
Sudah beberapa hari sejak mama berpikir negatif tentang putra nya,mama merasa bersalah jadi mama ingin meminta maaf pada putranya,dengan mengundang keluarga calon besannya untuk makan siang bersama,mama juga ingin bertemu gadis yang sudah membuat putranya terpesona.
Mama Raega sedang menyiap kan perjamuan siang ini,dengan mengundang calon menantu dan calon besannya.yang sudah mama konfirmasi sebelum nya pada calon besannya dan sudah mendapat persetujui mereka.
Dan putranya tidak tau menau soal rencana sang mama yang mendapat dukungan penuh dari sang papa.
''Nyonya ada tamu,tamu nya cantik banget seperti model gitu Nya...
Mama Rae sangat senang mendengar bik parmi berkata.
''pasti itu calon menantu ku bik...jawab mama Rae dengan gembira melangkah keruang tamu dimana calon menantu nya berada.
''calon menantu mama sudah datang..uwaaa gk nyangka pilihan putra mama memang gk salah... tutur mama dengan senang nya merangkul gadis yang ditemuinya itu.
''iya... tante.. balas gadis itu malu.
''jangan panggil tante,tapi mama setelah abang mu menikah setelah itu kamu dan Raega yang menikah... di biasa kan sekarang panggil mama... tutur mama sangat ramah.
''wah ini apa...?tanya mama Rae ketika melihat kotak kue di atas meja.
''Emmm ini untuk semua... hanya buah tangan tante... jawab gadis itu malu.seraya menyerah kan kotak kue nya pada mama Rae.
''kan sudah dibilang jangan panggil tante tapi mama..ucap mama dengan senang hati menerima kotak itu.''kita tunggu papa dan Raega sebentar lagi mereka pulang... tutur mama dan mengajak calon menantu nya itu mengobrol.
Sementara diluar gerbang bangunan rumah yang cukup besar dan mewah terlihat seorang gadis turun dari becak.gadis itu menghela napas,ia melihat tombol bel yang tinggi,dan dia harus berjinjit untuk menekan nya.
Tampak sebuah mobil berhenti tepat didepan gerbang,dan dia Raega yang keluar dari mobil.
''ade...disini... tanya Raega senang.
''iiitu...ayah bunda minta ade kemari katanya...mama om mau ketemu...tutur Ryani lirih.
''Raega siapa... tny papa yang juga keluar dari mobil.
__ADS_1
''ayo kenalan dulu sama papa,ajak Raega lembut.''ini pak Ryani calon istri Rae sekaligus calon menantu papa...ucap Raega mengenalkan Ryani pada papanya.
Ryani hanya menyatu kan kedua tangan nya dan memasang senyum berusaha tidak terlihat canggung atau gugup.papa hanya tersenyum senang melihat gadis yang sudah berhasil melunakkan ke kerasan hati putranya.
''mari kita masuk pasti mama sudah menunggu calon menantunya..ucap papa kemudian berjalan masuk terlebih dahulu.lalu disusul oleh kedua nya dengan berjalan beriringan.
''papa sudah pulang.. Raega nya mana...tnya mama saat melihat sang suami datang.
''diluar bersama...
''Pa menantu kita sudah datang...
''iya papa tau karena...
''dia cantik sekali dia juga pandai masak sekarang dia lagi masakan kesukaan Raega...
''yang mama bicara kan itu siapa,Ryani disini calon istri Raega yang sekarang berada disisi Raega....suara Raega mengagetkan mama sembari menoleh ke arah Raega dan sosok gadis mungil di samping Raega.
''mama makan siang nya sudah siap....
''Cantikha..seru Raega dan papa ber sama an.
(jadi ini gadis,cinta pertama nya Rae)pikir mama.
(oooh pantesan,dia yang di pilih sebagai calon menantu mama om,ade kalah jauuuh,apa lagi dia cewek yang di sukai om waktu kuliah dulu,CLBK rupanya)pikir Ryani saat tau nama gadis yang ada di depan mereka itu.
''mama ini gimana,ini kan Cantikha anak nya bpk Kusno...maaf Cantikha salah paham,menganggap mu sebagai calon menantu kami... jelas papa lembut.
''di anggap calon menantu,juga gk apa apa om..dengan senang hati saya terima... jawab Cantikha dengan percaya diri.
''saya yang gk mau,apa lagi sampai nikah,sama cewek peret kayak kamu... semua kaget mendengar ucapan kasar dari Raega.kecuali Ryani yang memang tidak tau menau,kata hinaan yang dilontarkan Raega.
''maksud kamu..mengatakan itu apa? saya bukan wanita penggoda,seperti yang kamu hina kan itu Raega...isak Cantikha menangis.
__ADS_1
''Raega,minta maaf pada Cantikha,jangan asal menuduh kalau tidak ada bukti... bela mama pada Cantikha.
''Rae lihat dengan mata kepala Rae sendiri,dan itu bukan sekali,tapi sering kali...sudah lah..saya bukan Bayu,yang bisa kamu bodoh bodohi,Bayu sudah tidak ada,sekarang yang ada adalah,Raega yang sudah bertunangan dan akan segera menikah sebulan ini,dan tidak ada wanita lain untuk masuk kedalam nya... tegas Raega membuat yang ada disana,memiliki pendapat tersendiri.
papa tersenyum dia akan selalu mendukung putra tunggal nya ini,karena bagi papa Raega bukan pria manja seperti dulu lagi.
Mama sendiri terdiam,dia mengerti bagaimana putranya yang dulu dan yang sekarang,dan mama tidak mau,putranya yang lemah dulu kembali.
Lain hal nya Ryani(sebenarnya yang lagi di debatkan dari tadi apa ya.. )pikir Ryani benar benar tidak mau ambil peduli dengan situasi yang terjadi di depan nya itu.
''emmm maaf mengganggu semua,ade...boleh gk numpang ke kamar mandi,bisa gk perdebatan nya,yang ade gk ngerti dilanjut kan nanti,ade.....benar benar gk tahan lagi....suara Ryani seperti anak kecil yang malu malu.
Raega baru sadar,Ryani ada disamping nya,dan sadar ia barusan mengabaikan tunangannya tersebut.
''di atas di kamar...
''kok di atas,jauuuh,di bawah saja lebih dekat...ucap Ryani cepat memotong ucapan Raega.
''non...kemari...biar bibik tunjuki...panggil bik Parmi yang berada dibelakang Cantikha,tanpa peduli orang orang disana berpikiran apa tentang nya,Ryani meletakkan bingkisan yang dibawa nya di atas meja,dan dengan secepat mungkin mengikuti wanita setengah baya itu.
Raega duduk disopa,dengan tubuh yang terasa lelah dan letih pada saat ini.
''Cantikha,maaf...lebih baik kamu pulang saja,ini hanya kesalah pahaman saja,oya titip salam dengan papa mu....tutur papa bijak agar suasana membaik.
''saya permisi om,tante,sudah datang di waktu yang salah...tutur Cantikha lembut bersikap sopan walau sudah di permalukan oleh Raega,tulus atau tidak,tidak ada yang tau.
Raega meraih bingkisan yang di bawah tunangannya,dan ternyata kue bikinan bunda.
''bik tolong saji kan ini.. pinta Raega memberikan taperwer berisi kue kepada ART nya.langsung saja sang bibik tanpa bicara melakukan yang di perintah kan pada nya.
''mama harus jelaskan,kesalah pahaman ini kepada Ryani,mama yang mengundang nya untuk datang kerumah,tapi mama malah mengakui orang lain sebagai calon menantu...pintah papa bijak.
''tidak perlu,mama tidak perlu menjelaskan ini,ade akan semakin berpikiran negatif tentang Rae...jadi mama...tidak perlu berbicara apa pun...ucap Raega dingin.suasana disana berubah sunyi.
__ADS_1
Bersambung.......