
[Author : Pov]
Rose memutuskan Untuk mengantarkan makanan kekantor Jungkook, yg tidak Jauh dari rumah mereka.
"Pak! Antar saya kekantornya Jungkook?" Titah Rose , pada Pak Ali yg langsung mendapat anggukan setuju darinya.
Dalam perjalanan, Rose terus tersenyum membayangkan wajah Jungkook saat melihatnya datang kekantornya.
----
Setelah sampai didepan kantor milik Jungkook, Rose langsung berlari masuk kedalam dan menanyakan ruangan Jungkook kepada resepsionis.
"Nona Jalan lurus saja!" Kata resepsionis itu yg langsung mendapat Anggukan dari Rose.
Rosepun berjalan dengan tersenyum kecil, menuju ruangan Jungkook yg tadi telah ditunjukkan oleh resepsionis itu. Di depan ruangan Jungkook, Rose menarik Nafas Panjang, mencoba Mengiramakan detak Jantungnya yg terasa ingin melompat keluar.
Namun pemandangan yg seharusnya tak dilihat Oleh Rose, malah dilihat langsung dengan mata kepalanya sendiri. Melihat Lisa sedang duduk diatas meja kantor Jungkook sambil menggodanya.
" Bruk! "
Rose menjatuhkan tempat Makanan yg bawa, yg membuat Jungkook langsung menatap kearah Rose yg kini hanya diam seribu Bahasa.
"Ros! Kau disini!" Ucap Jungkook yg langsung menghampiri Rose yg masih terdiam ditempatnya.
"Jangan sentuh aku!" Teriak Rose saat tangannya mulai digenggam oleh Jungkook, dan langsung ditepis kasar Oleh Rose.
"Rose! Kamu jangan salah paham dulu!" Kata Jungkook sambil memegang Tangan Rose, Namun kembali ditepis.
__ADS_1
Rose yg tak ingin mendengar semuanya, memilih berlari keluar kantor dengan Air mata mengalir deras menghujani Wajahnya.
"Pak! Kita Pulang!" Titah Rose sambil masuk kedalam Mobil, yg dibalas Anggukan Oleh Pak Ali.
Sedangkan Jungkook, langsung mengejar mobil yg ditumpangi oleh Rose.
Rose hanya bisa menangis, sambil meruntuki kebodohannya, karena telah Jatuh Cinta pada Pria berdarah Dingin itu.
"Hiks! Hiks! kenapa kau mengkhianatiku Jungkook!" Teriak Rose Histeris Sambil terus menangis.
Sesampainya dirumah, Rose langsung berlari menuju Kamarnya, dan langsung menangis sejadi jadinya didalam sana.
"Hiks! Hiks! aku terlalu Bodoh! mengapa harus jatuh cinta padanya!" Teriak Rose sambil menarik frustasi rambut Blonde miliknya yg kini duduk kaku diatas lantai dingin.
"Rose!" Lirih seseorang yg membuat tangis Rose diam seketika, kemudian berbalik Mendapati Jungkook yg kini berdiri dengan menatapnya dengan tatapan Sendu.
"Aku tak mengkhianatimu! Kau cuma salah paham! Aku tak ada apa apa dengan Lisa!" Kata Jungkook sambil terus memeluk Rose, meski sang Empuh Merontah rontah ingin lepas, Namun itu malah membuat dekapan Jungkook semakin erat.
"Kau bohong! kau penipu!" Teriak Rose Histeris sambil memukul dada bidang Jungkook yg membuat Namja itu hanya Pasrah.
"Aku tak akan mengkhianatimu, Rose! Aku ini hanya mencintaimu!" Terang Jungkook sambil menangkup kedua Pipi Rose yg kini sudah sangat basah dengan air mata.
"Apakah kata katamu bisa dipegang?" Tanya Rose sambil terus manangis, yg mendapat anggukan dari Jungkook.
"Bisa Sayang!" Jawab Jungkook sambil mengahpus sisa air mata yg masih tersisa dipelupuk mata Rose.
Rose langsung memeluk Jungkook, yg membuat Namja itu langsung membalasnya sambil mencium Puncak kepala milik Rose.
__ADS_1
"Aku mencintaimu, Rose!" Jungkook melepas pelukannya, kemudian mulai mencium pelan Bibir Rose yg langsung dibalas oleh gadis itu.
_____
Jungkook memutuskan Untuk menghubungi salah satu bodyguardnya, agar menjauhkan Lisa dari keluarganya.
.........
[Halo!]
[.........]
[Suruh dia tinggalkan Negri ini! Atau bunuh dia saja!]
[.........]
[Lisa! Yeoja yg tadi Menyusup masuk kedalam kantor saja]
[.........]
[Saya serahkan semua padamu]
[.........]
.........
Jungkook merasa lega, telah menuntaskan urusannya dengan Lisa, sekarang ia hanya ingin fokus memperbaiki hubungannya dengan Rose yg sedikit rengang, dari kejadian hari ini.
__ADS_1