Persahabatan

Persahabatan
BAB 23 Tersesat


__ADS_3

Setelah mereka merasakan tenaganya kembali mereka memulai perjalannan menuju Pos 8 untuk tujuan mereka dan berencana membuat Tenda di sana.


K3 beserta Arif Sheila Nabila dan Siska ada di rombongan yang sama mereka mulai perjalanan. Di depan sana ada juga rombongan Alif Sarah Fania dan yang lainnya.


Entah sengaja atau tidak gambar panah petunjuk arah itu seperti tersenggol Alif karena mereka terus bercanda dan bergurau sehingga arah panah jadi berubah. Tidak ada yang menyadarinya.


Begitupun rombongan K3 dan yang lainnya mereka terus mengikuti arah panah. Semakin lama semakin dalam masuk ke hutan jalan setapak yang mereka ikuti semakin kecil dan semakin hilang.


Kevin mulai merasakan keganjilan itu. hari sudah menjelang senja tapi mereka tidak menemukan panah yang menunjukan arah.


" Koq gak ada lagi panah petunjuk arah ya?" Kevin membuka suara


" Gue juga gak liat?" Kiano


" Apa jangan jangan kita tersesat?" Ucapan Arif ini membuat wajah para cewe berubah pucat dan panik


" Gimana donk ini?" Siska dah mulai panik


" Tenang dulu kita belum tentu tersesat" Kiano berusaha menenangkan semuanya.


" Yang diucap Kiano benar kita harus tenang menghadapi situasi kayak gini kalo kita panik kita gak bisa berpikir" Kevin menambahkan


" Jadi gimana apa kita balik ke jalur tadi aja?" Arif


" Sudah senja, mungkin sekarang sekitar jam 7 malam cuma karena cuaca cerah jadi terlihat masih sore!" Keysha


" Iya 18.45" ucap Sheila


" Kalo kita balik ke jalur yang tadi kita akan semakin malam dan jalan akan semakin gelap, takut lebih tersesat. Sebaiknya kita cari tanah yang agak lapang agar bisa mendirikan tenda. Untung barang barang dipegang masing masing tidak di kumpulkan di panitia" Ucap Kevin

__ADS_1


Tak jauh dari situ ada tanah yang sedikit lapang cukup untuk mendirikan 2 tenda. Tenda Yang di bawa Kevin cukup untuk 5 orang. Dan yang di bawa Keysha pun cukup untuk 5 orang.


Mereka mendirikan Tenda bersama sama. Arif dan Sheila yang bertugas mencari kayu.


" Rif lo nyari kayunya jangan terlalu jauh dan ini bawa senter dan kantong air siapa tau depan sana kamu menemukan mata air kita butuh air buat masak dan minum" Kevin mengintruksikan sedangkan Arif hanya mengangguk


Kevin dan Kiano mendirikan Tenda sedangkan cewe cewe mulai memasang kompor portabel dan memulai memasak.


Tak berapa lama Arif dan Sheila kembali membawa kayu kayu kering cukup banyak. Selain itu Sheila juga membawa air.


" Ternyata deket sini ada mata air yang jernih jadi kita gk akan kekurangan air. Walaupun gak besar tp air terus keluar dri sela sela batu. Gue bikin sedikit ruang buat penampungan air itu" Arif merasa bangga dengan temuannya.


Kevin dan Kiano yang tadi berpikir takut kekurangan air kini merasa lega. Mereka menyalakan Api Unggun untuk menghangatkan suhu biar gak kedinginan. Karena dihutan semakin malam akan terasa semakin dingin. Untung tiap orang membawa sleeping bag masing masing. mere memberi jadwal bergiliran untuk berjaga di luar.


Sekarang giliran Kiano dan Nabila dan Siska yang akan berjaga. Sambil memetik gitar dan bernyanyi untuk menghilangkan kantuk. Dua jam kemudian giliran Kevin dan Keysha untuk berjaga. mereka mulai berjaga dari jam 01.00-03.00.


Keysha dan Kevin hanya mengobrol tentang pertemanan mereka selama ini. Bahkan Kevin menceritakan kalo Keyla sempat Menembak dia. Itu semua membuat mereka tertawa bersama.


" Ya lo juga tau sha gue udah nganggap adek lo seperti adek gue sendiri"


" Sha lo taukan gue bentar lagi kita bakal berpisah gue kuliah di luar. Gue harap persahabatan kita gk akan pernah terputus. Bisa gak lo tiap hari kirim email dan VC gue?"


" Gue pasti merindukan lo sha"


Keysha terdiam ya perasannya seperti tertusuk duri sakit tapi tak berdarah. Keysha merasa gak rela berpisah dengan Kevin dada nya sesak tak tertahan bulir air mata pun menetes membasahi pipi putihnya.


Keysha menangis dengan tersedu dan melihat Kevin


" Gue juga pasti rindu sama lo Vin, Gue pasti kirim email dan VC lo tiap hari"

__ADS_1


Kevin menghangat hatinya mendengar ucapan Keysha lalu memeluk erat Keysha dan menenangkan perempuan itu. Perempuan yang selama ini selalu disampingnya yang tanpa Kevin sadari telah mengisi hatinya. Tapi Kevin terikat dengan janji mereka sehingga menahan perasaannya, Tak mau persahabatannya hancur.


Jam 03.00 kini giliran Arif dah Sheila yang berjaga mereka pun bergantian. Keysha masuk di sleeping bag nya dan tertidur begitu pun Kevin tidur di tendanya bersama Kiano.


Jam 04.30 semuanya terbangun hampir bersamaan Mereka bergiliran pergi ke mata air untuk cuci muka dan gosok gigi.


Hari mulai menyingsing matahari mulai hadir di sela sela dedaunan para cewe mulai memasak air untuk membuat susu ato teh untuk sarapan mereka di temani biskuit yang mereka bawa.


Mereka berembug untuk membicarakan rencana selanjutnya apa yang akan mereka lakukan.


" Seger nya udara pagi ini ditemani gadis cantik juga teh hangat dan beberapa cemilan, Nikmat mana yang kau dustakan" Arif sambil menyesap Teh nya


Semua menyetujui apa yang diucapkan Arif mereka semua merasakan kenyamanan kedamaian serta udara yang terasa segar jauh dari polusi udara.


Sesuai yang di bicarakan semalam mereka akan putar balik ke jalan yang kemarin mereka lewatin. mereka berpikir kalo rombongan yang lain pasti sudah mengetahui kalo rombongan mereka tidak ada dalam rombongan utama.


Semuanya memutuskan untuk membereskan tenda dan semua peralatan untuk kembali ke jalur utama. Mereka pun mulai melakukan perjalanan. Dan berhasil menemukan jalan utama dan mereka pun bertemu dengan dengan panitia yang memang sedang mencari keberadaan mereka.


Setelah bertemu dan pergi ke Pos 8 betapa mereka sangat lega bisa kembali berkumpul dengan Semuanya.


Pikiran pikiran yang membebani mereka hilang berganti dengan rasa senang.


Karena tenda sudah penuh terpaksa mereka mendirikan tenda lagi. untuk tim cowo dan tim cewe. Kiano dibantu Kevin dan Arif memasang tenda tersebut. Mereka pun memasang tenda untuk Keysha dan teman temannya. Sementara Keysha dan tim cewenya menyiapkan makanan untuk mereka santap.


" Aku bikin mie di tambah bakso sosis sama telur aja ya buat kalian!" Ucap sheila sambil memasukan air untuk dipanaskan. di bantu Nabila dan Siska yang memotong sosis dan bakso juga sayuran. Keysha sendiri menghampiri Sheila membantu membuka bungkus mie instan.


" Gue gak bayangin kalo kita gak langsung ketemu sama yang lain" ucap Keysha


"Gue pikir bakalan lama tersesatnya trus gue pikir bakal banyak hewan buas iih ngeri" Sheila bergidik

__ADS_1


"Alhamdulillah sekarang kita selamat dan udah kumpul dengan semuanya!"


Sampai sini dulu ya! Jangan lupa tinggalkan jejak


__ADS_2