Posessive Boss Gengster (Gaver)

Posessive Boss Gengster (Gaver)
Kegilaan Tere


__ADS_3

Jam terus berlalu dengan cepat, Siswa siswi pun berhamburan keluar dari kelas masing-masing karena jam sudah menujukan waktu pulang. tapi tidak untuk kedua gadis yang berjalan kearah halaman belakang sekolah.


" Yaa, mangganya udah layu nih ver?" ucap Tere mengambil plastik hitam yang berisi mangga yang tadi siang dia umpetkan.


" Yaudah sih ganti yang satu nya itu juga masih ada dua.." jwb Vero yang masih fokus dengan ponselnya


" Tapi mangganya baru gw makan separuh loh Ver.." rajuk Tere menatap iba ke Mangganya yang masih tersisa separuh.


" halah itu cuma alasan elu aja, padahal luh cuma males ngupasi kulitnya aja.." celetuk Vero menantap Tere sebal


" Nah itu luh tau.." jwb Tere dengan Senyum kuda nya


" luh, mau kemana?" tanya Vero saat melihat sahabatnya menaruh kantong plastiknya di kursi panjang didepannya


" Elu disini dulu bentar.." jwb Tere yang langsung menyelonong pergi tanpa mempedulikan panggilan dari Vero


" Anjirr ditinggal sendiri.." gumah Vero yang langsung merasa merinding mrlihat sekeliling sepi tanpa satu orang pun.


Skipp Si Vero Jirihh Xixi


" Lama banget sihh.." Ujar Vero saat melihat sahabatnya berjalan kearahnya dengan tangan yang menenteng sesuatu


" ye elah , baru juga lima menit.." jwb Tere menghempaskan tubuhnya disebelah Vero


" the ****, lima menit paan setengan jam loh luh pergi ninggalin gw sendiri.." ujar Vero lebayy


" Lebayy akhh skipp.." ujar Tere yang males melihat sahabatnya


" Tadi gw ngantri makanya lama .." lanjut Vero yang langsung mengambil plastik tentengannya.


" emang luh darimana?" tanya kepo Vero

__ADS_1


" Emm Tadaaaa.."


" Luh beli somay?" tanya Vero yang menatap bungkusan plastik yang berisi somay


" bukan gw beli cawettt.." dengus Tere


" Dawett anjirr.." koreksinya


" lah udah tau somay ngapain tanya?" jwb Tere ngengas


" sensian amat luh jeng, dapet?" tanya Vero yang mengambil ahli bungkusan somaynya


" hmm."


" Ternyata peka banget luh Re gw juga lagi laper.." celetuknya


" jelas lah Tere Alsyafa Mutiaprimadani itu harus ada kata peka dikamusnya.." sombongnya


" gimana udah cocok belum?" tanya Tere menatap Vero dengan alis yang diturun naikan


" pacar donkk..." jwb Tere yang langsung mendapatkan jitakan maut oleh Vero


pletakk


" Mau lesbi luh ha!! Luh aja gw mah ogh.." ujar Vero yang sedikit kesal oleh pertanyaan sahabat no akhlaknya.


" sakitt anjirr luh mah dibawa serius mulu udah tau gw belum bisa diajak serius.." celetuk Tere sambil mengusap-usap jidatnya yang memerah hasil karya Vero


" bercanda Ver.." lanjut Tere serayan menutupin jidatnya ketika tangan Vero yang siap-siap mendaratakan satu sentilan lagi


" Tapi kalo iya gw gak bisa bayangin ahkk amit-amit.." dumel Vero yang menatap Sahabatnya

__ADS_1


Mendengar dumelan sahabatany seketika Tere pun mendapatakan ide jailnya


" Tapi kalo iya gpp kok Vero gw ikhlas menjadi pacar luh, gw sebenarnya cinta sama elu sayang sama elu.." ujar Tere dengan tampang sok malu-malunya


" Dihh, napa elu tiba-tiba gini.." ujar Vero menatap sahabatnya geli


" Aku cinta kamu Vero .." lanjut Tere yang mendekatkan tubuhnya ke Vero


" Najiss akhh kalo mau lesbi jangan sama gw anjir geli gw.." ujar Vero yang langsung menonyor jidat Tere kebelakang


" I Lobakk Vero kuu.." ujar Tere sambil memanyukan bibirnya


I Love you mbak Tere bukan I Lobakk


Too juga Authorr


najiss


Skip Tere lagi gak waras


" Berikan satu ciuman mu Sayang.." ujar Tere yang menjadi-jadi dan itu langsung membuat Vero merinding sekujur tubuhnya apa Tere sedang kesurupan Mbak-mbak unta kah? itulah isi pikiran Vero


" Minggir anjir.." teriak Kesal Vero


" ayo sayang berikan satu ciuman dibibirku.." lanjut Tere memanyunkan bibir bebek nya kedepan belum sempat Vero membuka suara tiba-tiba.


datang pada ku asekk


eh maaf malah nyanyi..


dan

__ADS_1


brakk..


bersambung..


__ADS_2