Polisi Itu Jodohku

Polisi Itu Jodohku
11


__ADS_3

'' Minum obat dulu... '' suruh adit menyodorkan obat pada Niken dan Niken hanya menurut dengan air mata yang masih mengalir..


''coba kamu tidurin siapa tau jdi mendingan..'' suruh adit


walopun sebenarnya sakit yang di rasa tidak berkurang dan efek dari menangis malah membuat kepala semakin sakit ...


'' mmh sini saya pijat kepalanya biar mendingan '' tawar Adit tak tega


Niken hanya diam dan menyandarkan punggungnya pada ranjang adit mendekat duduk di hadapan Niken memegang dahi Niken dan perlahan memijat kepalanya ...


merasa lebih baik dengan pijatan Adit, Niken tertidur dengan posisi duduk dengan sigap Adit menahan kepalanya membiarkan bersandar di bahunya, karna kalo merubah posisi Niken takutnya Adit malah membuat pergerakan yang akan membangunkan Niken dan membuatnya meresa sakit lagi..


Adit tidak percaya dengan situasi yang sekarang iya rasakan, ada rasa senang di hatinya ada juga rasa takut dan tak enak karena berduaan dengan anak perempuan orang dikamar Bahkan Adit merasa bersalah telah melihat dan memegang sesuatu yang belum waktunya walopun niatnya hanya untuk mengobati...


waktu sudah menunjukan pukul 01.00,Adit masih terjaga dengan posisi yang sama, sedangkan Niken malah semakin erat memeluk lengan Adit di alam bawah sadarnya,dia begitu nyaman dengan lelaki yang baru iya kenalnya itu entahlah kenapa


sesekali Niken merintih dalam tidurnya merasakan sakit yang tak kunjung pergi,


Adit manatapnya kasihan , melihat pipinya yang begitu mulus tanpa polesan makeup, bibir seksi yang begitu menggiurkan hidung mancung yang begitu indah, tanpa sadar Adit mendekat dan mengecup kening Niken, entahlah apa yang merasuki Adit sehingga ia berani melakukan itu untuk yang pertama kalinya,


karna memang dia baru pertama kali dekat dengan wanita seintim ini,


karna sebelumnya Adit belum pernah pacaran ,


Niken hanya membelengguh dan semakin mengeratkan pelukan pada lengan Adit,


Adit menarik Niken dan memeluk tubuh itu dengan hangat, entahlah rasa nyaman yang seperti apa yang dirasakan keduanya..


Adit masih belum bisa tidur ia masih terjaga dengan berbagai macam fikiran dikepalanya ,,


satu jam berlalu Niken menggeliat dan terbangun,


Adit menatap Niken,mereka saling menatap cukup lama sibuk dengan fikirannya masing masing..


makasih ucap Niken membuyarkan pandangan mereka..

__ADS_1


Adit tediam mengganggukkan kepalanya dan tersenyum sambil mengelus rambut Niken,


seakan terpesona dengan ketampanan Adit Niken mendekat dan mencium bibir Adit sekilas,Adit terdiam,kaget, masih tidak percaya dengan apa yang barusan terjadi,,,


'' emmh '' Adit berdehem...


''kamu gatakut sama saya.. ? ''tanya Adit mulai usil....


''takut kenapa ..?'' tanya Niken balik tanpa menoleh dan asik mengecek luka di balik bajunya..


Adit beranjak duduk di hadapan Niken, Niken menatap Adit, Adit segera memegang kedua sisi pipi Niken lalu medekat,


''hm kamu kalo sama cowo lain jangan gitu,bahaya ''ucap Adit serius memandang wajah Niken


Tanpa menjawab Niken menatap adit,


mereka saling memandang,perlahan Adit mendekat,dengan jarak yang semakin menipis,tanpa aba aba dengan lembut Adit langsung mencium bibir ranum Niken yang dari tadi sangat menggoda dan dengan susah payah iya menahannya..


mmmpt Adit menggunci bibir Niken,perlahan menikmatinya dengan nafas yang menderu dan mata terpejam ,Niken kaget dibuatnya..


Niken berusaha mendorong tapi apadaya tenaga Adit masih kalah kuat, adit sedikit mengggigit bibir bawah Niken agar dia bisa lebih leluasa


''ah...'' ucap Niken merasa sakit dan repleks membuka mulutnya


''hmmm mmmmmh...''


adit semakin dalam menikmati bibir ranum Niken,tanpa memberi kesempatan untuk Niken bernafas..


terbawa suasan Niken menikmati permainan bibir adit,mereka saling menikmati satu sama lain lebih dalam dan dalam lagi ..


Ditambah lagi dengan keadaan yang mendukung,membuat mereka lebih leluasa..


Adit yang sudah di penuhi nafsu pelahan membaringkan Niken mengungkungnya tanpa melepas tautan bibir mereka,


Niken yang sudah terbawa suasana hanya menurut,

__ADS_1


entahlah dengan mereka ..


Adit melepaskan tautan bibirnya menatap Niken dengan mata merah perlahan mencium kening Niken, dan kembali beraksi dengan bibirnya seolah ingin saling menghabiskan,


Adit kehilangan akal sehatnya,melahap dengan buas bibir ranum itu seperti orang yang kelaparan,mengigitnya,dengan nafas yang begitu berburu...


Niken melepaskan pautan itu membuat Adit tersadar apa yang sudah dia lakukan


''sakiiit ....'' ucap Niken sambil memegang bibirnya yang mulai membengkak akibat ulah Adit..


tanpa berkata Adit mencium kening Niken sekilas, mencium seluruh wajah Niken tanpa tersisa sedikit celah pun,dan Niken hanya pasrah, entah setan apa yang merasuki mereka berdua


''sakiiit.....'' ucap Niken mulai terisak..


Adit tersadar dengan apa yang ia lakukan,segera beranjak dan memeluk Niken dengan erat..


''maafiin aku udah keterlaluan,maaf aku gasadar..''


suara Adit parau karna menyesal dan menahan gejolak nafsu yang tak terpecahkan,


Niken hanya mengangguk ,menarik selimut menutupi tubuhnya dan kembali memejamkan mata,


sebernarnya Niken canggung dengan apa yang sudah terjadi tapi iya tak mau menyalahkan karna iyapun ikut menikmati,


entah kenapa dia bingung dengan perasaannya sendiri, sedangkan selama pacaran dengan Dimas iya tak seperti ini,tapi dengan Adit orang yang baru ia kenal sudah melampawi batas


Niken memejamkan matanya memaksakan agar tidur, sedangkan Adit yang sama canggungnya dia bingung apa yang harus dilakukan,dan berinisiatif untuk pulang..


''saya minta maaf,,kalo kamu Mau menuntut saya, saya terima, saya simpan no hp saya di meja, saya khilap saya minta maaf, semoga kamu cepat sembuh,saya pulang dulu...'' ucap adit dan beranjak pergi


Niken hanya diam tanpa merespon, sebenernya dia juga bingung harus bagaimana tapi dia sadar ini bukan salah Adit karna dia yang pertama mencium Adit, dia tidak menyangka kalo akhirnya akan seperti ini..


Adit berlalu pergi,sepanjang perjalanan Adit sibuk dengan fikirannya,dia tidak menyangka ciuman pertamanya dilakukan dengan perempuan yang akhir akhir ini selalu ada di fikirannya,


perempuan milik orang lain,sampai dirumah dengan fikiran yang masih berkecamuk Adit bergegas membersihkan diri dan langsung beristirahat karna besok sudah harus tugas lagi

__ADS_1


__ADS_2