Primadona School

Primadona School
Ara yang bijak


__ADS_3

Ara terlihat syok ketika Anya mencium bibir Arlan.


Arlan refleks mendorong tubuh Anya menjauh sehingga Anya kembali terjatuh.


Karena sudah terlalu banyak di permalukan,Anya pergi begitu saja meninggalkan kafe.


Arlan menatap Ara yang masih menunduk,ingin rasanya Arlan memeluk erat tubuh Ara saat ini juga.


Ara menghampiri Arlan dan memeluk tubuh Arlan dengan erat,perasaan Arlan tak bisa di bohongi,Arlan sangat senang saat Ara memeluknya,Arlan juga membalas pelukan Ara.


Rayhan dan Angelia saling pandang,mereka bingung apa yang terjadi sebenarnya,seharusnya Ara marah kepada Arlan,tapi kenapa Ara malah memeluk Arlan??


Ya saat Rayhan dan Arlan bertengkar tadi,Ara sempat menuju ke ruang cctv melihat semua hal yang terjadi di antara Anya dan Arlan melalui cctv,sudut bibir Ara kembali terangkat saat itu juga.


Selesai melihat rekaman cctv,Ara kembali lagi ketempat semula.


"Arlan jangan pergi"lirih Ara

__ADS_1


Arlan masih tidak menjawab,dan tidak berani menjawab.


"Arlan ga usah takut ya,perusahaan papa Rega udah ga di bawah tangan Dia lagi"Ucap Ara


Arlan melepaskan pelukan nya,dan melihat ke arah Ara,Arlan bingung dari mana Ara tau semuanya.


"Kamu tau semuanya?"Tanya Arlan


"Ara liat cctv,Ara tau kalo Arlan ga mungkin ninggalin Ara gitu aja,dan juga Arlan ga mungkin kan ninggalin Ara cuma karena perempuan tadi,Arlan ninggalin Ara karna Arlan ga punya pilihan lainkan?tapi sekarang Arlan ga perlu khawatir perusahaan papa Rega udah aman"Ucap Ara


"Ara kamu ga perlu ngelakuin semua ini,aku udah nyakitin kamu,kenapa kamu ga benci sama aku ra?"Tanya Arlan


"Maaf"Hanya kata maaf yang Arlan dapat ucapkan,Arlan sebenarnya malu untuk minta bantuan kepada Ara,Dia tidak ingin merepotkan Ara dalam masalah nya,tapi ini semua sudah terlanjut terjadi.


Rayhan dan Angelia saling pandang mereka tidak berniat melihat adengan Drama yang tak kunjung selesai.


Mereka berdiam diri di sana ibarat nyamuk yang mengganggu,Rayhan menyuruh staf itu untuk menutup kafe itu sementara waktu.

__ADS_1


"Huk hukk..heem...huk..hukk"Ucap Angelia pura pura batuk


Dengan cepat Rayhan memberikan Air putih kepada Angelia,Angelia menatap sebal kepada Rayhan,sungguh laki laki yang tak peka pikir Angelia.


Arlan dan Ara menoleh ke arah Angelia yang pura pura batuk.


Rayhan yang mengerti bahwa Pacarnya sedang merajuk langsung memeluk tubuh Angelia.


"Sayang,sekarang giliran kita jadi nyamuk"Ucap Arlan


"Ga ga Ara ga mau jadi nyamuk,nanti di tepuk sekali mati!"Ucap Ara


Arlan memukul dahi nya pelan,pacar nya benar benar tidak berubah,polosnya masih sama seperti dulu.


"Bang Ray,udah pelukan nya,mending kita ke mall aja yuk"Ajak Ara


"Boleh,tapi pisah ya abang ga mau ngemall sama kamu nanti Abang bisa bangkrut"Ucap Rayhan melindungi isi dompet nya

__ADS_1


Ara menatap sebal kepada Rayhan.Rayhan sudah hafal sifat sifat Ara,jika di ajak belanja,maka Uang Rayhan benar benar di kuras oleh Ara.


"Udah sayang,kali ini aku yang bayarin"Ucap Arlan kepada Ara


__ADS_2