Pria Berdarah Dingin

Pria Berdarah Dingin
7


__ADS_3

[Rose : Pov]


*Aku mulai Memejamkan Mataku,,Namun Baru Saja Ingin Masuk Kedalam Dunia Mimpiku,,Tiba² Aku Mendengar Pintu Yg Terbuka*


'Mati Aku'Aku Mulai Membatin,,Karena Tau Itu Pasti Jungkook Takut Ia Akan menghukumku dengan Apa Yg Kulakukan tadi pagi dan pada saat Aku Sedang bermain Air Hujan


**Aku Merasakan Goncangan Sedikit Saat Jungkook Kini Mulai Merangkak Naik Keatas ranjang,,,Aku Membuka Sedikit Mataku Untuk Melihat Apa yg dia Lakukan**


*Kulihat dia Sudah Mengambil Posisi tidur sambil memijit Plipisnya dengan Raut Wajah kelelahan*


'Dia Kenapa? Entalah,Aku Tak Ingin Bertanya Nanti Malah Mendapat Hukuman Yg Aneh² Lagi,'Aku langsung Menutup Mataku Dan Mulai Masuk kedalam Alam Mimpi


_ _ _ _


*Tepat Tengah Malam,Entah Mengapa Aku Terbangun,Aku merasah Risih Tapi Entahlah,,Aku Mulai Mengambil Posisi duduk sambil Menyalakan Lampu Diatas Nakas,,Namun Aku Mendengar Sesuatu Seperti Seseorang Yg Sedang menggigil.*


"Apa Itu?"Kataku Sambil Memandangi Seluruh Penjuru Ruangan,,Hingga Aku Mulai Melihat KeArah Jungkook Yg Terlihat Pucat pasih dengan Bibir bergetar.


"Jungkook! Kau Kenapa?"Aku Mulai Memegang Dahinya yg ternyata Sangat Panas,Dan Seluruh Tubuhnya bergetar.


"Astagah! Kmu Sakit,,Pantesan perasaanku tak Enak!"Ucapku Seraya berjalan turun dari tempat tidur untuk mengambil kompresan didapur.


*Aku Berjalan Kedapur dengan tergesah-gesah.disana tampak Bibi Imah Sedang Mengambil Sesuatu,Namun Aku Tak Menghiraukan itu*


"Nona Muda Perlu Apa?"Tanyanya Saat Melihatky mengeledah dapur mancari Baskom kecil dan Mengisinya Air Panas.


"Nggak Ada kok Bi! Cuman Mau Ambil Air Panas Aja,"Sahutku Bohong Agar Bibi Imah Tak Capek Mengurus Jungkook Yg Tengah Sakit.

__ADS_1


"Oh Begitu Yah! Ya Sudah Klu Non Perlu Sesuatu Nanti Tinggal Panggil Saya Saja Ya Non,"Seruh Bibi Imah Yg Disertai Senyuman,,Aku hanya mengangguk sambil tersenyum dan berlalu pergi.


*Aku Mulai Masuk Kekamar,Dan Melangkah Mendekati Jungkook,, Aku Mulai Meremas Kain Yg tadi Kucelupkan Kedalam Air dan Mulai Meletakkannya diatas Dahinya yg masih dalam keadaan tertidur*


"Semoga Ini Bisa Mengurangi Sakitmu!"Aku hanya bisa tersenyum sambil memegang Erat Tangannya yg Sangat Panas


*Hmm'Aneh'Aku Yg Main Air Hujan begitu Lama,Kenapa dia Yg Sakit,,Hmm Entahlah kali Ini aku harus Fokus Menjaganya*


Skip>Didapur


*Aku Sibuk Berkutat didapur hingga Menciptakan Bubur.Setelah itu Aku Langsung Kekamar dan Sedikit terkejut Saat Melihat Jungkook Sudah Bangun Dengan bersandar ditempat tidur Sambil Memegang Kain Yg tidak Lagi menempel didahinya.*


"Udah Bangun?"Aku Menghampirinya Sambil Memegang nampan berisi buburnya.dia tak menjawab malah menatapku dengan Tatapan dingin.Ck!! Sungguh tak berubah Meski sedang sakit dasar Pria Berdarah Dingin.


"Kamu Makan Ya,,Biar Enakan."Kataku Sambil Menyendok bubur tersebut dan Mengarahkannya kearah mulut Jungkook,,Namun Ia Hanya Memandang bubur tersebut.


*Aku kembali memegang dahinya setelah meletakkan sendok tersebut didalam Mangkuk berisi bubur.Apa Tadi Dia Bilang, Tidak Sakit? Jelas² Dahinya Masih Sangat Panas*


''Kamu Jangan Bandel deh! Jelas² kmu sakit Kok.Kmu Makan Ya,Biar Cepat Sembuh."Aku memegang Tangannya Yg Masih Sangat Panas,,Dilihat Dia Sedikit Terkejut Mungkin karena Aku memegang tangannya secara tiba² yg membuat bahunya sedikit terangkat.


"Nanti klu kmu sembuh,Kmu bisa hukum Aku sepuasmu,deh!"Tawarku yg membuat Senyuman Kecil terukir dibibirnya yg terlihat kering.


"Kmu Makan Ya? Biar Aku Suapin."Kataku Sambil Tersenyum Kecil yg dibalas Anggukan Olehnya.


*Akupun Menyuapinya Sesekali Membersihkan bubur yg tersisah dipinggir bibirnya menggunakan tisu*


*Seteah Makan Aku membantunya Untuk berbaring,,Agar dia bisa beristirahat dengan tenang*

__ADS_1


"Kmu Istirahat yah! Nanti klu kmu sudah bangun,Aku Akan Memanggilkan Dokter Untuk memeriksa keadaanmu,"Ujarku Sambil Tersenyum Kearahnya Seraya berjalan keluar Kamar,Dia Hanya memandangku dengan menyungging senyuman Tipis,setipis kertas.


_____


*Akupun Turun kebawah sambil meletakan mangkuk Kotor tersebut didapur,,Disana Bibi Imah dan Beberapa pelayan Lainnya sedang sibuk memasak dan terlihat pula Bibi Ulhy dan beberapa pelayan lainnya juga sedang Sibuk Membersihkan Seisi Rumah*


"Non,Apakah Tuan Muda Sudah Bangun?"Tanya Bibi Imah dengan Ramah.


"Jungkook lagi Sakit Bi!"Perkataanku Seketika Membuat Keadaan Menjadi Sunyi Yg Tadinya berisik dengan Suara pelayan yg Asyik Mengobrol Seketika menjadi Sunyi seperti Kuburan.


"Astagah Tuan,,Tuan Muda Sakit!"Tanya Bibi Imah sambil menutup mulutnya tak percaya,Aku hanya mengangguk.


"cuman Demam Kok Bi! Istirahat Aja Udah Sembuh,Oya Dokter Keluarga Ini Siapa Bi?"Tanyaku pada Bibi Imah Yg Hanya Memangut-Mangut Membalas Ucapanku


"Nggak Ada non! Tuan muda Tak Suka diperiksa Oleh Dokter.Jika Ia Ingin Dipriksa hanya dalam keadaan mendesak saja,tapi jika begini dia hanya suka berdiam diri didalam Kamar."Jelas Bibi Imah yg membuatku Pusing.kenapa dia tidak bilang klu dia tidak suka dengan dokter,,Apa dia sengaja menambah hukumanku.


*Akupun Melenggang Pergi meninggalkan dapur dan berjalan kearah kamar untuk mandi,karena ini sudah pagi jadi harus mandi donk*


___


*Aku Mulai Membuka Pintu Kamar dengan pelan,Takut Jungkook Akan terbangun hingga mengganggu Istirahatnya,Aku Mulai Berjalan KeKamar Mandi Seraya Memegang pakaianku*


*Setelah Selesai Ritual Mandi Ku,,Aku Langsung Keluar dari kamar mandi Sambil Menggunakan Sweater berwarna merah dengan Rok Selutut dengan Warna Hitam*


*Aku Hanya Mengoleskan sedikit bedak dan lip glos Agar terlihat tidak pucat.Setelah itu Aku Menghampiri Jungkook yg masih terlelap tidur*


**Aku menatap lekat setiap lekuk wajahnya yg bwgitu sempurna,Dia Memang Tampan Namun dia yg berdarah dingin membuat Siapapun Enggan Mengenalnya,Meski Kau Memiliki banyak Rahasia yg membuatmu seperti ini**

__ADS_1


*Aku berjalan keluar Kamar Agar tak membangunkannya dan mencoba mencari kesibukan Lainnya*


__ADS_2