
[Author : Pov]
*Kini Mereka Telah Sampai dirumah Mewah Milik Jungkook. Lelaki Itu Menatap Sekilas Wajah Rose Yg Terlihat Murung, Membuat Ia Bertanya-tanya, Ada Apa dengan Yeoja Ini*
"Ayuk Turun!" Ajak Jungkook yg membuat Rose Sedikit Terkejut, dan mengedipkan Metanya beberapa kali.
*Jungkook terlebih dahulu keluar dari Mobil, dan meninggalkan Rose yg berjalan sangat pelan, Entah Apa yg Merasuki Gadis Ini yg Membuatnya tak ada semangat.*
"Selamat datang Tuan Muda dan Nona Muda!" Sambut Para Pelayan dan Menunduk,Jungkook berjalan menuju meja makan untuk menyantap sarapannya yg tadi sedikit tertunda sedangkan Rose langsung menuju kamar, tanpa memperdulikan beberapa pelayan yg menegurnya untuk makan.
___
*Rose menghempaskan perlahan tubuhnya diatas kasur Empuknya, Setelah Melepaskan Hijabnya. ia menatap langit langit kamar sambil Menyungging senyuman kecil*
"Rasanya Rindu dengan Ibu, Apalagi setelah Melayat Kuburan Nancy,"Umpatnya sambil mengeliat tak karuan.
*Rose Mulai Memejamkan matanya, Agar ia bisa melihat kenangan bersama sang ibu yg masi ada dalam Pikirannya. Namun Semua Itu Tak Berlangsung lama saat suara ketukan pintu kamar*
"Masuk!"Teriak Rose sambil menatap sekilas pintu kamar, dan kembali memandang langit² kamar.
"Tuan Muda, Memanggil Nona untuk Sarapan," Tutur Bibi Ulhy Sambil menunduk hormat.
*Mendengar Ucapan Bibi Ulhy membuat Rose Menghembuskan Nafas Kasar Sambil Meminta bola matanya.*
"Aku nggak Lapar Bi,"Jawab Rose yg Langsung Memutar Tubuhnya Membelakangi Bibi Ulhy yg tengah berdiri dipinggir Ranjang.
"Tapi Non,,,"Ucap Bibi Ulhy Yg Langsung dipotong Oleh Rose yg Masih Membelakangi Bibi Ulhy.
__ADS_1
"Aku bilang Aku Nggak Mau Bi!"Seru Rose dengan Sedikit kesal.
"Ya Sudah Saya Permisi dulu Non!"Pamit Bibi Ulhy Sambil Melangkah Keluar Kamar, Rose Hanya Mengangguk Kecil.
*Bibi Ulhy Kini Berjalan Menuruni Anak Tangga satu persatu, Terlihat Jungkook Menatap Tajam kearah Bibi Ulhy yg turun tanpa membawa sang Istri*
"Mana Nona Muda?" Tanya Jungkook dengan tatapan tajamnya, Saat Bibi Ulhy Kini Berdiri didekatnya.
"Itu Tuan,, Kata Nona Muda, dia tidak lapar Tuan,"Jawab Bibi Ulhy Sambil Menunduk, Mendengar Jawaban Bibi Ulhy, Jungkook Menghela Nafas Panjang Mendengar Bahwa Rose tak Mau Makan.
*Rose Kini Mulai Bangkit dari Tempat duduknya dan berjalan menuju kamar dengan tatapan mata yg tak bisa diartikan.*
_____
[Jungkook : Pov]
**Aku kini Mulai Memutar Knop pintu dengan perlahan. didalam sana dia terlihat merebahkan tubuhnya sambil terus menatap langit². Apa dia Tak Menyadari kehadiranku? dasar Yeoja Pikun!**
*Aku kini Mulai Mendekatinya lalu perlahan duduk didekatnya, Sambil menatap sekilas wajahnya yg terlihat basah. Apa dia tadi Menangis?*
"Ayo Makan!" Ajakku sambil Menatap lurus kedepan, Namun dia tak menjawabnya membuatku agak sedikit kesal. Aku Mulai Mengelus perlahan rambut Blondenya yg terurai membuatnya Langsung Menatapku dengan mata sedikit sembab.
"Aku nggak lapar,"Ucapnya yg langsung mengambil posisi duduk didekatku, Aku Menatapnya sekilas dengan Tersenyum Tipis.
"Jika Kau Tak Makan! Maka Aku Akan Memberimu hukuman!" Ancamku yg Membuatnya Membulatkan Matanya, Pasti ia berfikir Aneh² tentang diriku,HUH! Dasar Yeoja mesum!
"Kmu Mau Apa?!"Teriaknya Sambil Menutup Mulutnya Rapat², Aku hanya tersenyum miring lalu mulai menatap lekat manik matanya.
__ADS_1
"Aku Akan Beri Kamu..."Aku Menggantung Ucapanku sambil terus memandang matanya dengan sedikit menaik turunkan kedua Alisku, yg membuat keringat dingin bercucuran diwajahnya.
"Jangan!" dia langsung berteriak kencang Saat wajahku sudah sangat dekat dengan wajahnya, membuat tawaku ingin pecah Namun Kutahan, Agar dia tak curiga jika Aku mengerjainya, hahaha😂😂,Ekspresinya sangat lucu!
"Makanya! Ayo Makan!" Ajaku lagi, Namun Kali Ini dia gak kelihatan ketakutan malahan matanya sedikit berkaca kaca, seperti menahan tangis, Ada apa ini? Apa aku yg membuatnya menangis?
**Terlihat butiran bening Mulai Jatuh dari sudut matanya, Membuatku langsung memeluknya dengan Erat Sambil Mengelus perlahan pundaknya, Agar ia bisa sedikit tenang, bukannya tenang, ia malah semakin terisak membuatku melepaskan pelukanku dan langsung menatap manik matanya**
*Kau Kenapa?" Tanyaku dengan ibu Jari yg menghapus Air matanya, ia hanya terus mengeratkan pelukannya membuatku semakin bertanya-tanya ada apa ini kenapa dia manangis.
*Semakin Aku bertanya,Tangisannya semakin pecah. Ada Apa ini? Kenapa dia Sensitif sekali? Baru saja digoda sedikit saja udah menangis tersedu sedu! Ahh Bikin Pusing Saja!*
"sudah ya, Nangisnya! Nanti Matamu Sakit!" Seruhku sambil Mengelus perlahan pundaknya, Namun dia lagi² Semakin Terisak.
"Kau Menghukumku!" Teriaknya dengan suara parau,yg membuatku menaikan satu Alisku. Apa yg ia katakan jelas² Aku tak menghukumnya! Ya Ampun gadis Ini Sungguh Aneh!
"Aku? Menhukumu? Bagaimana Bia?" Tanyaku sambil melerai pelukanku lalu menatap matanya yg kini sudah sangat basah.
*dia mulai menghapus air matanya yg masih tersisah diwajah Mungilnya, Lalu mulai menatapku dengan Menyipitkan Matanya.*
"Kau,,,Kau Menginjak Kakuku!"Ucap-nya sambil menunjuk kakinya yg kini kuinjak kuat, hingga ia lagi² Menjerit menangis
*Aku hanya menepuk jidatku sambil menggeleng kecil. Ya Ampun dia menangis karena ini? sungguh gadis polos dan bodoh!*
*Aku Mulai menarik kakiku membuatnya langsung berhenti menangis dan langsung menatapku dengan tatapan tajam*
"Hmmm! Kau,,,Kau! Sungguh kejam!"teriaknya sambil menarik Rambutku dan berlari keluar kamar, membuatku langsung mengejarnya.
__ADS_1
"Rose!" Aku berlari mengejarnya yg menjulurkan lidanya, itu sungguh menguras Emosiku, Tapi melihat ia tertawa lepas membuat hatiku berbunga bunga, Ahh ada apa ini?