
Jam terus berlalu dengan cepat, Siswa siswi pun berhamburan keluar dari kelas masing-masing karena jam sudah menujukan waktu pulang. tapi tidak untuk kedua gadis yang berjalan kearah halaman belakang sekolah.
" Yaa, mangganya udah layu nih ver?" ucap Tere mengambil plastik hitam yang berisi mangga yang tadi siang dia umpetkan.
" Yaudah sih ganti yang satu nya itu juga masih ada dua.." jwb Vero yang masih fokus dengan ponselnya
" Tapi mangganya baru gw makan separuh loh Ver.." rajuk Tere menatap iba ke Mangganya yang masih tersisa separuh.
" halah itu cuma alasan elu aja, padahal luh cuma males ngupasi kulitnya aja.." celetuk Vero menantap Tere sebal
" Nah itu luh tau.." jwb Tere dengan Senyum kuda nya
" luh, mau kemana?" tanya Vero saat melihat sahabatnya menaruh kantong plastiknya di kursi panjang didepannya
" Elu disini dulu bentar.." jwb Tere yang langsung menyelonong pergi tanpa mempedulikan panggilan dari Vero
" Anjirr ditinggal sendiri.." gumah Vero yang langsung merasa merinding mrlihat sekeliling sepi tanpa satu orang pun.
Skipp Si Vero Jirihh Xixi
" Lama banget sihh.." Ujar Vero saat melihat sahabatnya berjalan kearahnya dengan tangan yang menenteng sesuatu
" ye elah , baru juga lima menit.." jwb Tere menghempaskan tubuhnya disebelah Vero
" the ****, lima menit paan setengan jam loh luh pergi ninggalin gw sendiri.." ujar Vero lebayy
" Lebayy akhh skipp.." ujar Tere yang males melihat sahabatnya
" Tadi gw ngantri makanya lama .." lanjut Vero yang langsung mengambil plastik tentengannya.
" emang luh darimana?" tanya kepo Vero
__ADS_1
" Emm Tadaaaa.."
" Luh beli somay?" tanya Vero yang menatap bungkusan plastik yang berisi somay
" bukan gw beli cawettt.." dengus Tere
" Dawett anjirr.." koreksinya
" lah udah tau somay ngapain tanya?" jwb Tere ngengas
" sensian amat luh jeng, dapet?" tanya Vero yang mengambil ahli bungkusan somaynya
" hmm."
" Ternyata peka banget luh Re gw juga lagi laper.." celetuknya
" jelas lah Tere Alsyafa Mutiaprimadani itu harus ada kata peka dikamusnya.." sombongnya
" gimana udah cocok belum?" tanya Tere menatap Vero dengan alis yang diturun naikan
" pacar donkk..." jwb Tere yang langsung mendapatkan jitakan maut oleh Vero
pletakk
" Mau lesbi luh ha!! Luh aja gw mah ogh.." ujar Vero yang sedikit kesal oleh pertanyaan sahabat no akhlaknya.
" sakitt anjirr luh mah dibawa serius mulu udah tau gw belum bisa diajak serius.." celetuk Tere sambil mengusap-usap jidatnya yang memerah hasil karya Vero
" bercanda Ver.." lanjut Tere serayan menutupin jidatnya ketika tangan Vero yang siap-siap mendaratakan satu sentilan lagi
" Tapi kalo iya gw gak bisa bayangin ahkk amit-amit.." dumel Vero yang menatap Sahabatnya
__ADS_1
Mendengar dumelan sahabatany seketika Tere pun mendapatakan ide jailnya
" Tapi kalo iya gpp kok Vero gw ikhlas menjadi pacar luh, gw sebenarnya cinta sama elu sayang sama elu.." ujar Tere dengan tampang sok malu-malunya
" Dihh, napa elu tiba-tiba gini.." ujar Vero menatap sahabatnya geli
" Aku cinta kamu Vero .." lanjut Tere yang mendekatkan tubuhnya ke Vero
" Najiss akhh kalo mau lesbi jangan sama gw anjir geli gw.." ujar Vero yang langsung menonyor jidat Tere kebelakang
" I Lobakk Vero kuu.." ujar Tere sambil memanyukan bibirnya
I Love you mbak Tere bukan I Lobakk
Too juga Authorr
najiss
Skip Tere lagi gak waras
" Berikan satu ciuman mu Sayang.." ujar Tere yang menjadi-jadi dan itu langsung membuat Vero merinding sekujur tubuhnya apa Tere sedang kesurupan Mbak-mbak unta kah? itulah isi pikiran Vero
" Minggir anjir.." teriak Kesal Vero
" ayo sayang berikan satu ciuman dibibirku.." lanjut Tere memanyunkan bibir bebek nya kedepan belum sempat Vero membuka suara tiba-tiba.
datang pada ku asekk
eh maaf malah nyanyi..
dan
__ADS_1
brakk..
bersambung..