Posessive Boss Gengster (Gaver)

Posessive Boss Gengster (Gaver)
Hujatan sang Asisten


__ADS_3

Dikediaman Wibowo yang dulu dipenuhi kebahagiaan yang manis sekarang menjadi kependeritaan seperti neraka,


kaya yang dirasakan oleh gadis remaja ini yang tak lain Veronica Chintya wibowo.


Sudah biasa menjadi Vero ditiap paginya sering dijadikan Art dirumah nya tak hanya pagi saja sore pun juga.


satu kata yang sering diucapkan oleh Vero pasrah ya Vero hanya bisa pasrah dengan kehidupan yang sudah berubah setelah kepergiaan sang bundanya. bahkan tak hanya dijadikan art saja vero pun juga sering mendapatkan pukulan dan cacian dari ibu tiri dan asistennya.


bukankan sangat tak moral kan sang asisten yang berani mencaci dan membabu majikannya tapi itu kenyataanya dikehidupan Vero saat ini ingin membantah itu pun juga tak mungkin bukanya takut untuk menghadapin asistennya tapi hanya tak ingin membuat masalah yang mengakibatkan ayahnya tambah benci.


Seperti saat ini Vero yang baru saja selesai dengan kegiatan cuci piring dan nyapunya harus ditambahkan perkerjaan lagi menyeterikan, padahal jam sudah menujukan 6 pagi yang biasaanya dilakukan anak remaja bersiap untuk berangkat sekolah tapi itu tidak untuk Vero yang harus disibukan perkejaan sehari-harinya.


" Dasar Jal*ng Bodoh, berani-beraninya membuat baju Nyonya rusak kaya gini dasar gak becus .." Bentak sang Asisten kepercayaan ibu tirinya

__ADS_1


" Lihat ini , Baju nyonya sekarang bolong padahal baju yang akan dipakai nyonya besok untuk menghadiri pesta dasar bodoh.." hujat yang langsung menarik rambut sang majikannya


"akhh, Maaf aku gak sengaja .." ujar Vero yang masih menahan rambut nya yang terasa perih oleh tarikan Nea Asisten nya


" Apa loh bilang gak sengaja?, emang gw kaga liat tadi loh melamun tanpa memikirkan baju nyonya yang disetrika ha!!" bentak nya yang langsung menghempaskan tubuh vero dengan kasar


" Jal*ng seperti loh itu gak pantes hidup disini, loh itu pantesnya enyah dari dunia ini.." ujarnya


" dan gw juga bakal kasih tau nyonya kalo baju kesayanganya sudah dirusak oleh luh, dan kita liat gimana reaksi nyonya!!" ucapanya dengan tatapan sinis


" Loh pikir gw peduli? sorry gak bakal gw peduli kaya jal*ng gak tau diri kaya loh." ujar Nea yang langsung mendorong tubub Vero hingga jatuh


" dan tunggu kejutanya dasar bi*ch.." ucap sinis Nea yang langsung hendak meninggalkan Vero diruangan itu sendiri.

__ADS_1


" Kenapa kamu berubah Nea ha!! apa salah aku sampai membuat kamu sebenci ini, tolong beritahu aku.." ujar Vero


" loh gak sadar juga ya upss ****** kaya loh mana bisa sadar loh itu udah ngerebut cowok orang tapi masih sok berlagak suci dan gak bersalah emang pantes loh disebut jal*ng gak tau diri.." ujarnya dengan tatapan kebencian


" maksud kamu?" tanya Vero yang bingung


" saya gak ada waktu untuk menjelaskan untuk jal*ng gak tau diri kaya loh, dan percuma juga untuk cerita itu semua udah terjadi.." ujar Nea yang mengingat masa pahitnya


" dan sampai kapanpun gw bakal benci sama loh dan satu lagi gw juga nyesel pernah kenal dan mempunyai majikan kaya loh." ucapan yang begitu sakit membuat Vero hanya bisa diam.


segituh bencinya kan denganya? sakit ya itu yang dirasakan oleh Vero bagaiman tidak Asisten yang dulu sangat dekat dan menjadi tempat curhat dan kepercayaanya berubah begitu saja.


sungguh Vero tak tau salah apa yang membuat Nea menjadi segitu bencinya .

__ADS_1


" aku gak tau apa salah aku membuat kamu benci segitunya Nea, padahal dulu hanya kamu yang selalu ada buat aku tapi kenapa setelah kedatangan ibu kamu berubah hiks maaf.." gumah Vero yang masih duduk dilantai.


bersambung..


__ADS_2