Pesona Si Gadis Mungil

Pesona Si Gadis Mungil
Raega super perhatian


__ADS_3

AWAS BAPER....


Sebagai mana rencana papa,Raega dan Ryani siangnya mereka harus berangkat keluar kota,karena Raega harus menjalan kan usaha yang baru di kembangkan di kota tersebut.


''ini benar kita mau pergi keluar kota...tanya Ryani yang masih tidak percaya ia akan benar benar pergi ke kota lain.


''iya.. ini kita lagi di mobil menuju bandara..ayah bunda sudah tau,lagian 15 hari lagi kita pulang lagi,di nikahan bang Rasyid....jelas Raega.


''om panggil abang Rasyid,abang...bukan nya om bos nya abang...?tanya Ryani polos


''gimana pun adik nya uda jadi istri mas,karena tradisi mas harus panggil Rasyid abang ,dia kan abang ipar mas biar dalam segi apapun mas lebih unggul... jelas Raega lembut membelai kepala sang istri dan mencium nya.


''tapi ade...belum pamitan ama ayah bunda,masa iya ade pergi begitu saja...gerutu Ryani manyun


''ayah bunda mama papa mereka menunggu di bandara....sabar Raega mendekap sang istri yang memang keberatan untuk pergi keluar kota.


Dibandara para orang tua sudah menunggu mereka.


''bunda...ade...bakalan kangen banget sama bunda...rengek Ryani memeluk bunda manja.


''awal nya anggap kamu sedang ber keping,lama lama kamu akan terbiasa jauh dari bunda...dan ingat kamu tidak lagi bebas seperti biasa nya, karena kamu sekarang sudah jadi seorang istri,yang harus melayani kebutuhan suami mu sekarang Raega,kemana pun suami pergi kalau harus ikut menemani,ya kamu gk boleh menolak...harus turut serta pada suami...nasehat bunda pada putri nya yang benar benar masih labil


''lagian kalian pulang kan,waktu Rasyid nikahan..?lanjut bunda...


''iya bunda, kami akan pulang 1 hari sebelum nya,saya akan usaha kan... jawab Raega.


''BAGI PENUMPANG PESAWAT GARUDA DARI BANDARA KOTA M KEBANDARA KOTA B,30 MENIT KEMUDIAN AKAN SEGERA TINGGAL LANDAS,PARA PENUMPANG HARAP SEGERA ChEEHk IN DAN NAIK KE DALAM PESAWAT. terdengar pengumuman operator bandara.


''sayang kita harus segera pergi...bujuk Raega.


''ya sudah pergi lah...kata bunda mencium putri kesayangan nya.kedua nya pun berpamitan pada semua.

__ADS_1


''Ryani segera beri kabar bahagia,kan sudah malam pertama...tutur mama.


''kabar bahagia apa...dan malam pertama a....


''iya ma... kami akan memberi kabar sesampai nya disana...Raega membungkam mulut si mungil dan segera membawa nya pergi untuk segera naik ke pesawat,kalau tidak,si mungil akan mengoceh dan bisa hancur reputasi nya sebagai laki laki.yang belum melakukan malam pertama dengan sang istri.


''wiiih gede banget pesawat nya,ini beneran kita naik,ade takut tar jatuuuh...Ryani kagum sekaligus merengek.


''gk apa, ada mas...rangkul Raega penuh sayang yang sedari tadi menggenggam jari si mungil seakan enggan untuk dilepas,dan takut si mungil hilang.


Raega dengan penuh perhatian memakaikan sabuk pengaman saat sudah duduk di dalam pesawat.


''om ini pertama kali loh ade naik pesawat...kalau ade... Raega ******* bibir si mungil,Raega tidak ingin si mungil bicara yang bukan bukan.


''jangan berpikiran yang negatif,positif saja,ada mas yang akan selalu jaga in sayang.. kita akan selalu bersama selama nya...hemmm... bujuk Raega penuh cinta.


Ryani merasa tenang saat kepala nya bersandar didada Raega,Ryani merasa nyaman dengan segala ucapan dan tindakan Raega yang di tunjukkan Raega kepada nya itu benar tulus,seakan Ryani juga ingin terus di perlakukan seperti ini seterusnya dan tak mau jauh dari sosok Raega.


3 jam kemudian mereka sampai dikota tujuan.Ryani tertidur didalam mobil karena lelah karena sedari semalam dirinya memang lelah karena pesta dan kurang tidur.


Sementara orang yang selalu setia mengikuti Raega,Jepri kaki tangan Raega memberes kan barang barang bawaan mereka.


Raega membaringkan tubuh si mungil berlahan di atas ranjang dan mencium kening nya,Raega menyelimuti dan memasang AC, setelah memastikan semua baik Raega keluar untuk bertemu dengan para ART nya yang bekerja di rumah barunya itu yang di beli nya 1 bulan yang lalu.


malam pun tiba,Raega kembali kekamar ia melihat si mungil yang sudah terlihat segar sedang menyisir rambut panjang indah nya duduk didepan meja rias,


Raega berdiri membelakangi dan bersandar pada meja rias.mengambil uraian rambut indah si mungil yang begitu cantik,dan mencium nya.


Ryani mengambil rambutnya dan mengepang nya.Ryani pun merasa risih di pandangi terus oleh Raega dengan senyum yang tak pudar dari bibir dan wajahnya.


''jangan melihat ade seperti itu..seperti maniak saja..gerutuh Ryani tidak suka.

__ADS_1


''sayang...cantik,seperti boneka....jujur Raega.Ryani malu dan menunduk,Raega gemas dan mencium pipi sang istri didepan nya.


''kita makan di luar,setelah itu kita jalan jalan menikmati malam di kota ini,mas tunggu diluar,gak perlu dandan,ade uda cantik...cium Raega lagi sebelum pergi meninggal kan kamar dimana Ryani yang jadi salting mendengar ucapan lembut sang suami.


Suasana malam yang cerah di kota B,memang indah,Raega mengajak Ryani makan malam di sebuah rumah makan tradisional jawa bernuansa pedesaan.


''sayang mau makan apa...?tawar Raega sambil melihat buku menu.


''om...jangan panggil sayang dong...panggil saja ade...ade malu di panggil sayang...cemberut Ryani.


''kita kan pacaran,lagian kita sudah sah..kalau ada yang protes tinggal bilang... ,masalah buat loh ini kan istri gue...mau panggil sayang cinta bukan urusan loooh,istri istri gue,ya terserah gue...ucap Raega yang merangkul pinggang sang istri yang bengong mendengar gaya bicara suami nya yang berbeda.


''om jangan pakai bahasa gaul,gk cocok,sama gaya om,ade...gak suka....seperti.... cowok ugal ugalan dan urakan...polos Ryani. Raega mencium sang istri.


''jadi lebih suka yang seperti biasa...memang apa beda nya...pancing Raega ingin tau pendapat si mungil tentang diri nya selama ini.


''ade suka om yang dewasa,tegas sosok yang penuh karismatik,dan selalu bisa membuat ade merasa terlindungi...dengan jujur Ryani menyatakan apa yang dia suka pada sosok yang baru di kenal nya sebulan ini.


''benar kah seperti itu...Raega menyatuhkan kening nya ke kening Ryani dan menatap tajam penuh cinta pada wanita yang telah membuat nya terpesona.


''iya...tapi...sekarang pesan makanan nya...ade uda laper...ini makan nya kapan kalau ngobrol terus...protes Ryani mendorong pelan tubuh Raega agar menjauh.


''ade gk romantis...Raega tertawa kecil.dan sedikit harus bersabar,Ryani selalu saja bisa bertingkah polos seperti gadis kecil.yang akan membuat nya harus mengalah.


''uda tau gk romantis,tapi mau nikahin....


Raega menjadi gemas melihat cara bicara si mungil yang manis bagi nya,Raega pun mengelus elus kepala ade dan mencium ade.


Selama makan malam perhatian Raega tidak luput dari hal kecil mau pun yang besar terkesan romantis.


Dari membelah ayam pagang nya,menuangkan minum,terkadang menyuapi,dan sering mengusap bagian sekitar mulut Ryani yang sedikit terlihat gelepotan.terutama sering menciumi kepala Ryani.

__ADS_1


❤❤❤❤


BERSAMBUNG.....


__ADS_2