Pria Berdarah Dingin

Pria Berdarah Dingin
11


__ADS_3

[Rose : Pov]


*Aku Mulai Terbangun Saat Matahari Kini Masuk Melalui Cela² Jendela dikamar, membuat Hawa Hangat*


*Aku Mulai Membuka Mataku dan Mengondisikannya dengan Cahaya diruangan Ini, Pinggangku terasa berat Seperti Ada Yg Melilitnya, Ternyata Tangan Kekar Jungkook Memeluk Erat Pinggangku*


"Aisss! Beratnya,"Cicitku Sambil Melepas Perlahan Tangan Kekar Jungkook, yg membuatku susah untuk bergerak, Setelah itu aku langsung turun kebawah, disana Aku disambut oleh beberapa pelayan yg sibuk membersikan rumah.


"Selamat pagi Non!"Sapa mereka serentak aku hanya tersenyum sembari berjalan terus menuruni Anak tangga.


"Pagi Juga Bibi Cantik!"Jawabku Sambil Tersenyum.


*Kini Aku Melangkah masuk kedalam dapur dan seperti biasa pasti Bibi Imah Akan Melarangku, Namun Aku Tetap Bersikeras hingga dia Mengizinkannya*


"Boleh Ya Bi,"Mohonku Sambil Manautkan Kedua Tanganku 🙏 Berdiri dengan memasang Wajah Memelas


"Ya Uda Deh, Silahkan jika Nona Muda mau masak,"Ucap Bibi Imah Diiringi Senyuman Manis Dibibir Tuanya, Aku Hanya mengangguk Senang dan mulai berkutat dengan Alat dapur.


_____


*Berselang beberapa jam kemudian, Makananku Hampir Jadi, Namun Bibi Ulhy Tiba² Mengatakan Jika Jungkook Memanggilku*


"Nona Muda, Tadi Tuan Menyuruh Saya Memanggil Nona," Kata Bibi Ulhy Sambil Menunduk Hormat, Aku Hanya Memutar Bola Mata Malas, entah Apa Yg diinginkan pria satu ini.


"Dimana Bi?" Tanyaku Sambil Membersihkan Tanganku Menggunakan Tisu yg tersedia didalam dapur


"Ditaman belakang Non!"Jawab Bibi Ulhy Masih dengan Keadaan Menunduk, Aku Tersenyum lalu Menepuk Perlahan Bahu Bibi Ulhy Agar Tak Menunduk lagi.


*Aku Langsung Berjalan Menuju Taman Belakang Mendengar Jungkook Memanggilku, Sesampainya disana Aku Melihat Punggung Kokohnya Bersandar pada Kursi Besi ditaman tersebut, Akupun Mendekat sambil Melipat kedua tanganku kebelakang*

__ADS_1


"Ada Apa?" Tanyaku Sambil Menuduk Agar Bisa Menatapnya,dia hanya menatapku sekilas lalu menepuk perlahan kursi taman tersebut dengan wajah datarnya, Aku hanya menurut dan Mulai duduk Agak berjauhan darinya.


"Ada Apa Ku memanggilku kesini?" Tanyaku lgi yg masih dibalas Olehnya dengan tatapan sekilas, Namun Kalu Ini Ia Tersenyum Tipis Membuatku serasa ingin melayang Melihat Senyumannya yg begitu tampan.


"Cuman Mau Ngecek Kesehatanmu," Jawabnya yg langsung Membuyarkan lamunanku dan langsung menatapnya.


"Cuman Itu! Ya Ampun aku ini Baik² saja! Dan soal Kemarin Aku sudah tak takut!" Ucapku Remeh sambil tersenyum Miring, Meski dalam lubuh hatiku yg paling dalam Aku Menyimpan ketakutan yg luar biasa disana.


"Heh! Tidak Takut? Dasar Pembohong," Ejek Jungkook Yg langsung Menjiplak Jidatku, dengan kuat hingga aku meringis kesakitan. Aku hanya bisa mengelus elus jidatku sambil sesekali memanyungkan bibirku dengan Tatapan tak Enak.


"Pergilah Mandi! Kita Akan kesuatu Tempat," Ujarnya yg langsung berdiri dan berjalan Meninggalkanku yg Masih Menatapnya dengan Tatapan tak Bisa diartikan.


"Kita Mau Kemana?" Teriaku Sambil Berlari Mengejarnya, Namun dia hanya terus berjalan tanpa meliriku yg kini berdiri disampingnnya.


"Pergilah Mandi! dan gunakan pakaian hitam dan Juga Hijab [Oya Author Hampir Lupa Klu FF Ini Mereka Islam Ya ]"Pintahnya Sambil terus menatap Kedepan, Aku terus berpikir Untuk Apa Pakaian hitam dan hijab, Apa Ia Ingin Mengajakku kekuburan, tapi Makam Siapa Yg Kami akan kunjungi.


*Tanpa Pikir Panjang Aku Langsung berlari menuju kamar mandi, dan langsung melaksanakan ritual mandiku*


_____


*Aku Berjalan Menuruni Anak Tangga, Sambil Terus tersenyum, Disana Jungkook Sudah menungguku, Mungkin Karena Mendengar langkah kakiku membuat pria tersebut menoleh dan memandangiku tanpa berkedip, Apakah Aku secantik Itu? Aku Jadi Malu deh!*


"Ayo Berangkat!" Ajakku yg langsung membuyarkan lamunannya dan langsung menatapku masih dengan tatapan dinginnya.


*Dia Kini Melangkah keluar rumah, Aku hanya bisa mengekorinya dari belakang, didepan rumah Sudah terpakir rapi mobil Sport hitam miliknya*


"Masuk!" Titah Jungkook sambil membukakan pintu Untuku, Aku Hanya Masuk Dan langsung memasang sabuk pengaman, Sedangkan dia Memutari Mobil hingga Ia Kini telah siap dijok kemudi.


*Jungkook kini melajuhkan Mobilnya dalam kecepatan sedang, Membuatku sedikit nyaman*

__ADS_1


"Kita Mau Kemana?"Tanyaku Padanya yg Masih Fokus Menyetir. dia hanya menatapku sekilas, Itupun dengan tatapan yg tak bisa diartikan.


"Jangan Banyak Bicara, duduk dan tenang," Tuturnya yg langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan setan,yg membuatku sedikit takut.


"Bisa Pelan²?"Umpatku yg mungkin didengar Olehnya hingga Ia Langsung Melajukan Mobilnya dengan kecepatan sedang, Membuatku bisa bernafas lega.


____


*Kini Kami Telah Sampai diPemakaman Umum. Aku dan Jungkook Langsung berjalan beriringan sambil memegang tanganku. Katanya biar cepat. Ala Bilang Aja Modus!*


*Kini Aku dan Jungkook telah Sampai didepan Makam seseorang yg dibatu nisannya tertulis nama "Nancy Jewel Mcdonie" Aku bertanya tanya Apakah ini Adik Jungkook? yg pernah diceritakan Oleh Bibi Imah Padaku? Hah! Entahlah.*


*Aku langsung mengambil Posisi Jongkok Seperti Yg dilakukan Jungkook terlebih dahulu. Terlihat Jungkook Mengelus Perlahan Batu Nisan Tersebut Sambil Tersenyum*


"Oppa Sudah Datang!" Kata Jungkook Sambil terus mengelus batu nisan tersebut yg ternyata milik Nancy Adik Jungkook.


"Dan Oppa juga membawa Istri Oppa Loh!" Seruhnya yg langsung menggenggem erat tanganku. Aku hanya tersenyum tipis menyambut genggaman dari Jungkook.


"Dia Adikmu?" Tanyaku Yg membuatnya langsung menoleh kearahku dengan tatapan yg tidak bisa diartikan lagi.


"Ya, Dia Nancy Adikku!"Jawabnya Sambil Tersenyum tipis kearahku, Aku hanya Mengangguk Paham, Kemudian Manaburkan bunga mawar merah diatas Kuburan Nancy.


____


*Setelah selesai, Aku dan Jungkook memutuskan untuk, Namun Sebelum Jungkook menancap gas, Aku terlebih dahulu memegang pipinya yg Agak sedikit basa karena mungkin ia menangis, tapi Aku kok nggak lihat yah? Ahh BodoAmat!*


*Aku Menghapus Air matanya yg masih tersisa, Jungkook masih termenung memandangku, membuatku salah tingkah didepannya*


"Tadi Sedikit Basa," Elakku Sambil Tersenyum kecut dan langsung menarik tanganku, dia hanya menatapku dengan tatapan dingin sambil mengangguk kecil.

__ADS_1


'Apakah kau Akan menangis jika aku juga pergi?' Aku Membatin Sambil sedikit Menyunggingkan senyuman tipis, Dan Membayangkan Apakah Jungkook juga Akan seperti ini, saat sesuatu memaksaku akan pergi darinya. hehe! hanya tuhan yg tau.


**keheningan terjadi, didalam perjalanan pulang menuju rumah, aku hanya memandang luar kaca jendela melihat semua yg aku lalui. sambil berpikir akankah cinta tumbuh diantara kami? yg menikah hanya karena uang saja? Entahlah! Akanku coba untuk Melalui ini semua bersamamu**


__ADS_2