
disuatu kamar yang benuansakan kuno tampak seorang gadis kecil yang sedang menggeliat diatas ranjangnya ia berguling hingga terlilit selimut berusaha menghindari cahaya yang menerobos masuk dan menerpa wajah nya hingga mengusik mimpin indah nya.
pagi ini Zia sungguh malas untuk bangun karna tadi malam ia menghabis kan waktu nya untuk mempelajari buku diperpustakaan .
Zia ingin masuk sekolah lebih cepat dari seharus nya agar ia segera memperkuat diri nya di sekolah nanti .
karna ada kabar bahwa di sekolah liang banyak buku sihir tingkat tinggi tentu saja Zia menjadi semangat
.
.
.
aku menggeliat malas menghindari cahaya matahari tetapi sebuah ketukan pintu membangun kan ku .
dengan susah payah aku mengumpulkan nyawa ku .
__ADS_1
"Zia apa ayah boleh masuk"ucap ayah Zia
'eh ternyata ayaah aihh ayah kenapa kau datang diwaktu yang tidak tepat huh' aku menggerutu dalam hati.
"emm ayah masuklah"ucap ku lalu duduk di bibir tempat tidur.
ayah ku masuk dan duduk disampingku
"ayah hanya mau menyuruhmu bersiap hari ini kita akan mengunjungi kaisar"ucap ayah ku lalu pergi ke luar setelah menyeruhku bersiap.
"seperti ada yang tidak beres"gumam Zia sambil meletakan tangan di dagunya seperti orang yang sedang berfikir keras.
sebenarnya pertunanagan itu belum akan disebar ke seluruh penjuru benua hanya anggota keluarga saja yang akan tahu.
"tidak aku harus menghasut putra mahkota itu agar ia memutuskan pertunangan ini dan manikahi kakak ku heheh dengan begitu mungkin masa depan ku akan aman"senyum evil Zia mengembang.
"Tidakk itu justru akan mempercepat kematian ku agrrrrh" aku berteriak Frustasi,
__ADS_1
" Ck kenapa kau tidak mati saja putra mahkota"decak ku sebal.
setelah selesai memaki putra mahkota yang bahkan wujud nya saja aku tidak tau itu aku pergi mandi dan bersiap aku dibantu oleh 3 orang pelayan .
aku mengenakan gaun kuno tetapi itu gaun terbaru di zaman itu . tapi tidak buruk sih hanya saja itu berat dan aku benci baju berat oke.
baju itu berwarna biru muda dengan sulaman bunga mawar merah di dada sebelah kanan nya baju nya sungguh imut dikenakan oleh Zia karna memang tubuh Zia yang kecil membuat nya seperti anak polos dan lemah padahal ia sangat kuat dan memiliki raja hewan Roh .
aku pergi ke luar dan disana ternyata seluruh anggota keluarga ku telah berkumpul dihalaman depan .
mereka menunggu ku dan tampak 1 buah kereta kuda besar dengan bendera besar berlambangkan 2 ekor naga yang mengelilingi sebuah bunga mawar ya itu adalah lambang kerajaan Shi.
"Heyy adik laki lakiku ini lama sekali "ucap Toka meledek Zia.
"Ayah kak Toka nakal"ucap ku sambil berlari memeluk ayah ku.
Toka selalu bersikap seperti anak anak pada Zia .tetapi ia akan sangat dingin apabila diluaran bahkan ia tak segan segan memotong tangan wanita yang menyentuh nya karna ketampanan wajah nya ia menjadi rebutan para wanita.
__ADS_1
"Sudah sebaiknya kita berangkat tidak baik membuat kaisar menunggu"Ucap ayah melerai pertengkaran Zia dan Toka...