
Mendengar tuturan kata yang di lontar kan Arlan,membuat Ara kembali terduduk di lantai Kafe,banyak orang yang melihat keributan itu.
Arlan benar benar tidak tega karena sudah berulang kali menyakiti hati Ara,Arlan benci akan diri nya sendiri.
"Arlan ga nolongin Ara?"Tanya Ara penuh harap
"Gue ga mau nolong lo,mendingan lo pergi deh"Ucap Arlan kepada Ara
"Siapa lo berani ngusir pemilik kafe ini?"Tanya Rayhan yang baru saja datang dengan Angelia dan kebetulan mereka sempat mendengar perbincangan Arlan,Anya,dan Ara.
"Bang Ray"Gumam Arlan dan Ara secara bersamaaan
Angelia menghampiri Ara dan menolong Ara berdiri,Ara langsung memeluk tubuh Angelia,dengan rasa sedih Angelia membalas pelukan Ara.
Tanpa aba aba Rayhan langsung memukul badan Arlan dengan keras,Anya berusaha melerai namun mereka tidak menghiraukan Anya sama sekali,sedangan Angelia dan Ara hanya menutup mata mereka melihat perkelahian itu,Ara sebenarnya tidak tega melihat Arlan yang di pukuli oleh Abang nya,Tapi Ara tidak bisa berbuat apa apa,emosi abang nya sudah semakin memuncak melihat adik kesayangan nya di sakiti oleh Arlan.
__ADS_1
"Sudah sudah jangan buat keributan di sini,kalian menganggu para pendatang lain,sekarang kalian harap keluar"Usir salah satu staf
Rayhan menghentikan perkelahian itu dan menatap tajam ke arah staf itu.
"Lo ga usah sok ngusir ngusir,atau lo Gue pecat!"Ucap Rayhan
Nyali staf itu menciut dan langsung pergi begitu saja.
Arlan terbaring di lantai dengan keadaan lemah,sebenarnya Arlan bisa saja melawan Rayhan,namun Arlan sadar di sini dia yang salah.
Kemarahan Anya memuncak ketika Arlan di katai ******** oleh Rayhan.
"Siapa sih lo yang berani berani nya ngatain calon suami Gue!"Ucap Anya marah
"Ck!jadi lo ninggalin adek Gue demi Tante tante?Eit ga sih dia bukan tante tante palingan seumuran sama pacar Gue,Tapi gaya nya aja yang kayak tante tante"Sindir Rayhan pedas
__ADS_1
Anya benar benar habis kesabaran dengan kata kata Rayhan yang mengatai nya tante tante,Anya bingung sendiri kenapa banyak orang bilang bahwa diri nya tante tante.
"Mau apa lo?"Tanya Rayhan melihat Anya yang mendekat ke arah nya.
"Lo bilang Gue apa kayak tante tante?"Tanya Anya
Anya mengambil gelas di atas meja dan membanting nya ke lantai,sehingga pecahan beling itu berserakan di lantai,Anya mengambil pecahan gelas itu dan ingin menggoreskan nya ke tangan Rayhan tapi dengan cepat Angelia menarik tubuh Rayhan sehingga Anya terjatuh
Seketika tawa Ara pecah saat itu juga,Ara mengambil jus milik seseorang di atas meja,kemudian menuangkan nya di atas kepala Anya.
"Upss ga sengaja"Ucap Ara
Ya Ara memang selalu seperti ini,Manja cengeng,tapi jika di hadapan musuh Ara bukan lah orang yang lemah manja dan cengeng,bahkan Ara bisa terbilang pantang kalah dari musuh!.
Sudut bibir Arlan sedikit terangkat,dia senang melihat Ara sekarang yang di hadapan nya bukan Ara yang lemah!.
__ADS_1
Anya menoleh ke arah Ara dengan tatapan tajam,Anya berdiri dan mendekat ke arah Arlan lalu mengecup sekilas bibir Arlan di hadapan Ara.