
setelah 2 jam berlalatih aku merasa lelah
aku membaringkan tubuh ku di rumput yang ada di lapangan sambil menikmati birunya langit sore itu matahari tidak bersinar terik jadi pemandangan nya tidak menyilaukan mata ku .
semua nya sungguh sangat indah ada burung yang terbang dengan bebas diangkasa sungguh kehidupan yang ku impikan andai waktu terhenti seperti ini selalu pasti menyenangkan.
tiba tiba ada suara yang memikkan menusuk tajam ke arah telinga ku itu seperti teriakan burung.
bergegas aku berlari ke arah suara tadi.
suara itu berasal dari luar bergegas aku membuka pintu pagat yang kokoh itu berjalan aku mengikuti suara itu.
suara itu menuntunku masuk kedalam hutan
dan disana aku melihat seekor burung raksasa dengan warna emas bercampur merah .itu adalah burung phonix,lebih tepatnya bayi phonix .kenapa aku menyebut burung raksasa bahkan ukuran bayinya saja sudah seukuran dengan tubuhku .aku mendekat dan ia berhenti bersuara mata tajamnya menatapku saat aku ingin menyentuhnya .siibu phonix datang dan menumbangkan beberapa pohon di sana .aku terdiam tubuhku menjadi kaku sesaat .si ibu phonix mendekat kearahku
'tamat lah riwayat ku aku apakah aku akan mati disini' batinku bersiap menyerang menggunakan sihir .
tapi bukan nya menyerang ibu phonix itu malah membungkuk dihadapan ku ukurannya sungguh besah seperti 3 ekor gajah dewasa kemudian tubuh nya mengecil dan mensejajarkan ukurannya dengan ukuran bayi nya.
'apa apa an inilah' fikir ku
__ADS_1
"kau telah kembali yang mulia "ucap ibu phonix
"ka..kau bisa bicara"gagap ku bukan karna aku takut tapi karna aku takjub
"apakah yang mulia tidak mengenali ku"tanya ibu phonix
"apa maksudmu!!aku tak pernah bertemu dengan mu??"jawab ku
ibu phonix itu menatap wajahku ku lekat
"ternyata memang bukan "ucapa nya sedih nampak kecewa .tapi kamudian iya mengubah expresinya saat malihat mataku.
"kau keturunan sang dewi dan iblis bukan"tanya ibu phonix dengan mata berbinar
"izinkan putra hamba menjadi pengikutmu kelak ia akn menjadi raja roh lebih tepatnya 2 tahun lagi"ucap ibu phoix dengan mata berbinar
'aku harus mengujinya dulu'batin ku
"apa kah kau yakin tapi aku tidak punya sihir"ucap ku dengan raut wajah sedih yang di buat buat
"apa kau bercanda kau memiliki banyak elemen sihir ditubuh mu !! aku bisa melihatnya karna aku adalah ratu hewan Roh "ucap ibu phonix itu
__ADS_1
"baiklah tapi aku tidak bisa merawat anak mu"ucap ku agak kecewa padahal aku sangat ingin memiliki hewan roh tapi aku tidak bisa merawat bayi hewan roh.
"aku yang akan merawat purta ku hingga ia menjadi raja hewa roh agar ia pantas menjadi hewan roh mu"ucap ibu phonix
'apa apaan ini memang setinggi apakah kedudukan ku di dunia ini ' aku sungguh tak habis fikir seorang ratu hewan roh bersujud di kaki ku.
"kau jangan terlalu hormat seperti ini kepada ku ,soal anak mu aku yang merasa tak pantas menjadi tuan nya"cicit ku
"aku mohon jadika anak ku sebagai hewan roh mu ku mohon "ibu phonix memlas
"boleh kah ?"tanyaku
"tantu "ibu phonix
"waaaa terima kasih "ucap ku sambil memeluk nya
"kalau begitu saya permisi dulu"ucap ibu phonix dan membawa anak nya
yeaaah aku sangat bahagia saat ini kekuatan bukan lagi hal yang perlu aku risaukan bah kan jika aku harus melawan putra mahkota pun aku sanggup ....
tanpa Zia sadari ada sepasang mata berwarna biru terang sedang memperhatikanya 'menarik' gumamnya dan berlalu pergi...
__ADS_1
jangan lupa like dan vote ya😘😘