Kevin sedikit melengkung dalam pikirannya membenarkan apa yang diucapkan si Arif.


Tapi gue mau ngerjain dulu mereka pikiran jail Kevin mulai.

__ADS_1


Pulang sekolah Keysha dan Kiano sudah buru buru ke parkiran berharap Kevin masih ada. Tapi sampai di sana mereka sudah tidak melihat Motornya Kevin. Keysha menghela nafas terlihat kekecewaannya


"Besok lagi masih banyak waktu koq ya Sha!" ucap Kiano menenangkan


Keysha dan Kiano menaiki motornya dan mulai melaju di jalan raya.


"No berhenti gue haus beli es boba dulu"


Kiano meminggirkan motornya dan berhenti di warung boba belum juga Keysha turun seseorang menghampiri mereka


"No...no...Kiano, si Ke..Kevin dia di keroyok orang di alun alun"ucap orang itu ngosngosan


Mendengar itu Keysha yang tadinya mau turun gak jadi dan Kiano tanpa berpikir dan bertanya langsung meluncur dengan motornya.


Sesampainya di alun alun Kiano memelankan motornya dan mulai berkeliling melihat keadaan. Tak terlihat ada bentrok atau apapun. Tak jauh dari mereka lihat motor Kevin terparkir di parkiran taman. Kiano pun menepikan dan memarkirkan motornya disamping motor Kevin.


Keysha dan Kiano turun dan memasuki taman sambil memedarkan pandangan mereka kesegala arah mencari keberadaan sahabatnya. Di bangku taman pojokan terlihat orang yang sedang tidur dan mereka meyakini kalo itu Kevin sahabatnya karena mengenali tasnya yang berada di meja bangku tersebut.


"Vin... Lo gak apa apa? tanya keysha sambil menggoyangkan kaki Kevin


Kevin tertidur telentang dengan tangan menutupi wajahnya.


"Vin katanya lo dikeroyok orang lo gak papa?" tanya Kiano


"Viiiin...."


"Apa sih kalian berisik banget, gue mau tidur juga" Kevin bangkit dan langsung duduk menatap nyalang kepada kedua sahabatnya. dengan polosnya Keysha bertanya


"Koq mau tidur di taman sih vin?"


"Trus mau dimana? gue males pulang lagian dua sahabat gue dah pergi ke laut ninggalin gue. gue numpang tidur dimana coba?" kevin berdiri sambil mengambil tasnya dan akan segera pergi


"Keviiin maafin gue!" Keysha menangis terisak sambil memeluk Kevin.


" Mulai deh Sha lo drama kan udah lepasin" Keysha menggelengkan kepalanya dan memeluk Kevin tambah erat.


"Sorry Vin selama ini gue gk menghindari lo, Gue emang sibuk kemarin, gue salah emang gak ada waktu buat kalian"


"Udah lah yang lalu biarkan berlalu semua hanya karena keegoan semata"


"Sha sampe kapan lo meluk gue? tar si kiano cemburu lo meluk gue terus"


Keysha melepaskan pelukannya dan memukul dada Kevin. Kiano hanya geleng geleng kepala.


Akhirnya selesai juga masalahnya. Jangan lupa budayakan like setelah membaca tambahkan komen tentang isi cerita. Bolehlah di kasih vote dan mawar ato kopinya

__ADS_1


Selamat Membaca


__ADS_2