
Sofi menghubungi nomer Sari,Sofi menghidupkan Speaker Handphone nya supaya Teresa dapat mendengar percakapan mereka.
Faris dan Sari segera menyusul ke mall itu setelah menerima telpon dari Sofi.
"kalian semua kenapa diem aja!!!!usir mereka berdua sekarang!!"Teriak Sofi kepada bawahan nya.
"Silahkan kalo kalian berani! inget tadi Gue bilang temen Gue ini anak siapa!!"Ucap Sofi lantang sehingga membuat bawahan disana mengurungkan niatnya untuk mengusir Ara dan Sofi.
Ara hanya diam menyaksikan Dia ingin berbicara tapi ia bingung mau berbicara apa.
"Lo mending diem deh,Urusan gue sama cewek murahan ini bukan sama lo!"Ucap Teresa
plakkkkkkkk...
Ara menampar keras pipi mulus Teresa,ia sangat tidak terima ketika dirinya di bilang murahan,tapi Ara sebenarnya juga bingung siapa cewek yang di maksud Teresa padahal ia perempuan,tapi terserah sekarang yang Ara tau bahwa Teresa sedang merendahkan harga dirinya.
"****** kurang ajar!"Teriak Teresa ingin menampar Ara tapi tangan nya di tahan Oleh seseorang.
"Sialan"Ucap Teresa kepada orang yang memegang tangan nya.
Teresa menoleh ke arah orang itu,dan betapa terkejut nya Teresa melihat orang itu adalah Faris.
"ka-kalian"Ucap Teresa gugup dan bergetar ketika melihat Faris,Sari,dan Ray di belakang dirinya.
__ADS_1
Plakkkkkkkk....
Emosi Sari meluap ketika mendengar Teresa mengatai anak nya ******,ingin rasanya dia mencekek leher Teresa saat ini juga,anak yang selalu ia jaga selama ini di hina oleh seorang perempuan yang tak tau diri.
"Bunda udah bun,Ara gapapa"Ucap Ara menenangkan Sari karna ia tau jika Bunda nya sudah marah Dunia bisa saja hancur
"Ck! lo Teresa Teresa itu kan Cewek yang pernah coba deketin Gue dengan cara nawarin tubuh lo!!Cih murah!"Ucap Ray ketika melihat Teresa.
"Bunda bang Ray,dan Ayah udah cukup ya kita pulang aja yuk,Ara gapapa beneran deh"Ucap Ara.
"Sofi tolong bawa Ara sama Bunda Sari pulang ya"Perintah Faris kepada Sofi dengan sopan.
"Tapi Ayah,Bunda masih mau bicara sama dia!"Ucap Sari menunjuk ke arah Teresa
"Tap-----"
Faris mengangguk ke arah Sari seperti meminta sari untuk mengikuti kemauan nya,Sari hanya bisa menghela nafasnya kasar,Dia sudah tau jika suami nya sudah bersikap seperti ini,perintah nya harus di ikuti.
"Ayah Bang Ray ,Teresa nya jangan di hukum berat berat ya,jangan buat keluarga nya menanggung akibat Teresa juga ya yah,Ayah kan pernah bilang sama Ara,jangan pernah meresahkan orang yang tidak bersalah"Ucap Ara ingin meluluhkan hati Ayah nya.
Ara tau jika dia tidak berkata seperti ini kepada Ayah nya,maka Ayah nya bisa saja membuat Teresa dan semua keluarga Teresa hancur seperti Debu,bahkan lebih hancur dari Debu!
*
__ADS_1
*
*
*
*Maaf ya Aku ga terlalu bisa membuat cerita kalo ada pertengkaran seperti ini,tapi aku akan selalu berusaha membuat yang terbaik
Gimana menurut kalian part ini?
Menarik? atau B aja?
Oke nextttt!!!!
Terimakasih buat yang udah nunggu aku up😍
sesuai janji hari ini aku akan up 5Eps ya ini udah yang ke 4,yang 1 nya lagi baru mau di buat heheh.
sebenarnya Aku mau tiap hari up Eps nya banyak,tapi karena Tugas Onlineku banyak jadi susah bagi waktunya.
Mungkin hari Sabtu dan minggu aku akan up banyak lagi ya:)
Buat Eps 1 lagi aku up nya malam ya,Aku mau istirahat dulu ya:)
__ADS_1