
"Cucunya ya? Oh yaudah iya"
"Iya cucunya! Debentar, Kenapa kamu pulang bukannya kamu....?
"Cerintanya panjang."
Rara pun menceritakan semuanya kepada nek Rina atas apa yang terjadi padanya di pesantren dua hari ini, dengan telaten nek Rina mendengarkan Rara yang sedang bercerita.
Di sini nek Rina tidak menyalahkan siapapun karena menurutnya kalau dirinya di posisi Al, ia juga akan sama melalukan perilaku Al terhadap Rara.
"Tapi nak, bukannya seharusnya kamu gak usah keluar dari pesantren juga?" ucap nek Rina.
"Aku maunya juga gitu nek, tapi aku juga gak mau tiap hari ketemu Al terus.
"Kenapa memangnya?" tanya nek Rina dengan lembut.
"Hati aku sakit kalo liat dia terus nek"
"Seger rasanya udah mandi gini" ucap Rara sambil menggosok rambutnya dengan handuk, jam 19.05 ia baru saja selesai mandi.
"Jam segini di pesantren biasanya sholat ya? Yaudah gue sholat dulu habis itu tadarusan" monolog Rara, entah kenapa ia merasa kegiatan di pesantren susah sekali untuk ia tinggalkan.
Rara mengambil sajadah dan mukenanya, ia pun menggelar sajadahnya dah mulai memakai mukena, setelah selesai barulah ia mulai melaksanakan sholat isya di kamarnya.
Beberapa lama kemudian, Rara telah selesai melaksanakan sholat isya dengan kyusyuk, iapun beranjak untuk mengambil Al-Qur'an dan mulai membaca beberapa halaman Al-Qur'an itu.
"Rara, ini nenek buatkan susu hangat buat kam......" Nek Rina menghentikan suaranya ketika tak sengaja melihat Rara sedang mengaji dari pintu yang sedikit terbuka.
"Maa syaa Allah, dia udah mulai ngaji. Walaupun belum sepenuhnya berubah tapi terima kasih ya Allah, engkau telah merubah sikapnya sedikit demi sedikit" gumam nek Rina sangat bersyukur.
"Menyimpan Rara di pesantren memang keputusan yang tepat, apalagi di sana yang mengajarinya adalah mertua dan suaminya sendiri. Yang sabar ya Al, nenek janji setelah Rara berubah dengan sempurna nenek akan memberi tau dia yang sebenarnya.
"Nekk, ngomong sama siapa? Ayo sini masuk" panggil Rara yang mungkin sudah selesai bertadarus.
__ADS_1
"Ah, tadi nenek gak sengaja liat kamu ngaji nenek gak mau ganggu kamu jadi nenek diem aja di luar" jawab nek Rina.
"Heheh jadi malu Rara.
"Alhamdulillah kamu banyak berubah sekarang" ucap nek Rina mengecup kening Rara.
"Do'ain ya nek"
"Pasti sayang" sahut nek Rina, "Ini nenek bawain kamu susu hangat, di minun ya.
"Makasih nek"
"Iya, nenek ke kamar dulu ya" Rara mengangguk sebagai jawaban.
Setelah nek Rina pergi, Rara buru-buru mengambil gelas susu yang di bawa nek Rina untuknya, Rarapun menghabiskannya dengan sekali tegukan, "Enak banget, udah lama gak minum buatan nenek.
Rara melihat jam dinding yang ada di kamarnya, "Masih jam delapanan, gue chat Rani aja kali ya buat temenin gue beli baju.
Me Ra:
Rani:
20.20 [Heh demi apa lu aktip wa]
Me Ra:
20.20 [Gue kan udah bilang kalo masalah gue selesai gue bakal pulang]
Rani:
20.20 [Oh oke, berarti masalah lu udah selesai ya?]
__ADS_1
Me Ra:
20.21 [Ya iya, makanya gue pulang]
Rani:
20.21 [Gila seneng banget gue akhirnya wa gue gak sepi lagi kalo ada lu wkwk]
20.21 [Btw gue free, mau ngapain emang?]
Me Ra:
20.22 [Anter gue beli baju dong]
Rani:
20.22 [Gasssssss]
"Aaaaa seneng banget gila gue bisa keluar malem sama lo lagi" teriak Rani histeris sambil memeluk Rara, saat ini mereka berdua sudah ada di salah satu mall yang sering mereka kunjungi.
"Iyaaa tapi lepas gue pengap" ucap Rara memcoba melepaskan tangan Rani yang melingkar di lehernya.
"Btw lo mau beli baju apaan?" tanya Rani.
"Baju SMA"
Rani mengerut bingung, "Lah, baju SMA lo masih pada bagus-bagus ngapain beli lagi anj*r.
"Gue mau beli baju sama roknya yang panjang, sekalian beli kerudung juga" jawab Rara, seujujurnya ia juga sedikit malu mengatakan itu kepada Rani, apalagi nanti di sekolah ketika ia sudah mengenakan pakaian tertutup seperti itu.
"Hah? Lo mau pake hijab?"
Tanpa Ragu Rara mengangguk, "Iya, gue mau mulai berhijab, kelamaan di pesantren buat gue jadi risih buka hijab, risih ninggalin kegiatan harian di pesantren juga.
__ADS_1
"Ah elah, ntar lo gak gaul lagi"
"Kata siapa, tenang aja, walaupun gue berhijab tapi kan yang berhijab juga outfitnya gak kalah keren sama yang gak berhijab.