Pesona Si Gadis Mungil

Pesona Si Gadis Mungil
Kemarahan Raega


__ADS_3

😍😍😍YANG INI WAJIB LIKE 😍😍😍


☘️☘️☘️☘️


Raega meraih tubuh sang istri,dan sang istri meringis memegangi perut nya.


''saaaakiiiit... keluh Ryani.


''kita kedokter...cemas Raega.


''Arfan bisa beri tau saya...di daerah sini,yang dekat,dimana bisa di temukan puskesmas atau klinik...teriak Raega pada Arfan yang tidak jauh berdiri di dekat sepeda motornya.


Arfan mendekat ke mobil.


''ade... kenapa...? saat Arfan melihat wajah Ryani meringis.


''mala tanya lagi,gk usah banyak tanya, cepat tunjuki..! bentak Raega.


''OK.... ikuti aku...Arfan bersegera mengegas motor nya.


Sepuluh menit mereka sampai ke sebuah klinik,Raega bersegera membopong sang istri,membawah nya masuk.


''saya mau dokter cewek atau bidan,yang memeriksa dan merawat istri saya...pintah Raega tegas pada seorang bidan,saat membaringkan sang istri di atas tempat tidur yang ada di ruangan pemeriksaan di klinik.


''maaf,bapak...?


''saya mau mendampingi istri saya...sambung Raega memotong ucapan sang bidan.


Sang bidan pun tak bisa melarang,kalau sang suami ingin mendampingi sang istri,bu bidan awal nya mengirah mereka kk beradik tak tau nya salah.


''kalau lagi datang bulan,sering mengalami sakit seperti ini...? tanya bu bidan saat memegang perut Ryani.


''terkadang....kalau lagi gk lancar.... akuh Ryani.


''dan ini perut kamu seperti kembung....makan apa...? tanya bu bidan lagi.


''durian....


Sang bidan tersenyum.


''saat melihat durian yang lagi musim...lupa kalau lagi datang bulan...makan nya pun tidak pakai aturan,banyak kurang banyak...jadi nya kembung....ucap sang bidan.


Ryani hanya bisa meringis,antara tertawa mengakui dan menahan rasa sakit.Raega sendiri yang sedari tadi hanya menyaksikan dan mendengar tanpa komentar.


''makan si boleh tapi...harus kira kira...miring kan badan,jangan tegang,saya suntik...


Ryani pun mengikuti anjuran sang bidan.seusai menyuntik Ryani,sang bidan kembali ke meja tugas nya.


Raega dengan penuh perhatian membantu Ryani bangun dan memapah duduk di depan sang bidan.


''ini gk ada yang serius...yang harus dirawat inap,begitu bu...tanya Raega,dia tidak mau terjadi yang serius menimpa sang istri.


''jangan khawatir,tidak ada yang serius,ini akibat terlalu banyak memakan durian,kadar gula yang di konsumsi...jadi nya meningkat dan menyebabkan darah haid menggumpal,dan menimbulkan rasa sakit dirahim karena darah haid yang tidak lancar.... penjelasan bidan.


''jadi....gk boleh makan DU RIAN lagi...larang Raega dengan menekan kata durian.


''mas... selagi masih disini...tar kalau uda pulang,gk bisa lagi... makan sepuasnya seperti disini...rengek Ryani.


''jangan khawatir pak,masih bisa kok istrinya makan durian,tapi...jangan terlalu banyak seperti tadi.. ungkap bu bidan.

__ADS_1


Seketika wajah Ryani berubah senang.


(bu bidan ngapain lagi,bilang seperti barusan)geram Raega dalam hati.


''kalau hamil nanti...,baru... sebisa mungkin hindari makan durian...saya cuma kasih tau,supaya sang suami bisa mengawasi kebiasaan pola makan sang istri,yang pelupa...kalian pengantin baru... tebak bu bidan.


''iya...tapi bu...seandai nya yang makan suami bisa kan...?


''kok suami yang harus makan...? protes Raega mendengar pertanyaan sang istri pada bu bidan.


''kalau ade hamil,terus ngidam nya.. kepingin makan durian,ya harus mas...yang makan...jelas Ryani menghayal.


''itu lihat nanti,kalau sayang beneran hamil,bikin saja baru sekali,terus kedatangan tamu gk di undang ...gerutu Raega asal.


Bu bidan sendiri menahan tawa,menyaksihkan interaksi pasangan baru di depan nya yang unik.


''ehemm... ini obat penghilang rasa sakitnya...


Suara bu bidan menyadarkan kedua nya.


Raega merangkul sang istri berpamitan pada bu bidan dan segera kembali ke rumah perkebunan.


☘️☘️☘️☘️


Setelah makan malam Ryani berkumpul dengan para ibu ibu yang tinggal di sekitar perkebunan.Sambil mengobrol mereka asyik membuat beraneka makanan yang bahan dasar nya durian.Ryani pun ikut berbaur.


''ini mau buat apa bu...tanya Ryani penasaran,saat daging durian tanpa biji ditemani remas dengan garam sedikit,lalu di masuk kan ke dalam wadah yang bersih.


''ini durian asam,kalau orang melayu bilang,tempoyak...jawab si ibu.


''oooh jadi cara bikin nya begini...berapa hari baru jadi bu....tanya Ryani yang masih penasaran.


''besok kalau ade pulang,bisa tidak ade beli... masalah nya dulu waktu masih tinggal didaerah sini,ayah ade suka banget,disambal sama ikan teri,ade waktu itu ikut nyobain,emang enak banget...


Semua para ibu ibu yang berada di sana tersenyum, mendengar penuturan istri seorang direktur yang benar benar polos.


''jangan khawatir...semua yang ade bikin ini untuk di bawak pulang kekota,iya kan....?ucap ibu yang berbeda.


''iya... serentak para ibu ibu menjawab.


Ryani yang asyik berkumpul membuat makanan bersama para ibu ibu.


Raega sendiri pun berkumpul dengan para bapak bapak,membicarakan tentang langkah langkah perkembangan kerja sama yang sudah ditanda tangani oleh Raega tadi pagi.beranda pos kampling sedikit jauh dari rumah yang mereka tempati untuk bermalam.


Arfan datang memakai kaos polo berwarna merah,serasi dengan kulit nya.dia duduk di depan Raega.


''apa masih ada... yang tidak sesuai mas... tanya Arfan saat melihat Raega masih memegang surat kontrak yang jelas jelas sudah di tanda tangani tadi siang.


''tidak ada,saya memang suka memeriksa nya berulang kali,saya paling tidak suka ada kecurangan,sekecil apa pun,saya tidak suka..ucap Raega dingin.


Arfan mengulurkan minuman kaleng ke Raega,Sekilas Raega melihat sesuatu yang membuat mata Raega melotot tak percaya.


Raega langsung berdiri dan bukan minuman yang diraih oleh Raega,melain kan pergelangan tangan Arfan.


''apa ini... suara dingin Raega terdengar seraya menunjuk tato dipunggung pergelangan tangan Arfan.


''ini...nama kekasih sa..


Sebuah tendangan mengarah tepat kehulu hati Arfan,hingga tubuh Arfan terjengkang kebelakang,semua yang ada di sana terkejut.

__ADS_1


Ketika semua yang ada masih dalam kebingungan,Arfan lagi lagi mendapat kan tendangan bertubi tubi dari Raega.


Tak ayal Arfan berteriak kesakitan,karena bukan hanya perut nya,tetapi dada dan wajah nya ditendang oleh Raega dengan sepatu pantofel kulit yang dipakainya saat ini.


Empat orang pria melerai dan menahan tubuh Raega dengan kuat,dan yang lainnya membantu Arfan,yang terkapar.


''lepas kan saya...!kalian jangan ikut campur! saya akan bunuh si berengsek ini,berani nya dia menipu ku...berpura pura di hadapan ku...dasar licik,lepas kan aku.. teriak Raega seperti orang kesurupan.


''sabar pak kita bicara kan baik baik, apa masalah nya pak... ?


''aku bilang kalian gk perlu ikut campur,bajingan ini pantas mati...lepaskan saya... teriak Raega semakin kuat meronta untuk melepasnya kan diri.


''panggil istri pak Raega,suruh kemari cepat...


perintah seorang bapak kepada seorang pemuda tanggung, yang melihat Raega yang benar benar tidak terkendali.


Pemuda itu pun berlari dengan cepat ke arah ibu ibu berkumpul.


''is istri pak Raega mana mak...pak Raega ngamuk,mas Arfan di di pukulin hampir mati...


''barusan ke kamar... biar saya saja yang kasih tau....


''cepetan mak,mas Arfan makalan mati...


''iya.... teriak ibu itu cemas mendengar ucapan sang putra.


''dek.. dek Ryani...panggil sang ibu keras.


''ada apa buk....


Ryani kaget si ibu langsung menarik tangan nya saat ia membuka pintu.


''itu pak Raega ngamuk,mas Arfan mau dibunuh...Ryani kaget.


''di mana... teriak Ryani.


''di sana...


Tanpa membuang waktu Ryani berlari ke arah keramaian yang ada.Ryani sok melihat sang suami memukul menghajar Arfan yang sudah benar benar terkapar.


''mas... apa yang mas lakuin... berhenti....Ryani mencoba menarik lengan Raega seraya menangis.


''aku sudah bilang jangan ikut campur urusan ku...


Dengan kuat tanpa sadar dan sudah diliputin kemarahan Raega menghempas tubuh mungil sang istri hingga membentur tiang pos kamling yang ada.


''ade... teriak Arfan dengan sisa tenaga nya.


''ya Allah.... pak Raega istri nya ini...kok di lempar.... seru seorang ibu dan teriak lain nya menyadarkan Raega,


Raega menoleh sosok mungil yang tergeletak dengan kening yang berdarah.


''sa... yang... sayang... dengan cepat Raega merengku tubuh sang istri,yang sudah tidak sadar kan diri.


''sayang.... sayang...apa yang sudah kulakukan... sayang....


😭😭😭NAH...LOH....RAEGA... GIMANA INI... KOK ISTRI MUNGIL NYA KENA AMUK... 😭😭😭


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2