Pindah Dimensi Sang Dewi Iblis

Pindah Dimensi Sang Dewi Iblis
eps 28


__ADS_3

sesampai nya di istana aku langsung pergi menuju kamar ku dan merebah kan tubuhku ke atas kasur empuk milik ku .


Sesaat aku melamun dan hendak tertidur tiba tiba aku mendapat telepati dari hewan Roh ku.


" Tuan !" ucap Huarong ( Nama hewan Raja Roh Milik Zia)


" ada apa Huarong ?" tanya ku membalas telapati nya.


" Tuan aku ingin membawamu ke danau suci" jawab Huarong.


" danau suci ! Untuk apa ?" tanya ku .


" itu bagus untuk anda bermeditasi menyerap mana tuan , kualitas sihir anda akan meningkat karna mana yang terdapat di sana adalah mana murni " jelas Huarong.


" baiklah tapi sebelum itu bisa kah kau tidak memanggil ku Tuan cukup panggil Zia saja oke!!" tukas ku panggilan tuan itu tidak cocok untuk ku karna aku perempuam dan aku juga masih anak anak .


" baiklah Zia " ucap Huarong .


" berapa lama aku harus bermeditasi di sana Huarong " tanya Zia.


" sekitar 1 bulan " jawab Huarong.


" apa !! Kenapa lama sekali" jawab ku agak kesal.

__ADS_1


" memang harus begitu Zia" jawab Huarong .


"Baiklah tapi aku akan pamit terlebih dahulu kepada keluarga ku " jawab ku.


" baiklah" jawab Huarong .


Lalu telepati kami pun terputus.


Aku bangkit dari tempat tidurku lalu berjalan meuju ruangan kerja ayah .


saat berada di teras depan halaman samping menuju ruang kerja ayah aku mendengan pembicaraan seseorang yang membuat ku menghentikan langkah ku .


Aku mengamati sekeliling ku dan mencari sumber suara tersebut dan aku melihat 2 orang di sudut halaman yang dekat dengan ku .


Aku terus mendengar kan pembicaraan mereka .


.


.


" apa kau berhasil memasukan racun itu " tanya lelaki itu pada gadis pelayan itu.


" aku sudah memasukan nya tuan tapi selir Churin ternyata mengetahui tentang racun" jawab gadis pelayan itu tergagap.

__ADS_1


" cihhh ! dasar tidak becus " geram lelaki itu lalu


Plak


Ia menampar gadis pelayan itu .


" bunuh putri Zia malam ini juga " tugas lelaki itu sambil mencengkram rahang pelayan itu.


Deg jantung ku serasa berhenti berdetak . apa!! Mereka ingin membunuhku? Apa salah ku ?? Aiih siapa musuh ku kali ini !! terlintas beberapa pertanyaan di benak ku .


" hamba tidak berani tuan ! " ucap gadis pelayan itu tergagap .


" oh jadi kau tidak ingat dengan nyawa orang tua mu yang ada di tangan ku heh!!" lelaki itu menarik rambut gadis pelayan itu .


Darah ku mendesir Panas melihat penindasan terhadap gadis pelayan itu ingin rasa nya ku potong tangan lelaki itu tanggan ku menggepel erat , aku menggigit bibir bawah ku menahan amarah ku .


" memang apa salah Tuan putri Zia pada anda tuan !! Tuan putri Zia adalah orang yang sangat baik tuan !! Kasihanilah dia dan hamba mohon lepaskan orang tua hamba ... Hiks...hiks" gadis pelayan itu mulai menangis


Degg lagi lagi aku di buat terkejut oleh gadis pelayan itu ia membela ku dan memohon untuk ku . sebentar lagi aku akan tau siapa musuh ku dan aku membantu membebas kan orang tua Pelayan itu karna aku rasa ia tidak ada niat jahat pada ku .


duuh maaf yaa up nya lama soal nya sata lagi sibuk banget sekali lagi maaf yaa😅


jangan lupa lile dan vote nya yaa.😘🤗

__ADS_1


__ADS_2