
"Ada kabar apa hari ini?". tanya Marcel yang belum juga menerima data gadis yang dibicarakan Rey tempo hari
"Maaf ada kabar buruk untuk Tuan, data gadis yang mirip dengan Tuan itu belum bisa kami temukan tapi kami memiliki kabar baik untuk Tuan bahwa kemarin saya menemukan Nyonya Amara di salah satu perusahaan kolega kita dan setelah saya selidiki Nyonya Amara bekerja disana Tuan". ujar Rey
Marcel menghentikan pekerjaannya saat mendengar Rey menyebut nama istri yang sangat ia cintai . Marcel terdiam dan tak lagi menanggapi perkataan Rey dan mengisyaratkan Rey untuk meninggalkan ia sendiri.
Hari ini suasana kantor Aditama Corp. terasa begitu menyeramkan karena si pemilik sedang dalam suasana hati yang tidak baik dan ini pertanda malapetaka bagi semua pekerja karena apapun yang akan mereka kerjakan pasti akan salah dimata bos besar mereka.
"Amara kenapa kamu malah menghilang dan membawa Putri kita tanpa ada penjelasan seperti ini". lirih Marcel
.
.
.
Taman Kota
__ADS_1
Dibawah pohon rindang seorang gadis sedang duduk termenung di salah satu kursi taman kota ini. Semenjak pindah ke Kota, Freya memang kerap kali menghabiskan waktu luangnya duduk di Taman sendirian. Entah mengapa setelah kepindahan mereka, Freya merasa semakin jauh dari Mommy nya. Mommy seakan selalu menghindari nya ya mungkin karena memang Mommy sedang sibuk.
Disaat yang sama entah mengapa Marcel tiba - tiba melangkahkan kakinya kearah Taman, semenjak Rey melaporkan sempat bertemu gadis yang mirip dengannya di Taman ini ia pun sering menghabiskan sore hari nya di Taman berharap akan bertemu dengan gadis yang ia cari - cari itu.
"Kemana lagi Daddy harus mencarimu nak ". lirih Marcel yang terdengar sangat putus asa mencari keberadaan putrinya
Rey yang selalu setia menemani Tuannya kemanapun Tuannya pergi tidak sengaja melihat gadis yang tempo hari pernah ia bilang mirip dengan Tuannya dan ia pun segera memberitahukan Tuan Marcel. Seketika Marcel tertegun, Ia pun mematung beberapa detik seakan tak percaya dengan penglihatannya sendiri. Ya Gadis yang ia cari gadis yang Rey bilang mirip dengannya itu ada tak jauh dari tempat ia berada sekarang dan benar adanya Bahwa wajah Gadis itu adalah duplikat wajahnya ketika muda.
Freya yang merasa Taman kota ini tidaklah jauh dari kediamannya dan bisa ia datangi sesuka hati hanya dengan berjalan kaki saja memang tidak pernah memakai penyamarannya ketika pergi ke Taman ini. ini datang dengan Penampilan aslinya yang memang sangat Cantik Sempurna tanpa tertutupi kaca mata tebal dan rambut kepang duanya.
Marcel tersadar dan bergegas menemui gadis itu sebelum ia kehilangan jejak gadis itu lagi.
"Ya ... Emm kenapa Tuan?". tanya Freya sambil mendongakkan kepalanya melihat siapa yang sedang berbicara dengannya saat ini dan Freya pun terkejut karena ia juga merasakan wajah Pria paru baya ini agak mirip dengan wajahnya dan dia tentunya ia tidak akan pernah lupa dengan foto pernikahan yang ditemukannya waktu itu. Ya Pria ini, Pria ini yang ia cari. Meskipun sudah terlihat sedikit menua tapi ketampanan Marcel tidak pernah luntur, jadi tidak banyak yang berubah dari pahatan wajah sempurnanya meskipun saat ini ia berangsur - angsur menua.
"Ap aaaa na maaaamu Cella nak ... ? ". tanya Marcel terbata- bata
"Tuan , kenapa Tuan tau nama saya, siapa Tuan ?". tanya Freya balik
__ADS_1
"Ya Tuhan, terima kasih Tuhan engkau telah mempertemukan aku dengan Putri yang selama ini aku cari-cari ". ungkap Marcel sembari memeluk erat tubuh Freya didalam dekapannya seolah - olah meyakini Gadis ini memang benar Putrinya
"Uhuuuukk... uhuuuuuk ... Tuan lepaskan anda mau membunuhku ya ". amuk Freya yang masih kebinggungan dengan kejadian yang ia alami ini
"Maafkan Daddy nak, Daddy tidak sengaja ... apa Daddy menyakitimu Nak .... Mana yang sakit Nak, biar Daddy obati". celoteh Marcell panjang lebar
"Tidak apa - apa Tuan, maaf Tuan dari tadi Anda memanggil saya Nak, dan menyebut anda apa Daddy, ya Daddy ... maksud anda apa Tuan ? mungkin anda salah orang".
"Namamu Cella kan ... Apa kamu anak Amara, Amara Alexander Will". tanya Marcel kembali memastikan kebenaran dari dugaannya
"Tuan mengenal Mommy saya, Tuan siapa?". tanya Freya
"Saya Daddy mu nak ... Daddy yang selama ini mencari selalu mencari keberadaan kalian Nak ... kenapa kalian pergi meninggalkan Daddy disini sendirian nak ". ungkap Marcel tak kuasa menahan air matanya
"Daddy ... Daddy masih hidup ? ... Apa benar Daddy mencari kami ". lirih Freya
" Ia Nak ... Daddy selalu mencari kalian semenjak Daddy tau kalian belum meninggal". ungkap Marcel
__ADS_1
kembali memeluk tubuh Putri yang selama ini ia cari
Sore itu menjadi saksi bisu pertemuan Ayah dan anak yang sudah terpisah puluhan tahun lamanya. Marcel menceritakan semua yang terjadi selama ini tanpa ada yang ia tutupi. Marcel ingin sekali mengantar Freya pulang dan bertemu dengan istri tercintanya tapi Freya melarang dengan alasan ia yang akan memberitahu Mommy nya terlebih dahulu dan berusaha menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi diantara mereka selama ini. Marcel terpaksa menuruti keinginan Putri Kesayangannya.