
"Frey temani Aku ke Toko Buku yok". ajak Albert
"Emm ... Tapi aku takut kemalaman pulang, Kan aku harus balikin mobil majikan ibu". ucap Freya yang sengaja menolak ajakan Albert untuk pergi ke Toko Buku
"Itu mah soal soal kecil, ntar aku temenin balikin mobil dulu baru Kita pergi, Ayolah please ".
"Oke deh kalau begitu, yok kita pergi ". ajak Freya
Akhirnya Freya tidak tega menolak ajakan Albert karena selama ini Albert sudah begitu baik dengannya. Merekapun melajukan mobil mereka masing - masing menuju Mansion Aditama.
"Eh Non Freya sudah pulang, Mamang bukain dulu Non pagarnya ". ucap Mang Asep
"Mang, nanti kalau Teman Aku yang dibelakang tanya bilang aja Aku anak pembantu disini ya ".
"Hah ... Apa Non anak pembantu ?". tanya Mang Asep takut Ia salah dengar
"Iya Mang pokoknya bilang aja gitu dan gak usah banyak ngobrol sama Dia, Oke ". ucap Freya
"Siap Non, laksanakan ". ucap Mang Asep
__ADS_1
Freya pun melajukan mobilnya masuk ke pekarangan Mansion Aditama dengan diikuti mobil Albert. Merekapun turun dari mobil bersamaan dan tak sengaja berpapasan dengan Tuan Marcel dan Nyonya Amara yang sedang ingin pergi.
"Cel tumben uda pulang Nak ". tanya Amara yang hendak mencium pipi Freya, Tapi Freya menolaknya
"Eh iya Nyonya maaf ya kelamaan pakai mobilnya, Freya kesini mau balikin mobil". ucap Freya tersenyum manis
Marcel dan Amara melongo seketika mendengar perkataan Freya
"Maaf Tuan, Saya kesini menemani Freya mengembalikan mobil anda ". ucap Albert
"Kenalin Tuan, Ini Albert teman satu kampus saya". ucap Freya
Marcel dan Albert pun bersalaman, meskipun masih binggung tapi Marcel dan Amara mengikuti sandiwara yang sedang dimainkan Putrinya.
"Eh ... emmm... itu anuuu ... Orang Tua ku ....
Bibi Ana yang kebetulan sedang membersihkan Taman langsung dipanggil Freya.
"Ibu ... Bu .... ". Freya memanggil Bibi Ana dan menggerakkan tangannya menyuruh Bibi Ana mendekat
__ADS_1
"Iya No .... ".
"Bu, Kenalin ini Albert teman kampusku. Albert kenalkan ini Ibu ku ". ucap Freya
Albert pun mengulurkan tangan dan disambut ramah oleh Bibi Ana, meskipun Bibi Ana binggung tapi ia tetap menuruti kemauan Nona mudanya. Begitupun Marcel dan Amara, Mereka terbengong melihat kelakuan nakal Putrinya.
"Tante Saya kesini mau minta izin, Saya mau mengajak Freya ke Toko Buku kebetulan ada beberapa buku yang ingin saya beli, bolehkan Tante ". Ucap Albert sambil tersenyum berharap Tante Ana mengizinkan
"Eh ... Anu ... emmm ... itu ... . ". ucap Bibi Ana bingung
"Uda Bik diizinkan saja Freya pergi lagian kan cuma ke Toko Buku, yang penting pulangnya jangan malam - malam ya Nak". ucap Amara mencairkan
kebingungan yang terjadi
"Iya Nyonya, Saya berjanji akan mengantar pulang Freya tepat waktu". ujar Albert.
Albert dan Freya pun beranjak pergi setelah menyalami tangan Bibi Ana, Tuan Marcel dan Nyonya Amara. Merekapun pergi menggunakan mobil Albert.
"Kelakuan nakal Putrimu bisa membuatku sakit kepala Mas". ucap Amara
__ADS_1
"Hahahaha ... Putri Kita barusan tidak mengakui kita sebagai Orang Tuanya Sayang, padahal diluar sana pasti banyak yang menginginkan menjadi Putri Kita". ucap Marcel
Mereka tertawa terbahak - bahak begitupun Bibi Ana yang baru menyadari apa yang barusan telah terjadi.