Phonix

Phonix
Bab 21


__ADS_3

" Jadi awalnya kami diajak oleh Do Jun untuk mengelilingi sekolah, dia memberitahu semua ruangan yang ada disana, mulai dari kelas-kelas, ruang guru, laboratorium, labor komputer, dan yang lainnya "


" Kalian tau, dia mengajak kami berkeliling sekolah selama 2 jam, jika kalian menjadi aku mungkin kalian juga tidak tahan. Aku sudah menyuruh Mark untuk langsung ke intinya saja, tapi dia malah menyuruhku diam "


" Saat sudah sampai diruang terakhir, aku kembali meminta Mark untuk langsung ke intinya, tapi Mark tetap saja bertele-tele sampai Do Jun ingin pergi, melihat dia ingin pergi tentu aku mencegahnya "


" Apa yang kau katakan? " tanya Hitomi.


" Aku mengatakan, bahwa dia harus menjelaskan tentang sekolah ini kepada kami, tapi tiba-tiba saja dia berlari. Mark menyalahkan ku karna aku bertanya seperti itu, padahal aku rasa tidak ada yang aneh dari pertanyaan itu " ucap Archen menjelaskan semuanya.


" Aku rasa kau terlalu terburu-buru Archen " ucap Zoya.


" Apa nya yang terburu-buru? aku rasa 2 jam pendekatan itu sudah lebih dari cukup " ucap Archen tetap kekeh dengan pendapatnya.


" Sebenarnya pertanyaan mu tidak salah Archen, dan seperti ucapan mu tadi, pendekatan dengan seseorang selama 2 jam itu memang sudah cukup normalnya, tapi mungkin Do Jun tidak seperti itu. Dia mungkin membutuhkan lebih banyak waktu untuk bisa dibilang berteman dengan seseorang " ucap Richard menyimpulkan.


" Lalu apa yang membuat Mark marah? " tanya Nico.


" Dia menyalahkan ku karna misi kami gagal " ucap Archen. " Bukankah dia kekanak-kanakan?! " ucap Archen kesal.


" Dia tidak seperti itu Archen " bela Lily.


" Terserah kau saja " ucap Archen lalu pergi ke kamarnya.


" Sudahlah, biarkan suasana tenang dulu. Sekarang kalian semua bersih-bersih lah terlebih dahulu, karna kita akan segera rapat dengan Kapten Cha " ucap Nico dingin.


" Baiklah " ucap semua anggota, lalu pergi ke kamar mereka masing-masing.


......................


Setelah selesai bersih-bersih Mark turun terlebih dahulu dari yang lainnya. Kemudian dia menunggu yang lain di ruang tengah.

__ADS_1


" Apa kau sudah lama? " tanya Zoya baru keluar dari kamarnya.


" Tidak, aku saja turun " ucap Mark sambil memainkan ponselnya.


" Baiklah, aku akan memasak terlebih dahulu " ucap Zoya sambil berjalan ke dapur.


" Tunggu, aku juga ingin ikut " ucap Mark langsung berdiri dari duduknya.


......................


" Apa yang akan kita masak? " tanya Mark pada Zoya.


" Hmm, kita akan masak Gurame asam manis, Ayam lada hitam, dan Chicken steak saus enoki bagaimana? " tanyanya pada Mark.


" It's oke, aku hanya ikut saja " ucap Mark.


" Tapi disini aku akan membuat Chiken steak saus dengan 2 varian, yang satu pakai jamur dan satu lagi tidak pakai jamur " ucap Zoya.


" Kenapa? " tanya Mark sambil mengambil bahan-bahan untuk masak di dalam kulkas.


" Ah, ini sebentar "


" Baiklah, kau cuci saja ikan dan ayam ini, biar aku yang memotong bawang-bawangnya " ucap Zoya membagi tugas.


" Hm, baiklah " melaksanakan apa yang disuruh Zoya.


......................


Di ruang tengah.


" Dimana yang lainnya Ly? " tanya Wendy pada Lily yang duduk diruang tengah.

__ADS_1


" Yang lain mungkin sedang mandi, tapi kalau Zoya dan Mark sedang memasak di dapur " ucap Lily tanpa menoleh.


" Oke, jika yang lain sudah berkumpul suruh tunggu di meja makan saja, aku akan membantu mereka " ucap Wendy lalu diagguki oleh Lily.


......................


Di Negara lain.


Ada sebuah rumah tua, yang terletak jauh dari pemukiman warga. Dalam rumah itu, disebuah ruangan terdapat beberapa penjaga dan seorang gadis yang diikat di bankar.


" Have you fed she? (Apa kau sudah memberinya makan?) " tanya seorang pria tampan yang masuk keruangan itu.


" Yes sir, but he doesn't want to eat (Sudah Tuan, tapi dia tidak ingin makan) " ucap penjaga yang ada disana.


" Hey naughty girl hurry up and eat your food (Hei gadis nakal, cepat makan makanan mu!) " ucap pria tadi dingin.


" Who are you?! (Siapa kau?!) " tanya gadis yang terikat di bankar.


" You don't need to know (Kau tidak perlu tau) " ucap pria itu.


" Let me go right now (Lepaskan aku sekarang juga) " ucap gadis tadi memberontak.


" I will let you go when the time comes (Aku akan melepaskan mu saat waktunya tiba) "


" What do you want huh?! why are you holding me captive! (Apa mau mu hah?! kenapa kau menyekap ku!) "


" Because you are the most important asset (Karna kau adalah aset terpenting) " ucap pria itu dengan senyum menyeringainya.


" What do you mean?! (Apa maksud mu?!) "


" You will find out later, now obey before I use force on you! (Kau akan tau nanti, sekarang menurutlah sebelum aku melakukan kekerasan pada mu!) "

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, pria tadi langsung pergi dari ruangan itu dan diikuti oleh beberapa penjaga disana. " Watch she, don't let she run away (Awasi dia, jangan biarkan dia kabur) "


" Yes sir (Baik Tuan) "


__ADS_2